Love History

Love History
44


__ADS_3

ayana menarik tangan Alvin menyuruhnya untuk duduk di antara mereka, tentu saja Alvin dengan senang hati mengikuti ayana


"kamu makan ya?! mau pesen yang mana?" tanya Reina


"aku nggak laper kak, aku cuma mau es krim"ujar ayana, Reina berfikir sejenak mungkin saja kalau tidak terlalu banyak makan es krim tidak apa ya?


"tapi satu aja ya? kan ini Kaka udah beli es susu kalo makan es krim banyak ntar es susunya nggak diminum" ucap Reina, Ayana menganggukkan kepalanya. Reina memesan es krim satu


"gue nggak ditawarin?" tanya alvin, Reina hanya memandang malas


"pesen sendiri, harus mandiri!" datar Reina, Reina masih kesal karena Alvin membawa Ayana tanpa sepengetahuannya


"hm" gumam Alvin


beberapa saat kemudian pesanan mereka sampai, Reina memakan kentang gorengnya Alvin meminum kopinya dan ayana memakan es krimnya, semuanya diam kecuali ayana, dia terus saja berbicara kepada alvin bahwa Reina sudah memaafkan dirinya dan Alvin


"kak, kaka tenang aja kaka reina udah maapin kita, jadi aku boleh main sama kaka" ucap ayana


"hm kayaknya Kaka Reina masih marah sama kaka ganteng deh, liat tuh mukanya masih kaya singa, berati masih marah sama kaka ganteng" ucap Alvin berbisik kepada ayana


"emang bener?" tanya ayana, Alvin mengangguk kepala


"apa yang kalian omongin?" tanya Reina, Ayana menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"kaka masih marah sama kaka ganteng ya?" tanya ayana, Reina mendengar tersebut memandang alvin dengan alis mengkerut


*apa yang lo omongin sama Ayana, Alvin sialan!


"eem enggak, emang apa yang diomongin sama kaka itu" tanya Reina


"kaka ganteng!" perjelas alvin


"terserah gue!" ucap Reina


"aduh kaka jangan berisik! diliatin orang-orang" ucap ayana melihat kaka ganteng dan kaka Reina bertengkar


"jadi? kaka udah maapin kaka ganteng kan?" tanya ayana, Reina menatapnya dan beralih menatap tajam alvin


"i-iya" ucap Reina


Reina, Ayana dan alvin memakan semua pesanan, setelah selesai dan membayar. Mereka memilih untuk ke laut, karena Reina juga ingin pergi ke laut lagi, setelah yang terakhir itu bersama alvin


author: eh bnr g si? klo yg wktu itu Reina prgi sma alvin? maaf ygy sy lupa🙏


Reina: huh dasar author t*l*l, gitu aja lupa dasar pikun


author: brsik, mau ceritanya sampe sini aja hm?!

__ADS_1


Reina: hehe g dong, lanjut ya author yg plng baik diantara yang baik!


author: halah lambemu rein


NOTE: KLEAN SKIP AJA GPP


Ayana sangat senang bermain air Reina juga senang dia memotret laut, sedangkan Alvin hanya memandang Reina dan Ayana yang senang bermain air



laut yang sangat cantik, apalagi ditambah dengan matahari yang akan tenggelam semakin cantik. tetapi tanpa sepengetahuan Reina, Alvin memotretnya diam-diam


"Ayana! jangan kesana, sini aja" ucap Reina ketika melihat Ayana akan berjalan menjauh ke dalam laut


"kenapa nggak boleh kesana ka?" tanya Ayana, Reina mengandeng Ayana ke tepian dan berjongkok


"karena disana itu aja lubang yang bisa nyeret Ayana jauh kedalam air, kalo ke dalem air kan nggak bisa nafas" ucap Reina


"betul, jadi jangan jauh-jauh ya!" ucap alvin


# POV ALVIN


"lo cantik banget, melebihi cantiknya matahari yang bakal tenggelam rei" gumam Alvin, Alvin yang melihat Reina memotret laut, membuat ide muncul di kepala Alvin. Alvin memotret Reina yang sedang memandang laut

__ADS_1



"gue bakal selalu jaga lo, gue janji" gumam Alvin, Alvin tersadar ketika mendengar teriakan Reina kepada ayana yang akan berjalan ke dalam air


__ADS_2