
Reina dan Caca sudah menyelesaikan makanan mereka keduanya sudah kekenyangan dan sudah siap untuk meninggalkan restoran tersebut tetapi mereka membayarnya lebih dulu, Reina yang membayar semua total yang mereka makan.
Ketika sudah keluar dari restoran tiba-tiba handphone Reina yang ada di sakunya bergetar, Reina mengambil dan melihat nama siapa yang tertera di layar handphone dan yang menelfonnya, ternyata Alex yang menelfon Reina *Apa dia udah tau gue nggak disekolahan? tapi kan ini juga belum jam pulang malah bentar lagi nggak mungkin dia udah jemput gue disekolahan* benak Reina deg-degan
Reina menggeser tombol berwarna hijau dan meletakkan di telinganya. "Halo" ucap Reina. "Kamu dimana kenapa pergi nggak bilang hm? kamu berani bolos sekolah tanpa sepengetahuan saya?" ucap Alex dari seberang. "Gue nggak bolos!! gue ada di sekolahan, gue nggak kemana-mana" ucap Reina berbohong. "Coba kita Vidio call" ucap Alex lalu dia mengganti ke panggilan vidio call
__ADS_1
"Aduh ca, gimana nih kalo ketauan bisa habis gue" ucap Reina dengan takut, Reina memutar kepalanya mencari sesuatu lalu dia pergi ke samping restoran yang hanya tembok dia merapikan rambutnya dan menutup kerah baju dengan rambutnya. "Ca lo nanti pura-pura panggil gue ya bilang aja masuk ada guru kek, apa gimana gitu!!" ucap Reina. "Oke tenang aja!" ucap Caca menjawab
Reina mengangkat panggilan vidio call Alex dan tersenyum kikuk. "Kenapa lama, apa ada yang kamu sembunyikan?" tanya Alex dengan curiga. Reina mencoba biasa saja supaya tidak ketahuan kalau dirinya berbohong. "Em tadi gue harus bantuin temen gue yang nggak sengaja nabrak meja terus makanannya jatoh makanya lama" ucap Reina kembali berbohong.
"Eh ada apa?" tanya Reina ke Caca, Caca yang sudah paham langsung ke intinya "Cepetan guru udah di kelas lo malah telfonan disini! cepet buru!! ini gurunya galak ntar kena hukum males ah!" ucap Caca mendalami perannya. "Lex udah dulu bye!" ucap Reina lalu mematikan panggilan vidio call
__ADS_1
"Huftt untung aja nggak ketauan" ucap Reina bernafas lega, Caca berdiri di depan reina. "Sebenarnya tuh cowok siapanya lo?" tanya Caca penasaran. Reina kembali bingung harus bagaimana menjawab pertanyaan yang sulit dijawabnya oleh Reina. "Emm itu dia sepupu gue dan dia lagi disini buat main sih" ucap Reina mencoba biasa saja.
"Oh itu sepupu lo, hehe ganteng banget awww lemes gue liat mukanya cool parah" ucap Caca dengan memegang kedua pipinya dengan mata menatap ke atas seolah kembali membayangkan wajah Alex. *Ah nyesel gue kasih liat mukanya Alex... eh loh? kok gue malah cemburu gini sih? nggak, nggak mungkin pasti ini cuma kebetulan!* benak Reina
"Reina!!!" teriak Caca, Reina terhenyak dan hampir memukul Caca sebelum dia kembali menarik tangannya. "Lo apaan sih, kaget anj***" ucap Reina sepontan, Caca sewot "Lah lo ngelamun Mulu udah gue panggil lo nggak denger ya udah gue teriak aja" jawab Caca dengan santai
__ADS_1