Love History

Love History
81


__ADS_3

tanpa disuruh alex sudah membayar pesanan reina, reina sangat senang bisa membeli yang dia suka namun sekarang dia sedang berfikir bagaimana cara dia membawa semuanya kedalam kamarnya tanpa ketahuan bunda karena akan kena omel jika ketahuan


"reina! kamu nggak boleh minum banyak es!" ucap alex


"no no no! kan lo yang janji, ish lo jangan gitu mendingan sekarang lo bantuin gue bawa nih susah tangan gue" ucap reina yang kesusahan membawa semua es nya


alex mengambil tas yang berisi es tersebut dan membawanya kedalam mobil reina dan alex menaruhnya ditempat duduk belakang namun reina mengambil satu yang rasa green tea latte dan alex mulai menyalakan mobilnya dan menuju ke rumah reina


"aahh seger, enak banget" ucap reina setelah meneguk minumannya


"saya minta" ucap alex dengan mengambil minuman yang telah reina minum dan dia meminumnya


"hah...?" reina melotot bagaimana bisa alex meminum es yang telah dia dirinya minum


"hm manis" gumam alex

__ADS_1


"lo-... lo kenapa minum yang punya gue?! kenapa tadi lo nggak beli aja sendiri?" tanya reina melototi alex sedangkan yang dipelototi dengan santai meminum minuman reina tanpa berdosa


"lo denger nggak sih?" tanya reina marah


"iya nanti saya beli, sekarang saya hanya ingin merasakan apa yang istri saya minum" ucap alex


"t-tapi kan lo bisa beli yang sama kaya punya gue" ucap reina terbata karena alex mengatakan dirinya calon istrinya


"saya hanya ingin yang kamu minum, sehingga minuman ini menjadi sangat manis karena bibirmu itu" ucap alex dengan menatap manik-manik indah reina


beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah reina, reina menghentikan alex yang akan turun dari mobil. "heh, gimana kalo gue dimarahi sama bunda kan gue bawa es banyak banget" ucap reina memandang dengan wajah memelas


"terus saya harus ngapain?" tanya alex memegang wajah reina dengan tangannya yang kekar


"emm-...gue akan ajak bunda ngobrol terus lo jalan diem-diem masuk ke kamar gue taruh semua es nya disana! ingat abis itu langsung turun jangan apa-apain kamar gue!" tatapan reina berganti tajam

__ADS_1


"kamu kira saya akan melakukan apa di kamarmu?" tanya alex


"udah lo lakuin aja yang gue ngomong, sekarang gue turun dulu buat ngecoh bunda" ucap reina lalu turun dari mobil


reina berjalan mendekati bunda karena bunda sudah berdiri didepan pintu


*ya ampun nih emak-emak segitunya nunggu putrinya pulang, emang the best emak gue* benak reina


"hai bun, emm bunda belum ngasih makan kelinci reina ya? gimana kalo sekarang bunda sama aku kasih Roby makan? ayo Bun cepetttt" ucap reina menarik tangan bunda


"tapi alex masa ditinggal?" ucap bunda


"nggak Bun, alex juga ikut ya kan Lex? tapi kita duluan aja katanya dia mau ke kamar mandi dulu bener kan alex?" tanya reina dengan wajah terlihat memberi tanda untuk alex mengiyakan ucapannya


"hm, iya saya harus ke kamar mandi dulu silahkan kalian duluan" ucap alex, lalu bunda dan Reina berjalan didepan. Reina menengok kebelakang dan menyuruh alex untuk mulai membawa minumannya kedalam kamarnya

__ADS_1


__ADS_2