Love History

Love History
109


__ADS_3

Reina setelah mendengar omongan Alex menjadi lebih tenang karena ternyata itu adalah salah satu rencana ayah, Reina juga memberi tahu kepada bunda apa yang telah dia dengar dari Alex supaya bunda menjadi lebih tenang karena dari tadi bunda gelisah menangis dan tidak bisa tidur. Bunda menjadi ikut lebih tenang walaupun tetap takut terjadi sesuatu pada suaminya


"Kamu tidurlah, biar aku disini menunggu kabar dari anak buahku" ucap Alex mengelus pipi Reina yang mulai mengantuk, Reina dan Alex duduk di depan tv namun Reina sudah sangat ngantuk karena tidak istirahat sejak pulang dari penculikan tadi


"Nggak, gue mau nunggu biar nanti langsung pergi buat selamatkan ayah" ucap Reina mengucek matanya. Alex membiarkan Reina yang sudah sangat kelelahan


Alex mengirim pesan kepada anak buahnya dan bertanya apakah sudah menemukan dimana letak keberadaan ayah, apa yang di lakukan ayah dimasa lalunya dan siapa orang yang membawa ayah, namun Reina tiba-tiba akan jatuh karena sudah mengantuk. Alex memegang kepala Reina dan menaruhnya di pundaknya tanpa Reina sadar


Dddrreeettt


Pesan masuk dan terlihat dimana letak keberadaan ayah dan informasi masa lalu ayah sampai foto orang yang telah membawa ayah


"Benar dugaan saya, lebih baik saya pergi sendiri tanpa Reina" ucap Alex lalu menempatkan handphone di sakunya, dengan perlahan Alex menidurkan Reina di sofa dirasa Reina tidak terbangun Alex berjalan keluar rumah

__ADS_1


"Eemmn Alex?" Reina terbangun dan sadar Alex tidak ada disana


"Alex?! jangan-jangan" ucap Reina lalu berlari ke luar rumah dan benar saja Alex akan menaiki motornya


"Alex!!" teriak Reina membuat Alex menatap Reina


"Tunggu gue ikut" ucap Reina lalu naik ke motor Alex


"Reina! turun, kamu dirumah aja jaga bunda!" ucap Alex


Alex tidak bisa berkata-kata lagi karena susah membuat gadis satu ini untuk turun, akhirnya Alex berjalan menggunakan motornya ke suatu tempat.


Di perempatan lampu merah ternyata ada anak buah Alex yang sudah menunggunya disana, Alex membawa anak buah untuk membantunya, anak buah Alex terlihat seperti orang biasa namun jika dilihat lebih jelas di pinggangnya ada senjata api dan itu di setiap anak buah ada masing-masing

__ADS_1


Alex juga membawa senjata api di bajunya namun Reina tidak mengetahuinya. Lampu berubah menjadi warna hijau dan mereka semua berjalan menuju suatu tempat yang Reina sendiri tidak tahu


Mereka sudah sampai di tempat dimana berada ayah didalamnya namun terdapat pagar besar dan tinggi yang menghalangi mereka untuk masuk



NOTE: GA NEMU YG MALEM-MALEM JADI BAYANGIN AJA ITU MALEM


"Ini tempatnya orang itu? tapi gimana cara masuk ke sana?" tanya Reina yang kebingungan karena pagarnya tinggi dan disampingnya ada banyak tumbuhan sulit untuk masuk ke dalam


"Doni, dimana pintu yang lain?" tanya Alex kepada Doni tangan kanan Alex dan juga orang yang telah menemukan tempat ini


"Sebelah sana" ucap Doni lalu berjalan dulu menunjukkan jalannya

__ADS_1


Alex dan Reina semua mengikuti Doni untuk masuk kedalam rumah tersebut, sebelum itu Alex telah mematikan cctv sehingga aman kalau dia masuk ke dalam rumah


__ADS_2