Love History

Love History
#3


__ADS_3

Reina pergi ke toko hewan di jln.xxx untuk membeli kelinci, setelah sampai di toko hewan Reina memilih kelinci betina bewarna putih seperti Roby, namun Reina juga melihat sepasang kelinci


"pak itu kelinci udah sepasang atau sesama jenis?". tanya Reina


"oh itu mah sudah sepasang neng, udah kaya jodoh kalo itu". jawab si bapak


"wah saya mau itu dong pak, sama yang ini satu". setelah itu Reina membayar kelinci itu


ketika dalam mobil Reina kehausan dan ia memilih untuk beli minuman dan sedikit snack di minimarket, ketika sampai Reina langsung turun dan memilih minuman


"yang mana yang bikin seger?". Reina memilih sampai ke bagian bawah dan melihat minuman yang seperti menyegarkan


"kayanya ini enak, dah lah ini aja". gumam Reina


ketika ia berdiri dan berbalik wajah Reina menabrak dada cowo yang didepannya dia sangat tinggi cowo itu melebihi tinggi Reina, Reina hanya sampai dada cowo itu


"aduh yang bener dong". gerutu Reina


"jangan bikin jantungan anak orang". sambung Reina


cowo itu hanya melihat Reina dan meninggalkan Reina yang berdiri


"wah songgong banget lo,awas aja kalo ketemu!". geram Reina


"huftt sabar Rei sabar". Reina menenangkan diri

__ADS_1


Reina membayar lalu meminumnya setelah itu ia kembali ke mobilnya dan pulang kerumah


setelah sampai dirumah ia meminta bantuan pak satpam supaya membawakan kelincinya ke taman belakang


"aduh cape banget, gerah". Reina menyalakan ac dikamarnya itu


Reina bermain hp banyak pesan dari grup kelasnya dan yang menjadi topik digrup itu murid yang akan pindah disekolahan kita, Reina hanya menanggapi singkat dan mengsilent grupnya agar tidak terus berisik Reina menaruh hp dimeja belajar dan ia tiduran menghadap atas tiba-tiba Reina tertidur lelap.


bunda yang sedang di kebun dan melihat mobil putrinya pergi untuk melihatnya ketika mengetuk pintu namun tidak ada sautan dari dalam jadi bunda masuk dan melihat Reina sedang tertidur terlentang


"ya ampun Rei, cape banget yah". ucap bunda lalu mencium kening putrinya


"selalu sehat ya sayang biar bunda tetep semangat". ucap bunda, lalu menyelimuti tubuh Reina


"non bangun sudah sore, bentar lagi kan mau kerumah non Mita". ucap bibi sambil menggoyangkan tangan Reina


"bentar bi, 5 menit lagi". gumam Reina


"jangan non di bawah nyonya sudah nungguin". desak bibi


hhuueemm... Reina menguap dan meregangkan tubuhnya


"iya bi aku mau mandi dulu, bibi tolong bilang ke bunda sama ayah suruh jalan dulu aja aku mau mandi kalo nunggu aku pasti lama". ujar Reina


"oke". jawab bibi

__ADS_1


setelah bibi keluar sebenarnya Reina belum mandi ia masih mengumpulkan nyawa, tiba-tiba terdengar suara ayah dari bawah


"Rei ayah sama bunda berangkat dulu,kamu boleh pake mobil tapi ingat jangan ngebut!".ucap ayah


"kalau sampai mobil itu lecet walau sedikit saja kau ga boleh bawa mobil". sambung ayah


gleg Reina menelan ludah dengan ancaman ayahnya


"i-iya ayah, tenang ajah sekarang ga bakal kenapa-kenapa tuh mobil". teriak Reina


kemudian terdengar suara mobil dinyalakan tanda kalau ayah dan bunda akan berangkat.


Reina mulai mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke rumah Mita


setelah selesai mandi ia segera memakai baju dan mengoles sedikit makeup di wajah cantiknya, Reina menyisir rambutnya yang hanya sepanjang bawah bahu


"gue pakai yang mana ya?". bingung Reina


"ah mungkin pakai gelang,anting sama kalung aja". gumam Reina


Reina memilih sepatu yang tidak tinggi hanya yang biasa karena ia tidak menyukai high heels karena menurutnya sangat merepotkan jika menggunakannya


"hm good". ucap Reina ketika melihat pantulan wajahnya di cermin


setelah selesai Reina turun ke bawah dan mengambil kunci mobil lalu pergi kerumah mita

__ADS_1


__ADS_2