
Reina memasuki toko baju anak-anak, disana dia mencari Ayana, dia sedang mencari ke setiap sudut ruangan. ketika dia sedang mencari Ayana dari belakangnya ada yang memanggil dirinya
"kaka!" ucap Ayana yang ada disana, Reina langsung memutar tubuhnya dan langsung menghampiri Ayana
"kamu kemana aja ha?! udah di bilang jangan pergi kemana-mana tunggu kaka disana kalo mau main disana aja! nggak usah keluyuran! lain kali jangan ikut orang yang nggak dikenal" omel Reina kepada ayana, Reina berjongkok
Reina berdiri dan melihat ternyata yang membawa Ayana adalah Alvin, Reina tak habis pikir kenapa Alvin harus membawa Ayana pergi?
"lo ngapain disini? lo kenapa juga bawa ayana? lo tau nggak takutnya gue dia kenapa-kenapa ha? bikin overthinking, ayo Ayana kita pergi" Reina mengandeng tangan mungil ayana
namun ketika Reina akan melangkahkan kakinya, Alvin bersuara
"gue cuma kasian liat dia sendirian, gue justru heran kenapa lo tinggalin anak kecil sendirian di mall?" tanya alvin, Reina memandangnya
__ADS_1
"terserah lo mau ngomong apa! tapi harusnya lo juga nggak usah main pergi sama anak orang, lo nggak tau siapa yang sama dia dan khawatir orang yang sama dia?" tanya Reina, semua orang memandang Reina dan Alvin. Petugas yang berjaga pun menghampiri mereka
"mas! mba! ributnya tolong jangan disini!. disini sedang banyak pengunjung silahkan keluar atau terpaksa kami usir!" ucap petugas
"salahin aja tuh orang dia yang main ambil adik saya!" ucap Reina menunjuk alvin
Reina melanjutkan pergi dengan membawa Ayana, Reina hanyaanya diam begitu pula dengan Ayana. melihat ada cafe Reina mengajak Ayana kesana untuk sekedar duduk-duduk dan berniat akan makan, kasian Ayana pasti masih terkejut karena banyaknya orang yang memandangnya
"Ayana duduk sayang" ucap Reina menyuruh ayana duduk di kursi yang tersedia, Ayana mengikuti ucapan Reina dan duduk disamping Reina
"saya mau pesan kentang goreng, kamu mau apa?" tanya Reina dengan melihat Ayana yang terlihat sedih. Ayana tidak merespon Reina, dia hanya diam
"emm mba tolong bawain kentang gorengnya aja satu" ucap Reina tidak enak hati melihat mbanya menunggu disana sedangkan ayana tetap saja diam
__ADS_1
"ayana, kamu kenapa?" tanya Reina, Ayana tetap menunduk dan meremas tangannya di paha
"eh kamu nangis? aduh jangan nangis dong, kaka nggak marahin kamu, Kaka itu cuma bilangin kamu supaya nggak pergi sama orang yang nggak dikenal, gitu aja kok" ucap Reina menenangkan ayana
"t-tapi kan hikss kaka ganteng itu temen kaka hiks trus aku juga kenal sama kaka ganteng, kenapa kaka marahin kaka ganteng? hiks" ucap ayana
"tapi walaupun kamu kenal sama kaka itu, nggak seharusnya kamu mau-mau aja diajak pergi, kamu kamu mau pergi kemana-mana harus izin dulu ya?! janji?" ucap Reina dengan memberikan jari kelingkingnya, Ayana mengikuti Reina dan menautkan jari kelingkingnya di jari kelingking Reina
"kaka ganteng nggak di ajak nih?" tanya alvin yang melihat Reina dan Ayana sedang duduk di cafe
"kaka ganteng!!" seru Ayana, Ayana berlari ke alvin, Alvin menangkap ayana
"ayo kaka ikut makan bareng kita! biar rame ya" sambung ayana
__ADS_1
Reina hanya memandang sekilas lalu meminum Boba yang tadi dia beli, ya tentu saja Reina sejak tadi tidak sempat meminum karena saking khawatirnya