Love History

Love History
45


__ADS_3

Reina merasa sudah cukup hari ini untuk bermain, Reina menyuruh ayana dan Alvin pulang, karena Alvin menggunakan motor jadi Reina menyuruhnya untuk pulang terlebih dahulu


"lo pulang aja, lagian gue juga mau cabut"ucap Reina, Alvin awalnya enggan untuk meninggalkan reina


"gue nemenin lo sampe rumah" ucap Alvin, namun di tolak oleh Reina, sebab Reina tidak ingin membuat Alvin terbebani


"nggak usah. Lo cabut aja, gue juga mau langsung mandi istirahat"ucap Reina sebab dia memang sudah cape


"hm ya udah" Alvin mengalah dan pergi dari sana setelah pamit dengan Ayana


Reina dan Ayana naik kedalam mobil dan menyalakan mobil, mereka di perjalanan terus berbicara karena Ayana sangat senang jalan-jalan hari ini. beberapa saat kemudian mereka sampai dirumah pak satpam membukakan pagar untuk Reina lewati


"habis jalan-jalan non?" tanya pak satpam, Reina yang sudah keluar dari mobil menjawab


"iya pak hehe, kali-kali healing" ujarnya dengan menggaruk tengkuknya


setelah itu Reina mengajak Ayana untuk masuk dan mandi karena telah bermain air di laut, Ayana sudah bisa mandi sendiri, disaat Ayana mandi Reina dipanggil oleh bunda

__ADS_1


"Reina ada yang mau ayah sama bunda omongin sama kamu" ucap bunda dengan memegang tangan Reina, Reina membalas memegang tangan bundanya


"tentu saja, tapi tunggu setelah aku mandi, aku akan mandi sekarang" ucap Reina yang di angguki oleh bunda, Reina masuk kedalam kamar mandi yang ada di kamar tamu karena dikamarnya ada ayana, iya Ayana masih tidur didalam kamar Reina, sebab kata Ayana dia tidur itu rame-rame jadi ketika dia tidur sendiri akan terasa aneh


setelah Reina selesai mandi dan berpakaian dia pergi ke kamar ayah dan bunda.


sebelum ke kamar ayah bunda Reina memotret dirinya yang ada di depan kaca



Reina sudah sampai didepan pintu kamar, dia memanggil bunda apakah ada didalam, dan dijawab oleh bunda, Reina duduk di sofa yang ada didalam kamar ayah bunda


"oh jadi nama pantinya itu panti asuhan mangrove, namanya unik ya?" ujar Reina


"iya mungkin ada asal usul dibalik terbentuknya nama mangrove" ucap bunda disetujui oleh bunda


"hm ya udah rein ke kamar dulu" Reina berpamitan namun ketika sudah sampai didepan pintu kamar ayah menghentikan langkahnya

__ADS_1


"kenapa ayah?" heran Reina, dia pikir masih


ada yang ingin ayah bicarakan tentang ayana


"apa ada kabar lagi tentang ayana?" tanya Reina, namun keduanya sama-sama diam


Reina bingung melihat orang tuanya diam, apa ada yang salah pikir Reina "ayah, bunda ada apa?" tanya Reina


"sini duduk dulu, ini bukan tentang ayana, tapi kamu" ucap bunda, Reina berfikir apakah dia pernah melakukan kesalahan


"aku? emang aku kenapa? aku kan nggak bikin kesalahan?!" heran Reina dia tetap berdiri didepan pintu


"duduk dulu!" ujar ayah,Reina akhirnya duduk dan mendengar apa yang sebenarnya terjadi


"maafkan bunda sayang" ucap bunda yang tiba-tiba meminta maaf kepadanya, Reina tidak maksud dengan apa yang terjadi


"a-apa ini? apa maksudnya?" tanya Reina

__ADS_1


"ayah sudah menjodohkan mu dengan seseorang!" ucap ayah tegas namun membuat Reina terkejut sekaligus marah


Reina melamun memikirkan setiap bait setiap kata yang dilontarkan ayah kepadanya, hari Reina terguncang mendengar hal itu. Dia tidak menyangka akan ada perkataan seperti itu keluar dari mulut ayah


__ADS_2