
Ayana sangat senang bermain kesana-kemari, dari permainan mandi bola, tinju yang khusus anak, dan kereta. Reina juga sangat senang, dia mengabadikannya dengan memotret ayana ketika bermain dia juga memanggil Ayana untuk berselfie, Ayana tertawa senang ketika menaiki seluncuran, mungkin rasa geli menyelimutinya ketika meluncur turun
"ayana, kaka mau beli minum dulu sebentar. kamu mau ikut apa disini?" tanya Reina ketika melihat Ayana kelelahan namun tetap bermain
"aku mau disini aja!" ucap ayana
"kalo gitu Ayana nggak boleh kemana-mana! inget harus tetep main disini jangan keluar dan kalo bisa Ayana duduk dulu, tuh liat keringetan sini lap dulu" ucap Reina mengelap keringat ayana yang ada di dahi, Reina juga mengatakan kepada ayana untuk tetep disini tidak pergi kemanapun sebelum dirinya kembali
Reina meninggalkan ayana yang sedang bermain, dia pergi mencari minuman untuknya dan ayana, setelah melihat ada yang menjual es dia langsung menghampiri dan membeli es, tepatnya es boba untuknya dan dia membeli es susu untuk ayana, lumayan lama dia menunggu karena disana juga ada beberapa orang yang membeli tak heran banyak yang mengantri sebab rumor yang beredar kalau minuman yang dijual disini itu sangat enak, Reina mempercayai karena menurutnya setiap ada kata 'es' tetap enak. Tapi ya itu dia selalu dimarahi oleh bunda karena selalu meminum es
__ADS_1
setelah menunggu beberapa menit, sekarang giliran Reina yang memesan, Reina memesan es boba dan es susu. Reina menunggu dengan sabar, dan setelah selesai dia membayar dan langsung pergi untuk ke tempat yang Ayana bermain, sesampainya disana dia mencari dimana Ayana dia juga mencari di terakhir Ayana bermain yaitu di tempat seluncuran, Reina menenangkan diri
"tenang, Ayana pasti lagi disana, ya pasti bener" Reina langsung berlari ke tempat yang menurutnya ada ayana, namun sesampainya disana dia tidak menemukan Ayana
raut khawatir dan takut menghampiri Reina, Reina khawatir kalau Ayana kenapa-kenapa dan takut Ayana diculik, namun setelah berfikir ulang Ayana tidak mungkin diculik bagaimana bisa di mall sebesar ini ada penculik?
tapi tetap saja hilangnya Ayana membuatnya gelisah tak karuan, Reina mencoba bertanya kepada orang-orang yang melintas dengan menunjukkan foto Ayana, namun semuanya tidak ada yang tahu. Reina bingung harus bagaimana di dalam mall sebesar ini anak kecil hilang, bagaimana dia bisa menemukan Ayana
Reina kembali ke tempat yang terakhir dia melihat Ayana, dia mencoba bertanya lagi dengan orang yang sedari disana bersamanya
__ADS_1
"mba, tadi mba liat anak kecil yang sama saya disini? ini fotonya" tanya Reina dengan menyodorkan foto yang ada di handphonenya
"oh anak kecil itu anak mba? tadi dibawa sama cowok, kirain itu ayahnya jadi saya biarin" ucap mba yang di tanya oleh Reina
"hish kenapa dibiarin! y-ya udah sekarang mba kasih tau kemana perginya mereka?" tanya Reina cepat
"tadi kayaknya ke sana, terus kemana lagi saya lupa, maaf ya mba" ucap mba tadi dengan tidak enak, Reina mengiyakan dan berterimakasih lalu pergi mencari ayana lagi
"sebenarnya siapa yang bawa Ayana? ayah? nggak mungkin!" bingung Reina
__ADS_1
Reina terus mencari ayana, berjalan sesuai yang tadi mba-mba itu bilang, sudah beberapa toko dia lewat dan dia masuki namun tidak ketemu, Reina berdoa semoga cepat ketemu.