
Karena Alex terus merengek untuk disuapi, Reina jadi menyuapi Alex
"Buka mulutmu aaa~" ucap Reina yang juga memeragakan mulut terbuka
"Gimana enak nggak?" tanya Reina yang juga mengambil wadah miliknya
"Enak" singkat Alex
Alex kembali membuka mulutnya karena Reina memberikannya suapan lagi. Alex mencium Reina yang akan memakan makanan, Alex juga mendorong makanan yang ada di mulutnya kedalam mulut Reina
Glekk
Reina menelan makanan yang Alex masukan kedalam mulutnya
"Hm lebih manis" ucap Alex yang akan kembali mencium Reina tetapi Reina bisa menghindar
"Lo!!" ucap Reina dengan menunjuk Alex
"Kenapa?" tanya Alex dengan mengusap pipi Reina. Reina dibuat merinding oleh Alex dia buru-buru pergi dari dapur
"Loh dimana makanannya? terus Alex mana?" tanya bunda yang sedari tadi duduk di sofa menonton TV
__ADS_1
"Udah abis" ucap Reina dengan cepat lalu duduk di samping bunda
Alex yang baru datang dari dapur tersenyum melihat Reina yang berada didekat bunda dengan raut wajah takut tapi menurut Alex itu sangat menggemaskan.
"Nak sini duduk" ucap bunda menyuruh Alex duduk disampingnya, Alex menurut dan duduk disamping bunda. Sekarang bunda berada diantara Alex dan Reina
Bunda mengelus tangan Alex dan mengusap pelan rambut Reina yang masih senderan di pundak Bunda
"Makasih ya sudah mau jagain Reina, Bunda khawatir kalau tiba-tiba Reina-"
"Ssstt bunda ngomong apa sih? Reina akan baik-baik aja bunda" ucap Reina yang menyela omongan bunda
"Makanya kamu harus nurut sama Alex sayang biar bunda juga tenang, janji ya sama bunda" ucap bunda menatap dalam Reina
"Nah ini baru anak Bunda" ucap bunda dengan memeluk Reina
"Oh iya kamu bilang katanya nggak mau yang gede acaranya?" tanya bunda dengan melepas pelukannya
"Iya bun, Reina maunya gitu" ucap Reina
"Ya sudah untuk tamunya keluarga kita sama Alex aja juga RT sini ya" ucap bunda, Reina menatap bunda dengan tidak percaya namun dia senang karena bunda mengiyakan keinginannya
"Makasih Bun" Reina lagi-lagi memeluk Bunda dan matanya bertemu dengan Alex
__ADS_1
Alex tersenyum dan mengusap pipi Reina, Reina menatap Alex dan melepaskan pelukan
"Lo nggak marah kan?" tanya Reina menatap Alex
"Buat apa marah kalau bunda juga bolehin" ucap Alex
Malam harinya Alex masih dirumah Reina dan mengikuti makan malam bersama. Reina makan dengan santai begitu juga yang lain, bunda memberikan makanan kepada suaminya dan mengisi air kedalam gelas ayah romantis sekali bundaku benak Reina yang menatap bunda dan ayahnya
"Nih kamu kalo udah nikah juga harus layani suami kamu kaya gini" ucap ayah menyindir Reina. Reina mendengus kesal karena ucapan ayah tetapi dia juga mengiyakan
"Dan juga Alex kamu harus menjaga anak saya dengan baik, dia itu sedikit nakal jadi hukum saja dia kalo salah" ucap ayah kembali memojokkan Reina
"Astaga ayahh" Reina hanya bisa menghela nafasnya
"Yang diomong ayah salah?" tanya ayah
"Iya salah... harusnya ayah ngomong Reina itu anak yang pinter baik dan rajin gitu jangan ngomong nakal!" ucap Reina membuat ayah tertawa
"Tapi itu nyata sayang" ucap ayah
"Baiklah terserah ayah aja" ucap Reina frustasi
Semua tertawa menatap Reina dan bunda menghentikan perdebatan antara anak dan ayah, semua kembali makan dengan tenang sampai selesai.
__ADS_1