Love History

Love History
#5


__ADS_3

Setelah menghabiskan makanan, Reina dan Mita pergi ke pasar malam karena ia dengan pengunjung yang membicarakan pasar malam yang lumayan dekat dengan mall yang mereka diami sekarang, Reina dan Mita langsung tatapan dan mengerti akan maksud dua sahabat itu


"let's go". seru mereka berdua


mereka pergi keluar dan masuk ke mobil untuk pergi ke pasar malam, mereka sangat senang karena bisa pergi jalan-jalan.


mereka sampai di pasar malam yang sangat ramai banyak permainan dan ramai anak kecil bahkan ada juga yang sedang kencan


"Mita lo ga mau kaya mereka". Reina mengejek Mita yang sampai sekarang tidak punya pacar


"dih ngejek diri sendiri, lo aja ga punya pacar". ejek Mita


"hehhe gue kan mahal ga mudah didapetin". sanggah Reina


"gue not cheap". sambung Reina


"iya deh iya". pasrah mita


ketika sedang melihat-lihat permainan, Reina mengajak mita untuk menaiki kora-kora, permainan berbentuk perahu menggantung yang dilontang-lantingkan


"Rei lo yakin naik ginian? yang lain aja kaya bebek-bebekan". ucap mita, karena mita juga takut untuk naik wahana kora-kora


"udah coba dulu, gue juga ga yakin tapi gue kepo pengin nyoba udah ah ayo buru". ucap Reina membuat mita hanya pasrah dan berdoa semua ia tetap hidup


setelah membeli tiket dan duduk ditempat bagian tengah karena Reina dan Mita sama-sama takut untuk duduk di bagian belakang mereka berdua selama permainan selalu menutup mata Reina dan Mita berteriak sangat kencang saking takutnya


"aaaarghhhhh makk tolong makk". histeris Reina


"ini gara-gara lo Reinaaaaa". geram mita


"aaarrggghhh brisik lo". balas Reina


"AARGGHHHHH". mereka berteriak histeris


setelah mereka selesai menaiki kora-kora mereka memilih untuk istirahat dulu karena wahana itu membuat mereka mual pusing


"aduh ga lagi-lagi gue naik itu". ucap Reina dengan memegang kepalanya yang terasa pusing


"bener ga lagi-lagi gue nurutin kemauan lo yang bikin jantungan". balas Mita


mereka membeli minuman untuk mengembalikan stamina, setelah itu mereka merasa lebih baik dan melanjutkan menaiki wahana yang lain


"Rei gue pengin masuk ke sana". Mita menunjuk ke arah rumah hantu yang ada di pasar malam


"duh Mita lo ga mau yang lain apah gue takut!". Reina takut


"gapapa kan ada gue". sombong Mita


"lah lo mah selalu ngomong 'gapapa kan ada gue'. terus". celetuk Reina

__ADS_1


"udah ayo". Mita menggeret tangan Reina


mereka masuk kedalam setelah membeli tiket dan kata petugasnya supaya jangan berpencar


"ya ampun ngeri banget si" ucap Reina


"namanya juga rumah hantu Rei" jawab Mita


aaaarghhhhh Reina berteriak ketika melihat tangan tiba-tiba ada didepannya, dan Mita yang kaget langsung lari menarik tangan Reina karena sedari masuk mereka selalu berpegangan tangan


"huft huft cap-pee" ucap Mita


"i-iyaa". jawab Reina


ketika mereka sedang menstabilkan nafas tiba-tiba dari arah belakang mereka merasa ada yang mendekat ketika mita menoleh ia melihat ada pocong yang sedang meloncat-loncat ke arah mereka


"aaargghhh reinaaa ayo larii jangan liat belakang" Mita segera membawa Reina lari menjauh


"aaaah ada apaa" kaget Reina karena ia belum juga bernapas lega langsung ditarik untuk lari


"di belakang ada yang loncat-loncat". teriak Mita


"aargghhhh setann" teriak Reina ketika melihat ada pocong sedang loncat-loncat kearahnya namun ada satu lagi yang membuat ia teriak kencang, namun ada kuntilanak yang juga mengejar nya


Reina yang terlalu takut langsung lari meninggalkan mita yang juga sedang berlari, Reina lari belok kiri dan Mita lari lurus. mereka tidak sadar kalau mereka telah berpisah


"aaargghh setan pergi lo pergiiii" teriak Reina


"hiks hiks bundaaa" tangis Reina


"Lo kenapa" suara laki-laki dihadapannya


"hah" Reina mengarahkan wajahnya ke arah melihat lelaki yang berbicara dengannya


"gue manusia bukan setan". ucap laki laki itu


"m-maaf gue tadi ga liat Lo" Reina meminta maaf ke laki-laki yang telah ia tabrak


"heheh tenang soalnya bukan gue yang lo tabrak" jawab laki-laki itu


"oh iya kenalin gue aldo, dan ini orang yang tadi lo tabrak" lelaki yang bernama aldo memperkenalkan diri


"iya gue Reina, emm maaf tadi gue ga liat lo" ucap Reina yang tidak begitu memperhatikan orang yang telah ia tabrak karena ia sedang mencari handphone nya


"hm" singkat cowo itu


"astaga mitaa" gumam Reina ketika sadar bahwa sahabatnya masih tertinggal


Reina segera menelfon sahabatnya itu namun belum dijawab membuat Reina merasa khawatir

__ADS_1


"duh tuh anak kemana si? dia yang ngajak dia juga yang ngilang" gumam Reina


drett drettt bunyi ponsel Reina


"halo mit" ucap Reina


"halo lo dimana si? gue nyariin Lo". ucap diseberang sana


"gue masih didalem nih lo dimana?" tanya Reina


"gue udah keluar tadi dibantu petugas hehehe". terdengar suara cengengesan


"benar-benar lo" Reina mematikan teleponnya


setelah selesai mematikan telefon ia ingin keluar namun Reina tidak tau arah untuk keluar Reina melihat ke arah cowo yang tadi mulai menghilang Reina mengikuti mereka dari belakang, setelah mengikuti akhirnya Reina keluar dari rumah hantu itu


ketika keluar Reina melihat Mita yang sedang duduk di kursi sambil meminum es


"wah keterlaluan lo ninggalin gue sendiri" ucap Reina


"pikun apa gimana sih, kan Lo yang pertama lari ninggalin gue" ucap mita


"kan gue reflek ya sorry" ucap Reina


"dah gapapa, nih gue beliin lo es" Mita memberikan satu es yang sama seperti dirinya ke Reina


ketika sedang tertawa-tawa bersama Mita melihat ke arah jam tangan yang melingkar di lengan mulusnya


"astaga Rei" Mita terkejut bahkan sampai berdiri


"lo kenapa?" bingung Reina


"sekarang udah jam 11.51" panik mita


"apa!! ayo cepet kita pulang" Reina segera pergi dari sana dan menaiki mobilnya


tanpa mereka sadari dari tadi ada yang mengintai mereka lebih tepatnya ke Reina dia adalah cowo yang tadi Reina tabrak


Reina mengebut karena ia sangat takut kalau tidak boleh mengendarai mobilnya itu


ketika di lampu merah Reina tetap jalan karena daerah sepi Reina tidak memikirkan apa yang akan terjadi jika ia melanggar lampu lalu lintas yang ia pikirkan hanya bisa pulang sebelum jam 12 tepat


"Mita lo pegangan aja gue mau ngebut lagi" ucap Reina


"Lo pelan dikit kek gue takut banget gilaaa"geram mita


"ga ada waktu buat pelan sekarang" ucap Reina


setelah berbicara sedikit Reina langsung kembali ngebut dengan kecepatan yang tinggi

__ADS_1


__ADS_2