
setelah memberitahu apa saja yang semestinya ia beritahu ke temannya yang akan menjenguk mita, Reina pergi keluar rumah sakit untuk sekedar jalan-jalan ia melihat ada penjual es krim di taman samping minimarket yang berada disebelah kiri rumah sakit, Reina membeli es krim rasa coklat dan memakannya di kursi taman
"huh bosen banget" gumam Reina
"ga jenguk temen lo?"tanya orang didepan Reina membuat Reina melihat ke depan ternyata Alvin yang sedang bicara dengannya
"ngomong sama gue?" tanya Reina
"hm" gumam Alvin
"gue udah lah,ini gue baru keluar" ucap Reina dibalas deheman dari alvin
"lo ngapain disini?" heran reina
"jalan-jalan" ucap alvin menjawab
Reina melihat ada anak kecil berlari ke jalan raya mengejar mainannya,Reina langsung berlari membuang es krim dan mengejar anak itu karena ada sebuah truk besar melaju kencang dari arah kanan anak kecil
"AAAARGHHHHH ANAKKU!!!" teriak ibu-ibu yang mungkin ibu dari anak kecil itu
Reina menarik tangan anak itu dan memeluknya ia melihat mobil itu sudah tepat disampingnya ia merasa putus asa namun siapa sangka ada yang menarik tangannya, sehingga bisa selamat dari truk bermuatan besar itu, yang menarik Reina dan anak kecil adalah alvin. Reina alvin dan anak kecil itu berguling-guling sampai tangan Alvin tertabrak pembatas taman, Reina dan anak itu selamat karena Reina dalam pelukan alvin sedangkan anak kecil itu berada dipelukan reina
"huhuhu anakku!, makasih telah menyelamatkan anakku huhuuhu" tangis ibu dari anak itu
"i-iya Bu sama-sama" Reina menjawab, ia langsung melihat kondisi alvin yang kesakitan karena tangannya yang menjadi tumpuan ia jatuh sampai menabrak batas taman
"mas ga papa, ayo saya bawa ke rumah sakit!" ibu itu khawatir karena telah menyelamatkan anaknya justru orang lain terluka
"nggak perlu, saya masih bisa sendiri" ucap Alvin
"ya udah bu biar saya aja yang bawa dia ke rumah sakit, ibu jaga anaknya aja biar nggak main di jalan lagi bahaya" saran Reina,ia tentu nggak biarin alvin pergi sendiri, Reina merasa alvin seperti itu sebab menyelamatkan dirinya
"ya sudah ini buat bayar rumah sakit" ibu itu memberi beberapa uang namun ditolak oleh alvin dan reina
"nggak usah Bu" alvin dan Reina bersamaan
__ADS_1
"nggak usah Bu, saya aja yang ngurusin dia karena dia juga teman saya" ucap Reina dan ibu itu meminta maaf lagi kepada mereka lalu pergi
"duh sakit banget ya?!" jelas Reina khawatir
"nggak sakit" ucap Alvin membuat reina nggak percaya lalu dengan santai Reina memukul pelan lengan alvin
"sssttt" desis alvin membuat reina langsung membawanya kerumah sakit
"cepet sini gue obatin lo tunggu sini, gue mau beli obat merah sama hansaplas" Reina pergi ke minimarket, ketika akan pergi ada yang memanggil Reina membuatnya melihat siapa yang panggil reina ternyata bunda dan ayahnya
"rein,kamu nggak kenapa-kenapa kan?, mana yang sakit" bunda sangat khawatir ia bahkan sampai memutar badan Reina untuk melihat apakah ada yang terluka namun ketika bunda memegang pundak kirinya rasa sakit mulai terasa membuat reina meringis
"sssttt" desis Reina membuat bunda langsung melihat luka yang ada dipundak reina
"aduh ini lebam, sakit banget ya?" tanya bunda
"enggak bun, nggak papa ga sakit kalo ga dipegang hehee" ucap reina membuat bunda mencubit pipi reina gemas, bunda melihat ke arah alvin yang sedang duduk memegang tangannya
"kamu nggak papa nak?" tanya bunda
"iya tante, saya baik-baik saja" ucap Alvin
"nggak usah ini ayah sudah bawa peralatan buat ngobatin luka" ucap ayah memberikan kotak P3K
"makasih yah" Reina membantu mengobati luka dilengan alvin, ayah dan bunda pergi membeli minuman di minimarket untuk Reina dan alvin
"tadi lo kenapa bantuin gue?" tanya reina dan mendapat pukulan pelan di kepala reina membuat Reina meringis
"isshh kenapa mukul kepala gue si? ntar gue jadi pikun gimana!"marah Reina
"kalo gue nggak bantuin lo,sekarang mungkin aja lo tidur di rumah sakit bareng sahabat Lo" ucap Alvin
"tadi kenapa lo berhenti pas ada truk?" tanya alvin
"tadi kaki gue terkilir makanya gue susah buat ngerakin kaki" Reina memberitahu kenapa tadi dia nggak lari disaat detik detik akhir
__ADS_1
"nah selesai" ucap Reina setelah selesai mengobati luka ditangan alvin
"btw, sorry dah bikin lo celaka gini" tulus reina karena bagaimanapun dia sudah menyelamatkan reina
"hm" hanya deheman yang terdengar
"kaki lo gimana? masih sakit?" tanya alvin
"nggak sakit lagi, aman" ucap Reina meyakinkan alvin,tapi melihat Alvin terlihat nggak percaya Reina berdiri dan menggoyangkan kakinya untuk membuktikan bahwa kakinya sudah nggak sakit. Namun, ketika sedang berputar kakinya terasa sakit lagi membuat Reina kehilangan keseimbangan bukanya jatuh Reina ditangkap alvin
"lo diem jangan banyak omong" ucap alvin, ia jongkok dan membuka sepatu yang dikenakan reina, Alvin menekan kaki Reina membuat Reina kesakitan
"aauw sakit" gumam Reina
"tahan cuma bentar sakitnya" alvin menenangkan reina
Alvin menarik dan memijat kaki Reina sampai sakitnya hilang "sekarang masih sakit?" tanya alvin
"udah nggak, sejak kapan lo jadi tukang urut?" heran reina melihat kakinya sudah nggak sakit
"sejak tadi" ucap Alvin singkat
setelah itu bunda dan ayah datang membawa air minum, bunda memberikan ke Reina dan alvin, Alvin melihat keluarga Reina yang sangat harmonis berbeda dengan keluarganya. ketika sedang ngelamun ayah memanggil alvin untuk pulang bersamanya
"nggak usah om,saya bawa motor sendiri, saya pergi dulu" pamit Alvin ke keluarga reina, Reina yang melihat alvin pergi mengejarnya untuk memastikan ia baik-baik saja karena ia sempat melihat Alvin seperti sedang sedih
"ayah, bunda aku mau ngomong dulu sama alvin" ucap reina " ya udah ayah sama bunda mau ke mita dulu" ayah bunda pergi ke rumah sakit
"tunggu Al" panggil reina, Alvin yang mendengar panggilan dari belakang menghentikan langkahnya dan menoleh ke Reina
"lo yakin nggak papa?, emm maksud gue lo lagi ada masalah?" tanya Reina dengan pelan
"masalah?" bingung alvin, Reina yang melihat bingung Alvin menjelaskan
"tadi gue sempet liat lo kayak sedih gitu,Lo yakin bisa bawa motor sendiri?, dan Lo juga masih sakit mendingan pesen taksi aja" saran reina
__ADS_1
"gue bisa bawa motor sendiri, lo jangan ikut campur urusan gue!" ucap Alvin lalu meninggalkan Reina berdiri sendiri
"hm okey deh" gumam Reina lalu pergi ke rumah sakit untuk melihat mita