Lelaki Penggoda

Lelaki Penggoda
Andrew & Clarissa


__ADS_3

1 Tahun Kemudian


Aku dan Melissa sedang fitting baju untuk acara tahunan Gunawan Corp besok malam. Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara digelar di The Java Hotel Solo.


" Mas, apa gaun ini cocok untukku?" tanya Melissa saat mencoba gaun berwarna merah.


" Itu terlalu terbuka Sayang, carilah yang lain. Aku tak mau orang-orang memperhatikan tubuh istriku," jawabku.


Melissa pun kembali mencoba beberapa gaun yang dipilihnya. Setelah membolak-balik beberapa model, pilihan Melissa jatuh pada long dress hitam dengan turtleneck top tanpa lengan. Gaun itu model minimalis, tapi terlihat sangat elegan.


" Bagaimana yang ini Mas?" tanyanya lagi.


" Wah... kamu terlihat cantik memakai itu Sayang," jawabku sambil menatapnya.


Setelah melakukan pembayaran, kami berdua segera pulang. Meninggalkan si kembar terlalu lama membuat kami merindukan ocehannya. Saat baru sampai halaman, 2 malaikat kecil sudah menyambut kedatangan kami.


" Papa... Mama... Jessie ikut," ocehnya.


" Papa gendong." Jason mengangkat tangannya dan memintaku menggendongnya.


Melissa membawa Jessie masuk, diikuti oleh pengasuhnya.

__ADS_1


" Mbak, tolong besok siapkan perlengkapan Jason & Jessie. Kami akan membawanya ke acara tahunan perusahaan," ucap Melissa.


" Baik Nyonya," jawab pengasuh itu sopan.


The Java Hotel Solo


Satu persatu semua tamu mulai datang. Aku dan istriku menyambut seluruh tamu undangan. Sedangkan Jason & Jessie bermain bersama pengasuhnya. Acara ini adalah makan malam bersama untuk mempererat tali persaudaraan. Dengan acara ini sesama rekan bisnis menjadi semakin mengenal. Saat aku dan Melissa sedang mengobrol, seseorang menyapa.


" Apa kabar David & Melissa?" Andrew menyapa bersama dengan seorang wanita.


" Andrew lama tidak berjumpa," sapa ku.


" Siapa wanita cantik di sampingmu ini? Tidakkah kau akan mengenalkannya padaku," ucap Melissa dengan senyuman yang tulus.


" Hallo Kak senang bisa berjumpa dengan teman Mas Andrew." Clarissa terlihat senang dengan pertemuan ini.


" Istri? Kenapa tak mengundang aku dan Mas David ke pernikahan kalian?" Melissa sengaja menunjukkan muka cemberutnya.


" Kami menikah dengan sederhana, hanya di hadiri oleh keluarga," jawab Andrew.


" Nikmatilah acaranya, aku akan menyambut tamu yang lain," ucap Melissa sebelum pergi bersamaku untuk menyambut tamu undangan.

__ADS_1


Andrew dan Clarissa mencari meja yang kosong. Lalu mereka menikmati hidangan yang disajikan.


" Pantas saja Mas Andrew begitu mencintai Kak Melissa. Dia wanita cantik nan anggun, tutur katanya sangat sopan. Dia juga tidak sombong atas apa yang dimilikinya," ucap Clarissa dalam hatinya.


" Jangan cemburu Sayang, sekarang aku hanya mencintaimu seorang," jawab Andrew sambil menatap Clarissa.


Clarissa melihat sekeliling, acara ini begitu mewah. Tamu undangan pasti juga pengusaha ternama. Clarissa merasa senang bisa mengenal sosok Melissa. Wanita yang sering diceritakan oleh suaminya. Anehnya Clarissa sama sekali tak cemburu, sosok Melissa memang pantas untuk dikagumi.


" Mas, aku merasa familiar dengan lelaki yang menggendong anak perempuan itu," ucap Clarissa sambil memandang ke arah Randy.


" Apa dia salah satu orang yang menyewa jasamu? Dia Randy, kakak ipar Melissa." Jawab Andrew sambil sedikit curiga terhadap istrinya.


" Benarkah itu Kak Randy? Antarkan aku menyapanya Mas." Clarissa terlihat senang melihat Randy.


Melihat tingkah Clarissa, Andrew sedikit cemburu. Namun dia tetap menemaninya menemui Randy.


" Kak Randy apa kabar?" Clarissa langsung memeluk lelaki di hadapannya.


" Clarissa... Aku sudah lama mencarimu." Ucap Randy lalu kembali memeluknya.


Andrew yang melihat pemandangan di depannya, terbakar cemburu. Bagaimana istrinya bisa memeluk lelaki lain dihadapannya.

__ADS_1


" Ada hubungan apa Clarissa dan Randy?" tanya Andrew dalam hatinya.


Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya 😊 Happy Reading


__ADS_2