Love History

Love History
62


__ADS_3

Reina dan Alex sudah sampai di sekolah, Reina akan turun namun dicegah oleh Alex


"kamu jangan deket-deket sama laki-laki itu" ucap Alex, Reina menautkan kedua alisnya


"kenapa? ya terserah gue lah mau deket sama siapa, lo nggak berhak ngatur-ngatur gue" ucap Reina lalu membuka pintu mobil


"atau kamu ingin tidak bisa melihatnya lagi?" ucap Alex, Reina menatap Alex dia menatap kedua mata Alex dengan tajam


"lo ngancem gue? udah lah gue bukan anak kecil yang bisa lo ancem kaya gitu" santai Reina, Alex tersenyum melihat Reina yang tidak mempercayai kata yang terlontar dari mulutnya


"kamu liat saja nanti" ucap Alex, Reina tidak mendengarkan Alex dia berjalan keluar dan masuk kedalam kelasnya, dia berjalan biasa saja seperti tidak ada yang terjadi


"ekhem, ada yang abis dianterin om-om nih, dibayar berapa sama om nya?" sinis Farah dengan mengipasi wajahnya menggunakan kipas


"ih ngeri, tiba-tiba ada suara tapi nggak ada wujud merinding gue" ucap Reina yang memegang tangan dan berlalu pergi


"anj*n*. rasain lo! arrhhh" ucap Farah yang mendorong Reina namun tidak kena sebab Reina berhasil menghindar sebelum tangan Farah mencapai pundaknya, hal tersebut yang menyebabkan Farah sendiri yang terjatuh tersungkur


"bwhahahah, enak nggak senjata makan tuan?" tawa Reina melihat Farah yang sedang mengelap siku tangannya


"auuchh, bre*g**k, awas lo!" ancam Farah, namun Reina hanya berlalu

__ADS_1


"eits lupa, lo kalo mau bikin gara-gara sama gue pikir dulu sebab akibat" ucap Reina dengan menginjak kaki Farah


"arrrhh anj**g" teriak Farah


Reina melenggang pergi menuju kantin, disana dia bertemu dengan David. Reina tetap pergi berpura-pura tidak melihat


"Bu, nasi goreng satu sama es teh satu" ucap Reina


"siap!" jawab ibu penjualannya


Reina memilih tempat duduk yang berada dipojok karena cuma itu yang kosong, sebenarnya ada yang hanya diisi satu dua orang namun Reina ingin duduk sendirian.


"oh i-iya boleh" ucap Reina meletakkan handphone disampingnya


"katanya beberapa hari yang lalu lo nggak berangkat? lo kenapa?" tanya David


"oh gue, gue baik-baik aja" ucap Reina


"oh ya udah syukurlah"ucap David


"lo liat Alvin nggak? kok gue kaya nggak liat ya?" tanya Reina, David terlihat sedikit muram ketika mendengar Reina mencari Alvin

__ADS_1


"hei, David! David!" ucap Reina berkali-kali karena David terlihat melamun


"i-iya? oh Alvin, gue nggak tau dia dimana, kayaknya juga belum berangkat, nggak ada tanda-tanda orangnya soalnya" ucap David


"oh ya udah deh" sambung Reina


Tidak berselang lama kemudian pesanan Reina datang, Reina meminum es teh yang dia pesan


"lo nggak pesen?" tanya Reina yang melihat David tidak memesan apapun


"gue juga pesen, tapi kayaknya masih dibikin" ucap David


"makan aja, gue juga sambil nunggu pesenan gue" ucap David


Reina memakan dengan lahap karena sejak semalam dia tidak sempat untuk makan, Reina juga membuka handphone dia sedang scroll aplikasi untuk melihat video-video, setelah itu pesenam David datang, David berterimakasih dan dia juga memakan makanan yang telah dia pesan, Reina yang sedang asik makan dan bermain handphone tidak memperhatikan David, David sangat shock melihat foto yang ada dilayar handphonenya


"Alvin! Reina liat!" ucap David memberikan handphonenya ke depan wajah Reina


"apaan sih?" ucap Reina lalu mengambil handphone dan melihat isinya, betapa terkejutnya Reina


"Alvin!!" Reina sangat kaget melihat berita tentang kecelakaan tunggal yang terjadi pada Alvin, mobil Alvin terjatuh kedalam sungai dan korban belum ditemukan, Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari korban namun sampai saat ini belum ditemukan, menurut saksi mata mobil yang dikendarai oleh alvin mengalami rem blong dan menabrak pembatas jalan dan membuat mobilnya langsung terpelosok kedalam sungai dibawahnya, Reina langsung lemas dia bahkan hampir jatuh kalau tidak ditangkap oleh David.

__ADS_1


__ADS_2