
Reina berjalan ke warung yang ada didekat tempat parkiran, dia membeli minum sambil menunggu alvin, ketika sedang meminum es teh tiba-tiba ada yang memanggilnya
"Reina, lo masih disini?" tanya David, Reina bingung kenapa dia masih ada disini, bukankah dia sudah pulang
"gue lagi nunggu alvin, terus lo kenapa belum cabut juga?" tanya Reina, David menjawab dengan gelengan dia juga menawarkan untuk pulang bersama, disaat bersamaan juga handphonenya bunyi, Reina membuka handphone dan ada pesan dari bibi yang menyuruhnya untuk cepat pulang karena ayana sudah kangen, dia membalas dengan iya. Reina berfikir sejenak mungkin kalau sekarang dia pulang dulu tidak apa, karena alvin juga belum kembali, jadi dia memberi pesan kepada alvin bahwa dia akan pulang terlebih dahulu Reina akhirnya menyetujui untuk pulang bersama david. David sangat senang karena dia bisa pulang bersama Reina ketika Reina sedang berjalan kakinya tersandung batu membuatnya terhuyung ke depan David menahan tubuh Reina. Reina terkejut karena David menangkapnya dengan cepat
"ah sorry, makasih udah nolongin gue" ucap Reina melepaskan rangkulan David, David mengiyakan dan mereka melanjutkan perjalanan untuk ke mobil.
Reina dan David sudah sampai dirumah Reina. Reina berterimakasih kepada David karena sudah mengantarkan Reina.
"makasih, btw lo nggak mampir?" ucap Reina padahal dalam hati dia sangat tidak ingin dia masuk karena hari ini dia sangat lelah.
__ADS_1
"nggak usah gue cabut, lagian lo pasti kecapean" ucap David membuat Reina bersyukur dalam hati, Reina juga menyarankan untuk berhati-hati
sedangkan disisi lain yaitu Alvin yang sedang menatap layar handphonenya yang terdapat chat dari Reina yang mengatakan bahwa dia sudah pulang sendiri, dan yang membuatnya kesal karena dia pulang bersama david Farah mengirimkan foto saat David merangkul reina itu membuat Alvin marah.
"hai Al, anterin gue pulang ya! lo pasti udah liat foto yang gue kirim kan?! kalo dilihat-lihat kayaknya Reina cocok sama David deh karena mereka sangat deket jangan jangan mereka sudah..." ucap Farah memanasi keadaan
"pacaran" sambungnya dengan suara berbisik
"terserah lo mau nganterin gue apa nggak, yang penting lo sama Reina bakalan renggang gue nggak biarin kalian bahagia" ucap Farah dengan mata penuh kebencian
"aargh kenapa gue kalah sama David, lagian kenapa Reina mau pulang sama David, nggak mungkin reina suka sama David!" Alvin memukul stir mobil, Alvin memilih untuk pergi ke suatu tempat untuk menjernihkan pikiran
__ADS_1
sedangkan Reina yang sedang membuka pintu rumahnya, dan dia disambut oleh Ayana dan bibi, Ayana sangat senang dengan kembalinya Reina
"kakak!!" panggil Ayana, Reina juga menghampiri Ayana yang sedang berjalan ke arahnya
"kaka pulang sama siapa? Kaka ganteng dimana?" tanya Ayana mencari Alvin
"kaka nggak pulang bareng dia, ya udah Kaka mau bersihin badan dulu, hihhh bau banget" ucap Reina dengan menutup hidungnya
"iihh" ucap Ayana menirukan ucapan Reina dan menutup hidungnya
Reina naik ke atas dan berendam di bak mandi, setelah selesai mandi Reina memilih mengunakan baju berwarna navy blue sependek siku dan mengunakan celana yang hanya sepanjang lututnya, tidak lupa juga untuk menyisir rambutnya setelah dirasa sudah dia turun kebawah dan melihat Ayana yang sedang bermain di taman dengan kelinci-kelincinya
__ADS_1
Reina dan Ayana bermain sampai sore datang mereka bermain dan setelah bermain mereka makan untuk mengisi perut mereka karena sudah merasa lapar, bibi juga ikut makan bersama mereka.