
Reina sudah berada di ruang makan bersama ayah dan bunda, Reina memakan roti dengan selai coklat setelah mengisi perut Reina pergi keluar dan mengambil kunci mobilnya tetapi ayah menghentikan langkahnya ketika Reina sudah berada tepat di pintu
"Siapa yang suruh kamu buat nyetir sendiri?" tanya ayah menatap tajam Reina
Reina dengan perlahan memutar balik badannya dan menatap ayahnya yang sedang menatap tajam dirinya
*mampus kena lagi gue*
"A-ayah, sejak kapan disitu?" tanya Reina
"Tunggu sebentar Alex sedang diperjalanan, jangan menyetir sendiri" ucap ayah tegas melarang putrinya
"Nyetir? siapa yang mau nyetir, Reina mau- ahh Reina itu mau nunggu Alex didepan soalnya biar langsung jalan kalo udah ada Alex nya" ucap Reina berbohong dengan tangan yang satu berusaha membuka perlahan tasnya untuk menaruh kunci mobilnya
"Saya sudah disini jadi tidak usah menyembunyikan kuncinya" ucap Alex tiba-tiba datang dan merebut kunci yang masih ditangan Reina
Reina mencoba merebutnya kembali tetapi tinggi badan tidak seimbang jadi percuma saja.
"Alex!" geram Reina menggerakkan tangannya seolah ingin mencabik-cabik Alex
"Nah kan kamu pasti mau bawa mobil! dasar kamu" ucap ayah
__ADS_1
Reina hanya bisa menghela nafas pasrah dan meminta maaf kepada ayah. Reina dan Alex sudah berada didalam mobil
"Nyebelin banget" gumam Reina yang masih terdengar oleh Alex
"Kalau terus menggerutu saya turunkan kamu disini" ucap Alex
"Aah berisik lo, lo itu tadi dateng disaat yang salah tau nggak?!" ucap Reina menunjuk Alex dengan jari telunjuknya
"Nggak" singkat Alex membuat Reina semakin geram
"Percuma ngomong sama orang songong kaya lo" ucap Reina beralih menatap luar jendela
Begitu sampai di sekolahan Reina langsung turun tetapi sebelum keluar tangan Reina sudah dicekal oleh Alex membuatnya kembali kedalam
Reina mematung, Alex menciumnya padahal pintu mobil masih terbuka entah ada yang melihat atau tidak. Walaupun yang di cium pipi tapi Reina sungguh terkejut karena perbuatan Alex
"Wajahmu jangan terus ditekuk ini masih pagi" ucap Alex mengacak-acak gemas rambut reina
"Lo!-" suara Reina terhenti
"Sana masuk!" tegas Alex membuat Reina langsung turun dan berjalan dengan menghentakkan kaki
__ADS_1
Sedangkan Alex hanya tersenyum melihat tingkah lakunya Reina yang sangat menggemaskan dan ketika melihat wajah Reina setelah dia senyum itu lucu.
Reina masuk kedalam kelasnya dan langsung duduk ditempat biasanya, Risma datang dan duduk didepan Reina
"Heh! ini masih pagi lo kenapa mukanya udah jutek kaya gitu?" tanya Risma
"Hahh nggak papa" Reina tidak mungkin mengatakan tentang Alex yang tiba-tiba menciumnya
"Yakin lo?" tanya Risma memastikan, Reina mengangguk kepalanya sebagai jawaban
Alex pulang ke rumah Reina dan sedang mengobrol dengan ayah
"Reina masih sulit untuk diatur jadi tolong kamu mengerti" ucap ayah dengan meneguk kopi yang disiapkan oleh bunda
"Iya om saya sudah memikirkan itu jadi bisa diatur" ucap Alex yang menatap ayah
Ddrrttt
handphone Alex berbunyi dan terlihat wajah Alex sedikit berubah walaupun kembali seperti semula datar
"Ada apa?" tanya ayah yang melihat ada perubahan wajah Alex
__ADS_1
"Tidak apa hanya tikus yang memberontak meminta untuk pulang" ucap Alex lalu berdiri dan pamit untuk pergi, ayah mengiyakan lalu Alex pergi ke suatu tempat
Alex mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh dia menyalip beberapa kendaraan yang ada didepannya kalau saja ada yang naik bersamanya pasti akan sangat ketakutan.