Love History

Love History
64


__ADS_3

"bapak bukannya terimakasih karena dibantuin malah nolak, saya itu temen deketnya pak!" ucap Reina yang semakin tersulut emosi, Reina akan melenggang pergi namun dia ditahan oleh polisi tersebut bahkan ada polisi lain yang datang untuk menghentikan Reina


"kalau kamu kenapa-kenapa justru kamu menghambat pencarian! sekarang kamu pergi saja dari sini dan tolong jangan membuat kekacauan disini!" ucap polisi


Reina tetap ingin masuk dan akhirnya Reina dibawa keluar dari sana


"pak lepasin! saya itu mau cari Alvin! dia korban kecelakaan! saya mau ikut cari!" ucap Reina yang masih tetap ingin mencari Alvin


"tolong diam! atau kamu akan mendapat masalah karena terus menghambat proses pencarian ini!" tegas polisi tersebut


Reina yang tak habis ide, dia akhirnya mengiyakan polisi tersebut dan pergi dari sana, namun ketika polisi tersebut sudah tidak ada Reina langsung pergi ke tempat TKP dan dia ikut menyusuri sungai yang menjadi tempat terjatuhnya mobil Alvin


"Alvin! lo denger gue kan?!" teriak Reina memanggil-manggil nama Alvin


"Alvin!" teriak Reina lebih kencang


sedangkan disisi lain, David sedang mencari keberadaan Reina karena banyak orang yang menonton membuat David kewalahan mencari Reina


"Reina!" seru David memanggil nama Reina namun tidak ada menjawabnya. David melihat ada polisi dia berfikir akan...

__ADS_1


"ya! polisi! gue bakal tanya ke polisi" David berlari untuk bertanya kepada polisi


"maaf pak, saya mau tanya bapak liat cewek rambutnya ya sebawah bahu terus pake seragam sama kaya saya" tanya David dengan memberi ciri-ciri Reina


"kamu temannya? tadi dia kesini katanya mau ikut mencari namun kami menolak karena itu pastinya akan menghambat pencarian tapi dia tetep kekeh untuk ikut mencari dan saya membawanya pergi dari sini dan kalau saya liat dia sudah pergi" jawab polisi tersebut


"kalo perginya bapak tau kearah mana?" tanya David


"tadi pergi kearah kanan, setelah itu saya tidak tau"jawab polisi


"baik kalau gitu terimakasih, maaf mengganggu" David pergi kembali untuk mencari Reina


"Alvin! lo dimana sih? please lo jangan pergi" ucap Reina sendu dengan menundukkan kepalanya


Namun tiba-tiba ada yang memanggilnya


"hei! siapa kamu?!" tanya petugas yang sedang mencari Alvin


"s-saya, saya sedang mencari korban pak, korban itu adalah teman saya" ucap Reina jujur

__ADS_1


"tapi tidak baik kamu perempuan sendiri di sungai seperti ini, jadi sekarang pergi ke tepi dan tunggu saja berita selanjutnya dari kami!" saran petugas tersebut


"tidak pak saya masih mau mencari Alvin!" ucap Reina lalu mendayung sampan kecil yang menjadi tumpangannya


"berhenti! tunggu, cepat kalian kejar dia dan pastikan dia berada di darat" ucap petugas tersebut memerintah


"dan jangan lupakan keselamatan! keselamatan tetep nomer 1!" ucap petugas


"baik!" jawab petugas lain


Reina mendayung sampannya untuk menghindari kejaran petugas, Reina yang kelelahan mendayung sedangkan petugas menggunakan alat supaya lebih cepat tentu saja lebih cepat mengejar Reina


"hah hah capek banget, aduh mereka udah udah deket lagi, gimana nih?" Reina kebingungan karena tangannya juga sudah sangat pegal-pegal dan untuk menggerakkan sampannya juga lumayan berat, Reina menengok kebelakang dan sudah tepat dibelakangnya petugas tersebut


"diam, kamu diam!" ucap petugas tersebut setelah berdiri di sampan Reina


"pak, saya mau ikut mencari Alvin! cuma itu doang! nggak ada yang aneh-aneh bapaak!" Reina menjelaskan


"kamu bukan membantu tapi kamu memperlama pencarian! sekarang diem!" petugas yang lain memegangi tangan Reina dan membawanya ke darat

__ADS_1


__ADS_2