Lelaki Penggoda

Lelaki Penggoda
Pewaris Gunawan Corp


__ADS_3

Melissa masih memandang papan nama di depan ruangan Presdir.


" Rudy Gunawan? Bukankah itu nama Ayah Mas David," gumamnya dalam hati.


Aku memandang Melissa istriku yang masih kebingungan. Ku genggam tangannya, memasuki ruang Presdir.


" Selamat datang Melissa menantuku," sapa Rudy Gunawan pada istri anaknya.


" Ayah... Kenapa Ayah juga ada disini?" tanya Melissa pada Ayah mertuanya.


" Sepertinya anak nakal itu tidak bercerita apapun tentang Ayahmu ini," jelas Rudy.


" Apa maksud semua ini Mas David?" Melissa semakin penasaran.


Aku pun menyuruh Melissa duduk, bersama Ayahku juga.


" Aku akan menjelaskan semuanya padamu," ucapku.


" Kamu tahu tentang Gunawan Corp?" tanyaku pada istriku.


" Tentu saja, aku bahkan pernah bertemu CEO-nya ketika ada lelang proyek di Jakarta. Kebetulan aku dan Mas Randy juga menghadiri acara itu. Bukankah CEO Gunawan Corp adalah Budi Gunawan," tutur Melissa.


Rudy hanya tersenyum memandang menantunya itu, jadi selama menikah Melissa tak mengetahui siapa suaminya yang sebenarnya.

__ADS_1


" Melissa anakku kemarilah, aku akan menjelaskan siapa anak nakal yang menjadi suamimu sekarang," tutur Rudy sangat serius.


Melissa duduk di samping mertuanya. Dengan perasaan yang semakin bingung juga penasaran.


" Mungkin kamu tidak menyadari nama belakang keluarga suamimu. Aku Rudy Gunawan, dan dia anak lelakiku David Gunawan adalah pemilik Gunawan Corp. Sedangkan Budi Gunawan adalah adikku, yang aku jadikan tangan kananku. Sejak awal David menolak untuk mengurusi semua bisnis Ayahmu ini. Dia lebih memilih bekerja di restoran, kemudian membuka Cafe kecil miliknya itu." Ucapan Rudy membuat Melissa tercengang, ternyata selama ini dia menikahi seorang pewaris Gunawan Corp.


" Apa..." Melissa tak mampu lagi berkata karena syok.


" Maafkan aku Sayang, aku tak pernah menceritakannya pada mu," ucapku di tengah kebingungan Melissa.


" David sudah menceritakan keadaan di The Java Resort Bali, Ayah akan membayar kembali semua investasi yang ditarik. Tapi dengan satu syarat," tuturnya padaku juga Melissa.


" Syarat apa yang Ayah inginkan?" Melissa bertanya dengan sedikit gemetar.


Melissa takut jika syarat yang diajukan membuatnya menjauh dari suaminya.


" Sayang... Jangan berpikir yang tidak- tidak. Setelah ini, aku akan mewakili Gunawan Corp menjadi investor baru untuk The Java Resort Bali." Melissa memelukku penuh haru.


" Terimakasih Ayah. Melissa tidak tahu harus mencari investor kemana lagi, kalau tidak ada Ayah," ucapnya.


" Sudahlah, tak perlu sungkan. Walau bagaimanapun, orang tua ini sudah menjadi Ayahmu." Rudy memberikan seluruh kekuasaannya kepada anak lelakinya.


Aku dan Melissa langsung menuju The Java Hotel. Sebelumnya, atas nama Gunawan Corp aku menghubungi Mas Randy. Dia menyetujuinya, dan akan menunggu di ruang meeting. Sampai di hotel, Melissa juga masuk ruang meeting bersama denganku.

__ADS_1


" Selamat siang Mas Randy, aku disini mewakili Gunawan Corp akan berinvestasi pada The Java Resort Bali," ucapku.


Mas Randy terlihat bingung dengan perkataanku. Aku hanya menatapnya sambil tersenyum.


" Apa maksudnya ini David? Apa hubungannya dengan Gunawan Corp?" Mas Randy begitu penasaran.


" Gunawan Corp adalah perusahaan milik keluarga Mas David," jelas Melissa.


" Bagaimana mungkin sampai aku tak menyadarinya, padahal aku sampai menyewa detektif untuk menyelidiki mu." Ucap Mas Randy yang masih tidak percaya.


" Mungkin Mas Randy menyelidiki aku, tapi tidak dengan Ayahku. Selama ini aku memang tidak pernah menyentuh bisnis milik keluargaku. Dengan alasan ingin mandiri, aku menjauhi keluargaku. Namun setelah Ayahku mendengar kondisi keuangan The Java Resort, beliau bersedia membantu. Asalkan aku mau mengurusi semua bisnis Gunawan Corp." jelasku.


" Sebenarnya aku sedikit curiga terhadapmu David...." kata Randy.


" Apa yang Mas Randy curigai dariku. Aku benar-benar mencintai Melissa. Aku rela melakukan apapun untuknya," ucapku sambil menggenggam tangan Melissa.


" Bukan soal itu, tapi saat kamu melamar Melissa di atas kapal. Jika kamu seorang biasa yang hanya menjadi pemilik sebuah cafe, kamu tak mungkin bisa menyewa Bali Hai Cruise sampai ratusan juta hanya untuk melamar adikku." jelas Mas Randy.


" Apa.... Untuk melamar ku saja, kamu menghabiskan ratusan juta Mas?" Melissa tak percaya dengan apa yang didengarnya.


" Itu belum termasuk cincin yang melingkar di jarimu," ucap Randy menatap jari Melissa sambil tersenyum menyeringai.


" Mas Randy, tolong jangan sebutkan semua. Melissa bisa menerkam aku menjadi mangsanya," ungkapku sedikit takut melihat ekspresi Melissa.

__ADS_1


Karena takut dengan respon apa yang akan Melissa berikan, aku memilih berlari mengejar Mas Randy. Paling tidak Mas Randy akan melindungi ku dari serangan Melissa.


Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya 😊 Happy Reading 🥰🥰


__ADS_2