
Alex dan Reina sudah sampai di rumah, Reina dan Alex turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah, ternyata didalam sudah ada ayah dan bunda yang sedang mengobrol sepertinya...
Mereka terkejut melihat Alex yang lengannya diperban dan terkejut melihat rok Reina yang pendek akibat dia sobek untuk menahan darah Alex semakin banyak
"astaga!! ada apa?? apa yang terjadi? sini duduk dulu ceritain apa yang terjadi kok sampe diperban segala? dan rok kamu juga sampe sobek gitu ada apa??" tanya bunda dengan beruntun
"tenang lah bun, nanti Reina ceritain tapi sekarang Reina mau mandi dulu, bau banget nih udah lengket juga" ucap Reina lalu naik ke atas untuk mandi
Reina sudah ada di kamarnya namun dia masih memikirkan siapa yang melakukan hal seperti tadi kepada dirinya. "ini cuma kebetulan apa beneran? sebenarnya dia musuh gue apa Alex? tapi kenapa kaya ngincar gue sama Alex ya? apa Alex punya musuh?" ucap Reina yang masih bingung
"aarrh nggak tau lah, mandi aja biar wangi" ucap Reina bersenandung kecil berjalan ke kamar mandi
__ADS_1
Sedangkan di bawah bunda masih menanyakan apa yang terjadi begitu pula dengan ayah yang penasaran. "ayo cepet ngomong, nanti biar ayah juga ikut turun tangan" ucap ayah, Alex sebenarnya bisa menanganinya sendiri tanpa bantuan orang lain
"cuma masalah kecil ayah, saya bisa menyelesaikan ini sekarang anak buah saya juga sedang menyelidiki siapa yang mengancam Reina" ucap Alex
"mengancam? siapa yang berani mengancam Reina?!" ucap ayah dengan mata yang terlihat amarah didalamnya
"entahlah saya juga sedang menyelidiki, tadi Reina bilang katanya ada yang menuliskan 'kamu harus mati' di kaca kamar mandi rumah sakit dan melihat orang berlari menggunakan topi dan baju hitam" ucap Alex
"baiklah, tapi jika kamu membutuhkan sesuatu bilang saja pada ayah" ucap ayah
"begitu juga dengan bunda!" ucap bunda ditengah-tengah Alex dan ayah yang membicarakan Reina
__ADS_1
"i-iya Bun" ucap Alex hanya bisa mengiyakan ucapan bunda
Karena hari sudah sore Alex berpamitan untuk pulang, jam sudah menunjukkan pukul 17.06 ayah dan bunda sebenarnya tidak mengizinkan Alex pulang dengan keadaan tangannya yang masih diperban, namun Alex mengatakan bahwa dirinya bisa melakukan semua sendiri jadi ayah dan bunda mengizinkan Alex pulang, Reina yang baru turun sudah melihat Alex sedang memasuki mobilnya. "loh dia udah pulang aja" ucap Reina berdiri di samping bunda membuat ibu satu anak itu kaget dan hampir memukul Reina
"Reina! bisa nggak kalo dateng itu jangan ngagetin, jangan kaya dedemit!!mau bikin bunda jantungan hah?!"ucap bunda tanpa sadar membuat Reina sedikit terluka karena kembali teringat bagaimana bunda dirawat karena dirinya
"m-maaf bun, Reina nggak sengaja" ucap reina lirih lalu kembali masuk ke dalam dan naik ke atas untuk ke kamarnya
"loh? apa? k-kenapa? ayah, bunda salah ngomong ya?" tanya bunda kepada ayah
"mungkin dia teringat ketika kamu dirawat di RS akibat kena serangan jantung dan merasa bahwa itu ulahnya jadi dia sedih karena itu, sepertinya begitu" ucap ayah, bunda juga baru sadar mungkin dia sudah terlalu, awalnya bunda hanya ingin bercanda dengan Reina namun dia tidak tau malah akan terjadi seperti ini
__ADS_1