
"gue yang bawa lo kesini!" ujar alvin, Reina yang merasa sekarang ia udah nggak dihukum bertanya kepada alvin
"gue udah nggak dihukum kan?!" Reina antusias bagaikan anak kecil yang diberi permen
"nggak" singkat alvin, Alvin pergi dari UKS. nggak lupa sebelum Alvin keluar ia memberikan obat penambah darah ke Reina, Reina menerima.
"ish pake obat-obatan segala, lagian cuma pusing kan dikasih teh aja paling sembuh" gumam Reina dan menaruh obat di meja.
Reina memilih untuk tiduran dan bermain hp, karena ia males untuk mengikuti pelajaran, Reina di UKS sampai jam istirahat ketika bel bunyi Reina keluar karena lapar dan pergi ke kantin dan ke warung Bu nun
"Bu saya mau pesen bakso 1" teriak Reina karena saking banyaknya orang sampai ia takut Bu nun nggak mendengarnya
"siap!!" balas Bu nun dengan teriak, Reina menunggu dengan duduk dibarisan pojok dengan bermain hp, baksonya sudah datang dimeja ketika akan mengucapkan terimakasih ternyata bukan Bu nun yang memberi tapi cowok bernama David katanya David suka sama Reina, namun Reina hanya menganggap angin lalu
"eh makasih, kok lo yang bawa?" heran Reina, kenapa malah David yang membawa baksonya
"sekalian aja, gue juga pesen" ucap David
"o-oh" jawab Reina, Reina menambahkan saos kecap dan sambal, ketika sedang mengaduk bakso, Alvin dan Aldo datang, dengan Alvin disamping Reina dan Aldo disamping David
"ish lo kenapa si?!" bisik Reina disamping Alvin, Alvin melihat wajah Reina dan memalingkan kembali wajahnya ke arah David
"nggk kenapa-kenapa, emang kenapa?" Alvin balik bertanya
"emmm ya nggak papa si" ucap Reina kemudian memakan baksonya, ketika sedang memakan bakso Reina merasa hawa yang sangat dingin disamping dan didepannya ia menoleh ke depan, David sedang beradu mata dengan Alvin keduannya sama-sama mengeluarkan aura yang dingin tapi tetap saja hawa dingin lebih menusuk dari arah Alvin entah apa yang membuatnya mereka seperti itu
"heh! kalian kenapa si?!" tanya Reina karena nggak tahan melihat mereka berdua beradu mata
Alvin menoleh melihat Reina dan menggeleng kepala, Reina yang merasa nggak mendapat jawaban lantas melihat ke David " nggak papa, lo makan aja" ujar David lembut membuat Alvin menatap tajam David
"oh oke!" ujar Reina melanjutkan makan bakso, Setelah selesai memakan bakso Reina pergi ke kelasnya
Reina sedang duduk tenang dan ada pemberitahuan dari kakak kelas untuk melakukan Out Bond yang berada di bukit
"yes bisa sekalian jalan-jalan" gumam Reina
__ADS_1
"out bond akan dilakukan hari Rabu dan Kamis kita menginap satu malam, paginya kita kumpul dan siap-siap untuk kembali" ucap anggota osis memberitahu
"kak harus bawa keperluan apa aja!" tanya seorang cewek dikelas
"bawa baju ganti, bawa tenda, satu tenda bisa berisi dua sampai empat orang, bawa kendaraan sendir yah! kalau ada yang mau barengan sama temennya boleh!, terus usahain semuanya sehat kalau perlu bawa obat yang menurut kalian penting, mungkin itu aja yah!" jawab anggota osis
"paham semua!" tanya anggota osis dengan tegas
"paham!" ucap semua isi kelas termasuk Reina
Anggota osis keluar dari kelas Reina, guru pun datang melanjutkan untuk mengajar di kelas. Reina mengikuti pembelajaran. Beberapa jam kemudian bel bunyi tanda pelajaran berakhir dan semua murid pulang kerumah masing-masing. Reina pergi ke parkiran untuk mengambil mobilnya. Namun dipertengahan jalan ia dipanggil oleh David
"Reina, gue anterin yah?!" David antusias
"aduh sorry banget gue bawa mobil, kapan-kapan aja ya" ujar Reina, David terlihat sangat kecewa namun Reina justru senang karena ia sebenarnya sangat males menghadapi cowok seperti David, walaupun David ganteng tapi tetap saja namanya nggak cinta!.
"aduh gue harus cabut dulu!" ujar Reina dengan melihat jam tangan
"o-oh i-iya ati-ati" ucap David. Reina masuk kedalam mobil dan pergi dari sekolahan, Reina nggak langsung pulang namun ia pergi ke cafe yang biasa ia dan Mita kunjungi
"silahkan" ucap mas yang membawa pesanan reina . Reina memakan burger dengan melihat sekitar, ternyata Alvin dan anggota osisnya datang sepertinya akan rapat untuk out bond, Reina hanya memandang sekilas dan melanjutkan memakan. burger habis Reina memakan es krim kesukaannya yaitu es krim coklat, dengan bermain hp
"hah!! apalagi ini ya ampun!" geram Reina melihat ia dan alvin pada saat ia digendong olehnya
" parah banget kenapa jadi rame gini! ish kenapa pada chat gue sih" heran Reina, kenapa juga ia dan alvin menjadi trending topik di sekolahannya? Reina mengirim pesan ke alvin, sebenarnya ia bisa saja ke tempat duduk Alvin dan temannya namun Reina malu untuk kesana
"lo, kenapa tadi gendong gue! sekarang lo liat kita jadi trending topik di sekolahan!!" Reina
"bknnnya mksih!" alvin
"tapi kan sekarang banyak yang chat gue, bahkan mak lampir jelekin nama gue di sosmed" Reina
"trs?" alvin
"ya lo ngmng sama yg bikin berita buat hps!" Reina
__ADS_1
/read
"ishh, siapa sih yang bikin berita gaje kaya gini!" Reina membuka handphone dan melihat berita tentang dirinya, ia hanya menjawab pesan dengan singkat.
POV Alvin
"gue cabut bentar" ujar Alvin lalu pergi
Alvin pergi ke tempat yang biasa ia gunakan yaitu rumah yang ada di daerah sepi jauh dari keramaian, Alvin membajak siapa yang membuat berita tentangnya dan Reina, Alvin terus mencari dan akhirnya ketemu siapa yang membuat berita
"lo pengin main-main ternyata!" gumam Alvin setelah mengetahui siapa yang membuat berita dan menjelekkan nama Reina
Alvin menghapus dan memblokir akun tersebut supaya tidak bisa meng-upload foto atau video.
Alvin juga memberi kejutan untuk yang memberi berita itu, ia menaruh gambar setan ketika dibuka itu akan mengagetkan, setelah melakukan apa yang harus dilakukan Alvin pergi ke cafe untuk rapat dengan anggota OSIS yang lain.
sedangkan disisi Reina
ketika Reina sedang melihat beritanya tiba-tiba berita itu hilang ia nggak memikirkan apapun kecuali senang karena berita itu sudah hilang Reina sudah mencari tetapi sudah hilang
"yeeahh hahahah ilang juga" teriak Reina tanpa sadar membuat pengunjung termasuk anggota osis melihatnya, Reina yang merasa udara terasa aneh melihat sekitar dan menyadari bahwa ia ditatap semua pengunjung
"aahh maaf sudah menganggu kenyamanan, silakan lanjut makan" reina berbicara dengan ramah karena ia juga sangat malu
ketika sedang senang pintu terbuka dan terlihat Alvin baru saja masuk, Reina langsung mengirim pesan kepada alvin
"gue nggk tau kenapa tiba-tiba beritanya ilang, tapi gue seneng banget! tapi siapa yang bikin berita dan sekarang nama gue udah jelek" Reina
"cuma orang yang iri" Alvin
"iri? maksudnya yang bikin berita itu nggak suka sama gue?" tanya Reina kepada dirinya
"bodo ah yang penting berita udah nggak ada, nama gue tapi udah jelek gimana nih" pikir Reina
Reina menghabiskan es krim yang tadi sempat ia letakan dimeja saja karena sedang mengurus tentang berita. setelah menghabiskan es krim Reina pulang ke rumah untuk istirahat dan mencari siapa yang telah membuat berita itu
__ADS_1