Love History

Love History
108


__ADS_3

Alex juga turun dari motornya dan berjalan di belakang Reina dan bunda, hingga mereka bertiga berada di dalam rumah, Reina membawa bunda ke kamar dan menyuruhnya untuk beristirahat sedangkan Alex menunggu di luar pintu kamar bunda


"Bunda istirahat dulu, Bunda mau minum nggak nanti biar Reina ambilin?" tanya Reina dengan mengelus lengan bunda


"Nggak usah sayang, bunda pengin sendiri dulu.... tapi kenapa? apa yang terjadi? kenapa ayah kamu tiba-tiba nggak berdaya kaya gitu?" ucap bunda bertanya banyak hal


"Reina juga nggak tau, tapi nanti Reina cari tau ya! sekarang Reina ambil minum dulu pasti tenggorokan bunda kering soalnya Reina juga kering" ucap Reina lalu keluar dari kamar bunda


Ketika membuka pintu Reina melihat Alex yang masih berdiri menatap dirinya namun Reina melenggang pergi tanpa menatap Alex, Alex menahan lengan Reina


"Tunggu, aku tau kamu marah tapi dengar dulu kenapa aku melakukan itu" ucap Alex, Reina menatap Alex dan mengatakan. "Terserah lo, lepasin tangan lo gue mau ambil minum" ucap Reina

__ADS_1


Alex melepaskan tangannya dan Reina pergi berjalan menuju dapur Alex masih tetap berdiri di sana sampai dia akhirnya mengikuti Reina ke dapur.


Di dapur ternyata ada bibi juga, namun tadi bibi tidak mendengar suara yang masuk karena bibi sedang memakai handset


"Nggak usah bi, biar aku aja sekarang bibi boleh pergi jalan-jalan atau shoping atau kemana gitu" ucap Reina


"Ya nggak bisa non kan bibi kerja disini masa keluyuran ke sana-sana, udah mending non aja yang santai kan non Reina yang abis di culik, biar bibi aja yang nganterin minum ke nyonya" ucap bibi mengambil minuman di tangan Reina


Reina hanya bisa menghela nafas padahal dengan dia di dekat bunda Alex tidak bisa terus bicara dengannya disaat ini Reina merasa bukan waktu yang tepat untuk mengobrol dengannya. Namun, bibi sudah keburu pergi dan Alex sudah ada di sini


"Ssttt gue mau istirahat, lo pulang aja" ucap Reina menjauh dari Alex, namun Alex menarik tangan reina membuatnya berada di dalam dekapan Alex

__ADS_1


"Alex lo... lepasin gue!" Reina meronta-ronta meminta dilepaskan dari pelukan Alex


"Aku minta maaf bukan maksudku membiarkan ayah dibawa tapi ini salah satu rencana ayah sayang" ucap Alex, Reina berfikir rencana apa


Alex yang merasa Reina sudah lumayan tenang melepaskan pelukannya dan menatap mata indah Reina yang sedikit ada bekas air mata


"Maksud lo apa?" tanya Reina yang mulai tertarik dengan ucapan Alex


"Ayah hanya memintaku untuk diam selama disana tadi dan tidak melakukan secara gegabah mungkin dia tau kalau aku melakukan serangan disana pasti akan membuat kamu dan bunda dalam bahaya, bisa-bisa kalian di bawa juga olehnya jadi ayah" ucap Alex menjelaskan


"Jadi orang itu cuma jadiin gue umpan supaya ayah dateng yang awalnya harus ayah doang yang dateng tapi malah rame-rame jadi ayah tidak ingin bunda ikut dalam bahaya, kaya gitu?" tanya Reina Alex menganggukkan kepalanya

__ADS_1


"Tapi lo tau apa yang ayah lakukan sampai orang itu sangat ingin membalas dendam dengan ayah?" tanya Reina


"Aku tidak tau, tapi sekarang aku sudah memerintahkan anak buahku untuk mencari tau apa yang dilakukan ayahmu dan siapa orang yang telah membawa ayahmu" ucap Alex


__ADS_2