Love History

Love History
#36


__ADS_3

malam datang hari sudah mulai gelap, Reina dan Ayana sedang memakan buah jeruk Ayana sangat menyukai jeruk sedangkan Reina hanya menyukai tidak begitu terlalu suka. mereka juga sedang menonton tv lebih tepatnya Reina yang menonton tv Ayana sedang makan jeruk dengan bermain bonekanya, ketika sedang menikmati nonton tv dan memakan jeruk handphone Reina berdering dan tertera nama bunda yang menelfon, Reina malas untuk menjawab pasti mereka hanya bertanya lagi apa gimana dan lain-lain Reina mematikan handphonenya dan meletakan dimeja


"Ayana mau jeruk lagi?" tanya Reina dengan mengupas kulit jeruk untuk ayana


saat sedang mengupas kulit jeruk dia tidak sengaja terlalu menekan jeruknya membuat airnya muncrat dan mengenai matanya


"auchh aww perih air, mana air" Reina dengan gelagapan mencari air untuk membasuh wajah


Reina berlari ke dapur untuk mengambil air setelah dirasa sudah mendingan dia mengerjap matanya dan kembali ke depan tv


"kaka, gimana sakit?" tanya ayana yang menghampiri Reina


"udah mendingan, oh iya ayana kamu beneran nggak tau siapa orang tua kamu?" tanya Reina memastikan, karena sebelumnya Ayana bilang bahwa dia tidak tahu siapa orang tuanya


"nggak, karena aku tinggal bareng ibu" ucap Ayana


"ibu? berarti dia orang tua kamu dong?!" bingung Reina


"bukan Kaka, ibu itu yang ngerawat aku tapi bukan mama aku, katanya mama aku nitipin aku sama ibu sampe sekarang aku nggak tau siapa mama aku" ucap Ayana dengan sedih, Reina mengendong Ayana dan membawanya duduk dikursi


"ya sudah besok kamu anterin Kaka ke rumah ibu yah!" ucap Reina, Ayana mengiyakan


"ya sudah ayok nonton tv lagi, kita cari kartun okey?!" ucap Reina bersemangat

__ADS_1


"oke" jawab Ayana


Reina membawanya ke sofa depan tv dan mengganti channel mencari kartun


Reina juga menyelonjorkan kakinya diatas sofa sambil memainkan handphone yang terdapat banyak notif dari bunda dan ayah nya. Reina membiarkan dan membuka pesan dari alvin yang terlihat marah


"lo knp tdi plng brng David?!"alvin


"tadi lo kelamaan terus gue juga udah ditungguin sama ayana, ya udah gue bareng aja sama David" Reina


"lain kli jgn!" Alvin


"liin kili jingin, halah y trsh gue!" Reina


"hayuk gelut!" Reina


/read


"hihi dasar aneh, emang freak" Reina menggelengkan kepalanya


drttt..drttttt bunyi handphone Reina tertera nama {Bu nyai🤑}, Reina mengangkatnya


"halo" ucap Reina

__ADS_1


"halo sayang, aduh kenapa nggak diangkat dari tadi sih?! bunda telfon berkali-kali loh!" ucap bunda diseberang


"tadi lagi sibuk, nggak punya waktu buat kabarin" ucap Reina


"hftt, yaudah gimana out bond kamu? udah selesai kan, berati sekarang kamu udah pulang dong? terus kamu udah makan?" ucap bunda


"udah selesai" ucap Reina


"udah makan?" suara ayah yang juga terdengar


"hm udah" ucap Reina


"ya sudah kamu sama Ayana hati-hati dirumah, tapi kamu cariin juga siapa Ayana masa anak kecil dijalanan" ucap Bunda


"iya" ucap Reina


"kamu kenapa?" ucap bunda


"nggak" ucap Reina


*bun bunda jangan pernah bertanya 'kamu kenapa? kamu nggak papa?' kata-kata itu justru yang membuat air mataku mengalir tanpa disuruh* benak Reina


"em udah dulu bun, lagi banyak tugas" ucap Reina

__ADS_1


"ya sudah" ucap bunda, Reina mematikan teleponnya dan meletakan dimeja


__ADS_2