Lelaki Penggoda

Lelaki Penggoda
Beach Wedding


__ADS_3

Setelah sebulan mempersiapkan berbagai persiapan, tibalah harinya. Hari pernikahan David & Melissa. Dengan konsep Beach Wedding membuat pesta kali ini terasa sangat romantis.


Semua orang terkagum-kagum dengan Wedding Venue yang sudah disiapkan. Suasana begitu romantis sekaligus sakral dengan deburan ombak dan birunya laut sebagai latarnya. Cuaca sore yang hangat dengan hamparan pasir putih. Bunga-bunga tertata dengan sangat cantik.


Hatiku berdebar menunggu Melissa yang tak kunjung datang. Aku semakin gelisah berdiri didepan para tamu undangan. Tak beberapa lama, Melissa terlihat sangat cantik dengan gaun putih sederhana namun sangat elegan. Dengan seikat Baby's Breath di tangannya. Baby's Breath menjadi simbol cinta yang abadi, suci dan murni. Di Samping Melissa ada Kak Adrian yang mendampingi sampai altar. Hingga tiba saatnya mengucapkan janji pernikahan.


" Aku David Gunawan, menerima engkau Melissa Anjani sebagai istriku. Aku berjanji akan mencintaimu sampai habis nafas ini. Walaupun aku tak bisa memberikan dunia kepadamu, tapi aku berjanji akan memberikan seluruh hidup dan cintaku hanya untukmu."


Melissa juga mengucapkan janji, lalu aku memakaikan cincin di jari manis tangannya. Begitupun sebaliknya, Melissa juga memakaikan cincin di jari tanganku. Tibalah saatnya kami akan berciuman. Rasanya aku sangat tegang, karena ini pertama kalinya aku berciuman disaksikan banyak orang. Aku kemudian hanya mengecup keningnya sekilas. Melissa yang menatapku, malah mengecup bibirku dan membuat para tamu bersorak kegirangan.


" Aku sangat malu Sayang," ucapku pada Melissa.


" Kita pasangan resmi bukan selingkuhan, tak perlu malu." Melissa sengaja meledek dan menggodaku.


Seluruh acara berjalan lancar, dan semua undangan diberikan akomodasi untuk menginap di resort. Saat aku akan memasuki resort, kami bertemu seseorang yang tidak terduga.


" Selamat atas pernikahan kalian berdua. Semoga bahagia selalu." Sandra memeluk Melissa dan melirik ke arahku.

__ADS_1


" Sandra, lama tidak bertemu. Dimana suamimu?" tanya Melissa pada Sandra.


" Aku sudah berpisah dengan Ferdi 3 tahun lalu," jawabnya.


" Lalu anakmu ikut siapa?" tanya Melissa lagi.


" Anakku ikut Ferdi di Surabaya." Sandra tersenyum kecut.


" Aku mau ke dalam dulu, nikmati waktumu," pamit Melissa ke Sandra.


Sampai di kamar yang sudah disiapkan untuk kami, Melissa melepaskan gaun yang dipakainya. Kami berdua memakai pakaian yang lebih casual. Malam ini masih ada acara makan siang bersama di Restoran Blue Java.


" Aku mengirimkan undangan lewat email, soalnya nomor ponselnya sudah tidak aktif." Melissa menjawab sambil merapikan tatanan rambutnya.


Aku tak menyangka, setelah beberapa tahun tidak bertemu Melissa tetap mengundang Sandra. Perasaanku tidak enak setiap melihat wajah Sandra. Semoga saja dia sudah berubah.


Acara malam hari ini lebih santai. Hanya makan malam bersama. Keluarga besarku dan keluarga Melissa duduk dalam satu meja yang memanjang. Sedangkan tamu lainnya, bebas duduk dimana mereka inginkan.

__ADS_1


Ditempat lain, ada Andrew yang duduk seorang diri di bar. Sandra yang melihat Andrew mendekatinya dan duduk di sampingnya.


" Di acara yang penuh kebahagiaan ini, mengapa anda justru duduk seorang diri disini." Sandra sengaja ingin memprovokasi Andrew.


" Apa anda mengenal saya?" tanya Andrew padanya.


" Yang aku tahu, anda adalah mantan kekasih Melissa. Mengapa anda terlihat begitu menyedihkan?" ucapan Sandra memancing emosi Andrew.


" Tahu apa anda tentang saya?" tanyanya lagi dengan dingin.


" Aku cukup tau siapa anda. Sebelum Melissa bertemu dengan suaminya itu, aku adalah sahabat dekatnya." Perkataan Sandra berhasil memancing Andrew.


Andrew yakin kalau Sandra juga tahu kisahnya dengan Melissa.


" Kalau anda bersedia aku akan membantumu mendapatkan Melissa." Sandra kemudian berbisik di telinga Andrew.


Semoga saja bukan rencana jahat....

__ADS_1


Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya 😊 Happy Reading 🥰🥰


__ADS_2