
Reina disuruh duduk oleh bunda, Reina terpaksa duduk dia mendengarkan bunda yang menceritakan kembali terjadinya perjodohan ini
#flashback
"ayah, apa bener perjodohan ini akan batal? tapi gimana dengan Reina ayah?!" tanya bunda, ayah memanggil seseorang untuk datang ke ruangan yang ada dirinya dan bunda
"kami akan tetap menikahkan kalian, dan kamu harus menjaga anak saya! kalau dia tidak mau menurut geret saja dia! tapi ingat jangan sakiti anak saya!" ucap ayah
"ayah? jadi ini nggak jadi dibatalin?" tanya bunda
"hem" deheman dari suara orang yang dipanggil
"Alex, jangan biarkan Reina terlalu banyak untuk minum es, dia sulit dibilangin, kalau bisa hukum saja dia" ucap bunda
"baik tan"ucap Alex, orang yang akan menikah dengan Reina adalah Alex oleh sebab itu Alex ada didalam cerita ini ygy
"tapi bagaimana cara ngomong sama Reina, pastinya dia akan kabur lagi kalau kita ngomong nggak jadi batal?" tanya bunda, Alex bersuara memberi saran
__ADS_1
"kita tetap diam dan berpura-pura kalau memang dibatalkan dan semua persiapkan sampai semua beres lalu temukan kami di suatu tempat untuk membicarakan bersama" ucap Alex dengan raut wajah yang biasa saja, datar.
"tapi bagaimana kalau dia tetep nggak mau malah memilih kabur?" tanya ayah dan diangguki oleh bunda
"saya akan membawa anak buah saya untuk menjaga tempat untuk pertemuan kita" ucap Alex
"wahh pinter banget calon mantu" girang Bunda
"om nggak nyangka kamu pandai menyusun strategi" ucap ayah menepuk pundak Alex beberapa kali
Alex hanya senyum sedikit lalu mengangguk, setelah itu Alex keluar karena dia sudah harus pergi
ayah mendekati bunda dan mencium bibir bunda lalu tangannya mulai masuk kedalam baju bunda.
author: lebih baik kita tinggalkan orang tua yang lagi seneng-seneng ya, kalian tau sendiri kan pastinya yang akan terjadi selanjutnya
#flashback off
__ADS_1
Reina termenung memikirkan betapa santainya dirinya sampai tidak menyadari bahwa mereka sudah merencanakan dengan rapih
"gue nggak mau!" ucap Reina,Reina berdiri ayah bunda sedangkan Alex tetap duduk santai menyangga kaki satunya lagi di pahanya
"kamu harus mau! ini demi kebaikan kamu!"ucap ayah membentak, bunda menahan lengan ayah untuk tidak terlalu membentak Reina
"gimana sih? kata kalian ini semua batal, kenapa kalian bohong?!" marah Reina, Reina sangat marah karena dibohongi oleh keluarganya dia pergi keluar namun ketika di pintu keluar dia ditahan oleh anak buah Alex
"apa-apaan kalian! lepasin gue!" Reina memberontak, dia memukul perut dan kaki penjaga tersebut setelah berhasil lolos Reina lari meninggalkan tempat itu
Alex tidak tinggal diam dia ikut mengejar Reina, dia bahkan sudah melihat Reina didepannya. Alex mengejar Reina tanpa menggunakan kendaraan karena akan terlalu lama untuk mengunakan mobil atau motor
"huh huh gue kemana lagi? duh ini jalan buntu" Reina ngos-ngosan karena terus berlari, Reina kebingungan harus kemana lagi karena didepannya tidak ada jalan untuk lari depannya hanyalah tembok yang tingginya melebihi dirinya
"cukup larinya, sekarang ikut saya!" ucap Alex yang sudah mengepung Reina
Reina membalikkan badannya melihat Alex yang sudah disana yang mulai mendekatinya
__ADS_1
"stop! gue nggak mau, lo juga kenapa mau mau aja buat nikah, kalo lo mau nikah ga udah sana sama orang lain jangan sama gue!" ucap Reina dengan dada naik turun. Alex terhenti sejenak sebelum kembali maju mendekati Reina