Love History

Love History
97


__ADS_3

Reina menempelkan kompres di sebelah mata Caca perlahan, setelah Caca tidak berteman dengan Farah kepribadian Caca menjadi lebih baik walaupun awalnya Reina sudah menduga kalau Caca tidak begitu jahat kepadanya cuma mungkin dia dulu masih 'takut' dengan Farah yang sikapnya sangat seperti Mak lampir. Reina juga sudah meminta izin kepada Risma untuk mengatakan kepada guru yang nanti datang ke kelas kalau dirinya ada di UKS untuk membantu Caca, sebenarnya itu juga taktik Reina supaya tidak mengikuti pelajaran


"Tumben lo sendiri biasanya sama Sely, dimana dia?" tanya Reina, Caca meletakkan minumannya di meja "Dia nggak berangkat karena ada urusan keluarga dan harus berangkat ke luar kota dia juga tidak akan berangkat sekolah 2 hari" jawab Caca. "Btw makasih ya lo udah bantuin gue dan bawain gue minum, tadi gue bener-bener nggak kontrol diri gue soalnya gue udah gedeg banget sama dia, masa dia tiba-tiba nabrak gue dan malah gue yang disalahin terus merembet ke masalah yang waktu itu ngomong gue nggak setia kawan, padahal dia yang kaya gitu" ucap Caca, Reina meletakkan kompres di wadah dan meletakkan di meja.

__ADS_1


"Iya nggak apa, gue juga kadang kesel banget sama mak lampir. Dia emang an**** dari dulu suka banget cari masalah sama orang apalagi gue yang udah lama musuhan sama dia" ucap Reina . "Eh iya gue minta maaf ya, dulu pernah bikin rusuh sama lo hehe" ucap Caca cengengesan. "Iya gue maafin, untung gue baik kalo nggak udah gue egkhh" ucap Reina dengan meletakan jarinya di lehernya


Reina sadar kalau Caca belum ganti baju. "Lo bisa masuk angin kalo pake baju itu terus, duh disini mana ada baju yakali nyediain baju kaya mall" ucap Reina, Caca menatap dirinya dan dia juga baru ingat kalau bajunya basah

__ADS_1


"Emm itu juga yang lagi gue pikir, apa mau pulang aja? ganti dirumah gitu atau dengan istilah lain bolos hihi" ucap Reina sebenarnya yang ingin bolos keluar dan berjalan-jalan. Caca menatap Reina dan tersenyum sumringah. "Ide cemerlang, ayo pulang!" ucap Caca bersemangat, Reina menghentikan Caca. "Pake mobil lo ya? gue nggak bawa mobil" ucap Reina, Caca mengiyakan. Sebelum itu Reina mengirim pesan kepada Risma untuk membawa tasnya ketika pulang nanti begitu pula dengan Caca yang meminta temannya untuk membawakan tasnya jika bel pulang berbunyi.


Reina dan Caca melihat sekitar dan berjalan menghindari cctv sekolahan, sampai di parkiran mobil dan di gerbang ternyata masih dijaga oleh pak satpam. "Aduh gimana nih ca?" tanya Reina Caca berfikir sejenak. "Gue punya edi!!" ucap Caca, Reina memukul pundak Caca. "IDE TO*O*" ucap Reina dengan geram

__ADS_1


"Iya itu maksud gue! sekarang lo diem disini buat gue yang ke sana, ini kunci mobil gue nanti kalo gue lagi ngomong sama satpam lo lari ke mobil gue yang disana terus tunggu sampe gue kasih tanda baru lo nyalain tuh mobil, understand?" ucap Caca, Reina mengangguk kepala setelah itu mereka mulai melakukan aksinya.


__ADS_2