Love History

Love History
107


__ADS_3

Reina bertambah bingung apa yang telah dilakukan ayahnya sampai membuat orang tersebut sangat marah dan berambisi untuk membunuh semua keluarga Ricolas


"A-apa yang membuat lo marah?" tanya Reina dengan memegang lengan alex. Orang tersebut seperti akan mengatakan namun terhenti oleh ayah yang langsung berbicara


"Cukup!!! masalahmu denganku maka tuntaskan denganku jangan lakukan itu ke keluargaku!!" ucap ayah dengan tangan berlumuran darah setelah menusukkan pisau ke perut lawannya


"Apa kau takut aku akan memberitahu semua ke keluargamu itu? hahahaha"ucap orang misterius tersebut


"Avandy Ricolas cepat ikut saya, sendiri tidak ada yang ikut selainnya" ucap orang misterius tersebut menyuruh ayah untuk ikut dengannya

__ADS_1


Tidak tahu apa yang terjadi ayah mengiyakan begitu saja, Reina dan bunda juga heran tidak biasanya ayah akan mengikuti ucapan dari orang yang membuatnya marah


"Ayah" panggil Reina, ayah menghentikan langkahnya tanpa menengok kebelakang ayah mengatakan. "Cepatlah pergi dan bawa bundamu" ucap ayah lalu kembali melanjutkan jalan dengan di samping kanan kirinya adalah anak buah orang misterius tersebut


"Yah! jangan pergi, ada apa ayah?!! jangan pergi" teriak bunda berlari mengejar ayah namun justru didorong keras oleh anak buah orang misterius


"Lo nggak usah kasar sama nyokap gue!! Ayah kalo lo nggak berhenti dan balik kesini gue nggak akan anggap lo ayah gue!!" teriak Reina berusaha membuat ayahnya kembali namun usahanya sia-sia karena ayah tidak mendengarkan reina dan tetap pergi


Setelah ayah benar-benar tidak terlihat, Reina menatap tajam Alex seolah bertanya kepada dirinya tidak membantu ayah

__ADS_1


"Bun, bunda tenang sekarang kita pulang dulu nanti bikin strategi ya" ucap Reina mencoba menenangkan bunda walaupun dirinya juga tidak bisa tenang


"Ayah kamu kenapa?? kenapa dia nggak ngelawan malah dia menyerahkan dirinya huhu, apa yang telah dia perbuat sampai dia tidak ingin kita tau??" tangis bunda dengan bertanya-tanya. Reina memeluk bunda erat


"Aku juga nggak tau bun, t-tapi kita pasti akan tau nantinya, sekarang ikut Reina pulang dulu ya pasti bunda juga cape" ucap Reina mengelap air mata bunda


Akhirnya bunda mau pulang bersamanya, Reina dan bunda menaiki motor dengan berbonceng. Reina menolak membonceng alex karena masih merasa marah dengannya yang tidak ikut menghentikan ayah dan melawan mereka


Reina yang didepan sedangkan bunda duduk membonceng karena Reina tidak ingin bundanya tidak konsen ketika menyetir. Dibelakang Reina Alex dan semua anak buah Alex dan ayah orang yang mendengar ramainya motor yang digunakan mereka melihat ke luar, Reina tidak menghiraukan orang-orang yang membicarakan dirinya dan bunda karena perempuan sendiri di antara banyaknya laki-laki

__ADS_1


Reina dan bunda sampai di rumah dan anak buah Alex dan ayah pergi ke tujuan masing-masing, Alex tetap ikut ke rumah Reina untuk ikut berjaga dan memberi tau sebenarnya kenapa dia tidak membantu ayah tadi


Reina mematikan motor dan turun, Reina memapah bunda dan bergandengan karena bunda terlihat lemas akibat kejadian tadi yang membuat bunda shock


__ADS_2