Love History

Love History
104


__ADS_3

Sedangkan dirumah, ayah sedang sangat marah karena ada yang berani menculik anaknya, bunda juga shock namun bunda mencoba menenangkan suaminya yang sangat marah itu. Sedangkan Alex yang mengetahui dari Caca sekarang sedang melacak lokasi penculik tersebut dengan cara melihat terakhir kali handphone Reina aktif. Setelah mencari di depan layar akhirnya Alex menemukan titik terakhir lokasi di handphone Reina yaitu berada di daerah terpencil namun Alex tidak mengetahui dimana tepatnya karena hanya sampai situ titik terakhir lokasi di handphone Reina.


Walaupun hanya itu Alex langsung keluar dari mansion dan pergi menggunakan mobilnya, Alex juga membawa anak buah ada yang menggunakan motor dan juga mobil. Alex menjalankan mobilnya dengan cepat menembus malam yang dingin, setelah sampai di tempat yang gelap sunyi dia berhenti karena disitu titiknya mungkin karena handphone Reina di ambil lalu dimatikan oleh penculik tersebut.


Tempat yang menjadi berhentinya Alex adalah seperti hutan yang cukup gelap karena banyak pohon besar yang menutupi cahaya matahari yang masuk, karena merasa mobilnya susah untuk melalui pepohonan jadi Alex menggunakan motor salah satu anak buahnya, sedangkan anak buahnya membonceng yang lain

__ADS_1


"Semua berpencar dan jika melihat sesuatu yang mencurigakan langsung kasih tau saya atau yang lain, cepat temukan calon istri saya!" ucap Alex dengan mata yang sangat menusuk ini, Alex terlihat lebih dingin dari biasanya bahkan semua anak buahnya menjadi sedikit merinding merasa tuannya sedang dalam keadaan hati yang tidak senang


Semua anak buahnya mengangguk kepala, setelah itu anak buah berpencar mencari Reina begitu juga Alex yang pergi mencari Reina ke arah kanan dari arah pertama mereka datang dan sebagian anak buah pergi ke depan/ lurus dan sisanya pergi ke arah kiri awal mereka sampai


*Berani sekali ada yang ingin menculik calon istriku, akan ku pastikan dia memilih mati daripada hidup* ucap Alex dibenaknya dengan raut wajah yang sangat dingin

__ADS_1


Ayah juga mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Reina, ayah mulai tenang dan dia juga ikut mencari Reina bunda juga ingin ikut namun ayah memaksanya untuk tetap tinggal di rumah, namun bunda terlalu keras kepala sehingga ayah mengizinkan bunda untuk ikut mencari Reina dengan syarat untuk tetap disampingnya


"Tuan, saya sudah melacak ponsel milik non Reina namun hanya sampai perbatasan hutan" ucap anak buah ayah yang disuruh untuk mendeteksi keberadaan Reina


"Cepat kerahkan semuanya untuk kesana dan tetap waspada! jangan gegabah sampai membuat anak saya terluka!" ucap ayah dengan tegas lalu naik ke motor miliknya beserta bunda menuju perbatasan hutan

__ADS_1


Semua anak buah ayah menggunakan motor supaya pergerakan lebih cepat, ayah mengendarai motornya dengan cepat begitu juga dengan semua anak buahnya. Bunda memeluk ayah dengan erat dan selalu berdoa semoga putrinya baik-baik saja, semua pertanyaan muncul dibenaknya kenapa anaknya diculik, apakah anaknya mempunyai musuh dan masih banyak lagi semua pertanyaan di benaknya


"Tuhan semoga Reina tidak kenapa-kenapa" doa bunda dengan memejamkan mata


__ADS_2