Love History

Love History
55


__ADS_3

Reina yang kebingungan kenapa Alex bilang seperti itu kepadanya, dan kenapa akhir-akhir ini dia sering didekat Reina


"maksud lo apa?" tanya Reina, Alex menyuruh Reina tetap diam


"lepasin tangan menjijikkan lo itu dari tangan Reina!"ucap Alvin melotot melihat tangan Alex yang masih memegang tangan Reina, Alex tidak melepaskan Reina dia justru menyembunyikan Reina dibelakangnya


"kamu tidak usah pura-pura baik" sinis Alex, Reina mengintip lalu menatap Alvin nanar


"maksud lo apa bilang kaya gitu? Lo itu cuma bayaran bokap gue! jangan sok jadi siapa-siapanya gue!"ucap geram Reina, lalu melepaskan tangan Alex yang sedari tadi memegangi tangannya


"ikut saya!" ucap Alex menarik tangan Reina namun Reina meronta tak ingin dibawa


"kaka, jangan bawa kaka Reina!! lepasin jangan sakitin Kaka!" Ayana memukul tangan Alex, Alex berjongkok


"saya tidak nyakitin kaka Reina kok, kaka cuma mau anterin pulang karena ayah kaka Reina menyuruh Kaka buat jemput kaka Reina" ucap Alex dengan mendudukkan Ayana dipahanya


"ooh jadi kaka nggak bakal nyakitin kaka Reina?" tanya ayana dan diangguki oleh Alex

__ADS_1


"gue yang bawa dia kesini jadi gue yang bakal anterin dia!" ucap Alvin tegas, Alex menurunkan Ayana dan berdiri memandang datar Alvin


"terserah" datar Alex lalu membawa Reina pergi


"lo kenapa sih?! kaya nggak suka sama Alvin, emang lo kenal sama dia?" tanya Reina


Alex tidak menjawab pertanyaan tersebut dia hanya fokus mengendarai motornya, Reina yang merasa dicuekin langsung memukul punggung alex


"ada apa?" tanya Alex, jujur Alex dari tadi tidak mendengarkan reina berbicara apa, dia sedang melamun


"nggak!" ucap tegas Alex


Alex dan Reina sudah sampai dirumah, Reina masuk, ketika Reina disana dia langsung disuruh mandi dan siap-siap oleh bunda bahkan ada orang perias wajah


"Bun? kenapa ada tukang rias? bunda mau rapat sampe manggil mereka? kok tumben banget" ucap Reina bertanya karena sangat jarang perias wajah datang kerumah biasanya cuma acara tertentu


"o-oh i-itu, b-bunda keb-belakang dulu" bunda terbata-bata, Reina semakin curiga ada apa ini?

__ADS_1


"aneh banget sih? apa sekarang ulang tahun gue? tapi kan masih lama banget, kok gue curiga ya kaya bakal ada yang terjadi, tapi apa? kayaknya hari ini bukan hari spesial deh, argh ga tau lah bodo amat" Reina frustasi tidak tau apa yang terjadi dirumahnya


Reina yang sedang berdiri melamun, tiba-tiba dia dipanggil oleh orang rias untuk dirias


"eh buat apa ya?"tanya Reina


"a-anu itu saya cuma disuruh sama ibunya buat dandanin kamu" ucap periasnya yang masih lumayan muda


Reina hanya mengikuti ucapan mba-mba rias. "tapi yang tipis aja ya, kalo nggak cukup pake lipstik aja" ucap Reina, dia sangat risih jika terlalu tebal make up


"loh jangan lipstik doang dong, harus ada yang lain, tapi tenang saya akan make up yang tipis aja" ucap mba riasannya


Reina menatap dirinya di pantulan kaca, lumayan juga cara dandanin pikir Reina, setelah selesai make up Reina disuruh mengenakan baju yang sudah disiapkan, namun Reina tidak mau memakainya dia tidak menyukai baju yang disiapkan


baju yang dikenakan reina, Reina memilih bajunya sendiri, Reina lebih suka yang celana daripada rok


__ADS_1


__ADS_2