Love History

Love History
125


__ADS_3

Alex menjadi guru di kelas Reina selain itu Alex juga ingin memantau Reina ketika di sekolahan dan kelas, sedikit terkejut ketika melihat Reina yang tertidur disaat jam pelajaran. Sedangkan Reina saat ini harus menjalankan hukuman karena telah tidur dikelas saat jam pelajaran, Reina dihukum untuk membersihkan toilet.


"Arrhh dia kenapa bisa di sini sih? lagian kenapa bisa jadi guru coba" kesal Reina dengan menghentakkan alat pel lantai


"Kalau terus menggerutu, hukumanmu tidak akan selesai" ucap seseorang dari belakang, Reina menghela nafas sebelum berbalik badan dia sudah menduga siapa orang yang berbicara dengannya, siapa lagi kalau bukan Alex


"Terserah gue, btw lo kenapa jadi guru disekolah gue?" tanya Reina tanpa basa-basi


"Terserah saya" singkat Alex tanpa beralih menatap Reina


Reina menatap jengkel Alex karena membalikkan kata-katanya, akhirnya Reina kembali membersihkan toilet dengan menutupi hidungnya karena bau di toilet sangat hftt sulit dijelaskan

__ADS_1


"Cepat bersihkan dan setelah itu pergi beristirahat di kantin" ujar Alex, Reina mengira kalau dia boleh langsung beristirahat "Wah lo emang terbaik, gue cabut dulu ya" ujar Reina yang meletakkan gagang pel


"Eits mau kemana kamu?" tanya Alex menutupi pintu toilet dengan badannya. Reina mendongak dan menatap manik-manik Alex. "Tadi lo bilang kalau gue boleh istirahat, masa baru beberapa detik udah pikun sih" ucap Reina


"Saya bilang bersihkan dulu baru beristirahat, cepat bersihkan. Semakin cepat dibersihkan semakin cepat juga kamu bisa beristirahat" ucap Alex


"Aish lo masa tega banget sama gue" ucap Reina mencoba membuat muka memelas. *kalau bukan karena harus bersihin toilet, gue nggak mau taro muka kaya gini depan lo si songong bermuka jalan tol!!!* Teriak Reina dibenak


"Wajah apa seperti itu? menjijikkan" ucap Alex membuat Reina ingin menyiram Alex menggunakan air toilet


Alex menarik senyum dibibirnya dan mengacak-acak rambut Reina gemas dia juga mendekatkan wajahnya didepan Reina

__ADS_1


"Saya suka kamu penurut" bisik Alex mencium pipi Reina yang sempat membuat Reina kaget


"Saya pergi dan jangan meninggalkan tanggung jawab untuk membersihkan toilet" ucap Alex lalu pergi


Sedangkan Reina masih menetralkan detak jantungnya yang berpacu kencang bagaikan air yang jatuh dari ketinggian. Reina memegang pipi dan dadanya


"Hah gila" gumam Reina lalu membersihkan toilet


Farah sedang berjalan sendirian karena tidak ada yang ingin berteman dengannya, dia mendengar kalau Reina mendapatkan hukuman dari guru baru yang ganteng langsung pergi menghampiri tempat hukuman Reina sesampainya disana Farah mencoba memprovokasi Reina namun Reina tidak menganggap adanya Farah disana justru dia tetap santai menjalankan hukumannya


Merasa diabaikan Farah menarik rambut Reina membuat Reina mendongak ke atas dan sedikit merasa sakit di kepalanya. "Lo nggak liat ada gue hah?!"marah Farah

__ADS_1


Reina memukul kepala Farah sehingga Farah melepaskan tangan dari rambut Reina. "Gue baru tau kalau gue bisa liat mahkluk halus, omg dedemit mana sih ini kok jelek banget" celetuk Reina membuat Farah naik pitam, Farah sangat marah ketika dirinya di sebut setan oleh Reina


"Breng*** rasain nih" ucap Farah lalu menjambak rambut Reina dengan kencang tetapi Reina masih bisa menghindar dan Reina mengambil pel yang ada disamping kanannya. Reina memukul Farah menggunakan gagang pel selain itu Reina juga menciptakan air pel kotor di baju Farah


__ADS_2