Love History

Love History
67


__ADS_3

Alex sempat menautkan alisnya namun sedetik kemudian dia menarik bibirnya, sedangkan Reina yang melihat itu semakin yakin kalau dibalik kecelakaan Alvin ada hubungannya dengan Alex


"lo kan yang udah nyebabin Alvin jatuh ke sungai?!"tanya Reina dengan melepas tangannya dari genggaman Alex


"ikut saya dulu" ucap Alex yang mendahului pergi menuju mobil, Reina mengikuti dari belakang dan duduk disamping alex


"jawab! bener kan lo dibalik semua kecelakaan Alvin!"desak Reina, Alex menatap sangat dalam mata Reina


"iya" tegas Alex, lalu menyalakan mobilnya dan pergi untuk pulang


"lo kenapa sih ha? Alvin salah apa sama lo! bisa-bisanya Lo bikin dia celaka! gue benar-benar nggak nyangka, sekarang turun gue disini! cepet!" marah Reina, Reina sungguh kecewa kenapa bisa Alex yang Reina pikir tidak pernah kenal bisa melakukan hal yang begitu kejam


"tidak!" ucap Alex yang justru menambah kecepatan mobil

__ADS_1


"anj*r gue bilang berhenti! lo budeg apa?!" Reina berpegangan pada sabuk pengaman yang melingkar diantara perut dan dada


"kita akan pulang, tidak bisa dibantah!" dingin Alex, Reina tidak mau pulang sebelum menemukan Alvin


"nggak! sekarang lo berhentiin nih mobil apa gue bakal loncat?!" Reina mengancam


"nggak usah main-main Reina!" marah Alex membuat Reina sempat takut namun dia melawan rasa takutnya


"gue nggak main-main, gue serius! dan sekarang lo bakal berhenti atau lo mau gue loncat? gue bakal itung sampe tiga, satu...dua...dua seperempat...dua setengah...dua pas...tiga!" reina sudah membuka pintu mobil dan juga bersamaan dengan Alex mengerem kendaraan tersebut.


"Reina! saya bilang stop!" teriak Alex, namun Reina tetap pergi Alex tak sempat untuk mengejar karena banyak kendaraan yang melintas


"pak cepat jalan! nanti saya kasih tau arahnya!" ucap reina setelah berhasil menumpangi taksi

__ADS_1


"baik mba" mobil tersebut jalan, Reina memberi tau lokasi yang akan menjadi tempatnya berhenti


sekitar 27 menit kemudian Reina sampai di jembatan yang menjadi tempat kecelakaan Alvin


"maaf mba disini kayaknya ditutup jalannya, ada kecelakaan sepertinya" ucap bapak-bapak taksi tersebut


"oh ya sudah pak saya berhenti di sini saja, ini uangnya terimakasih ya pak" Reina turun dari mobil setelah membayar taksi. Dia langsung berlari ke arah yang banyak petugas dia akan bertanya terlebih dahulu bagaimana perkembangannya.


setelah bertanya dengan petugas ternyata korban sudah ditemukan dengan keadaan kaki yang patah dengan wajah yang rusak sepertinya setelah kecelakaan wajah mengenai benda keras berkali-kali dan membuat wajahnya menjadi tidak terbentuk


Reina yang melihat jenazah didalam mobil ambulance langsung menghampiri dan menangis


"Alvin! bangun, Lo pasti bercanda kan?! gue tau lo pasti bangun, lo denger suara gue kan? gue mohon lo bangun, gue, gue nggak mau lo pergi dulu" tangis Reina setelah berada disamping jenazah Alvin

__ADS_1


"mba kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya, lebih baik mba kabarin orang tuannya atau saudaranya, kami sudah mencari orang tua dan saudaranya namun tidak menemukan hasil, kalau mba siapa?" tanya petugas tersebut


"saya temen deketnya pak" jawab Reina, Reina juga berfikir kemana orang tua Alvin, memang dirinya tidak pernah melihat atau mengetahui seperti apa orang tua Alvin


__ADS_2