
Reina melamun dan sadar ketika tangannya dipegang oleh ayana, Reina menatap Ayana yang sudah terlihat mengantuk dia mengendong Ayana dan membawanya ke kamar.
"selamat malam, muach" Reina mencium rambut Ayana
"malam kaka" ucap Ayana dengan pelan karena sudah mengantuk
Reina mengelus kepala Ayana setelah Ayana tertidur pulas, sedangkan Reina tidak mengantuk dia justru membuka handphone dan melihat siapa yang mengirim pesan, David nama yang tertera dipesan yang belum dibaca
David
"Al, besok sekolah gue jemput ya?!" David
"ngk ush bsk gue sndiri aja" Reina
mengetik...
"kenpa? lo ngk ad yg nganterin kan?" David
"iya gue sendiri aja" Reina
mengetik...
"ya udah kapan-kapan gue anterin lo" David
Reina hanya membaca pesan terakhir dari David dia kembali melihat siapa yang mengirim pesan kepadanya
__ADS_1
Bunda
"sayang kamu udah pulang?" Bunda
"gimana asik nggak?" bunda
"kalau bunda pulng pengin dibeliin apa?x bunda
"sayang kok nggak dijawab?" Bunda
Reina hanya tersenyum kecut melihat pesan dari bunda, Reina masuk kedalam aplikasi I dia scroll karena bosan, ketika sedang melihat-lihat dia mendapat notif dari alvin
"tdur!" alvin
"ih biarin aj" Reina
"bodo, lgian lo nyuruh gue tdr lo jga g tidur kan?!" Reina
Reina kembali bermain hp sampai ada yang menelfon nya, Alvin ternyata yang telah menelfon dirinya
"ngapain sih ish!" ucap Reina bisik takut Ayana akan terbangun
"cepet tidur" ucap Alvin disana
"gue nanti juga tidur kali! nggak usah suruh-suruh gue! emng lo nyokap gue?!" ucap Reina
__ADS_1
"ya udah kalo lo maunya dibilang sama nyokap lo" ucap Alvin lalu dimatikan secara sepihak oleh alvin
"dih aneh banget, maksudnya apa coba" ucap Reina kebingungan
tidak berselang lama handphone Reina kembali bergetar dan tertera nama bunda
"loh kenapa jam segini bunda nelfon?" bingung Reina
Reina mengangkat telefon dari bundanya "halo bun, kenapa?" ucap Reina
"kenapa kamu belum tidur? besok kan kamu kesekolah?! cepet kamu tidur nggak usah kasih alasan apapun! atau kamu mau bunda aduin ke ayah?" ancam bunda
"loh kata siapa ini Reina juga udah tidur tapi bangun gegara denger suara handphone, hoammm" Reina berpura-pura menguap
"nggak usah pura-pura bunda tau kamu belum tidur! sekarang matiin handphone dan tidur!" ucap bunda yang juga terdengar suara ayah yang memanggil bunda
*duh itu suara ayah, dah lah iyain aja dulu* batin Reina
"eh i-iya bun sekarang juga rein tidur, anu anu itu Bun jangan ngomong sama ayah" ucap Reina, setelah itu dia mematikan teleponnya setelah bunda menjawab
Reina berfikir kenapa bisa bundanya tiba-tiba menelfon nya padahal bunda tidak tahu kalau dia belum tidur, Reina berfikir apa mungkin ini ulah Alvin reina menggelengkan kepalanya berusaha menghilangkan pikiran anehnya
"ish udahlah, duh kok gue pengin ngemil ya? dikulkas ada apa ya, liat ah" Reina turun kebawah dan ke dapur untuk melihat ada apa di kulkasnya
"heem oh iya perasaan Ayana makan es krim dimana ya? oh ini nih gue makan aja deh besok beli lagi" Reina mengambil es krim dan memakannya dengan duduk di meja makan dengan bermain hp tepatnya sedang menonton Drakor. Reina melihat jam dinding dengan jarum jam kearah angka 22.24 Reina juga mulai mengucek matanya karena sudah mulai perih terlalu banyak lihat handphone
__ADS_1
"hm ngantuk juga lama-lama nonton Drakor" ucap Reina dengan meregangkan otot-otot dilehernya
Reina membuka aplikasi WhatsApp yang menyatakan besok libur karena baru selesai melakukan Out Bond pastinya semuanya juga kecapean, Reina hanya membaca pesan tersebut dan melihat status teman-temannya, ketika Reina sedang asik bermain hp tiba-tiba handphonenya berdering dan Alvin yang menelfon nya