Love History

Love History
61


__ADS_3

sedangkan Reina yang masih tertidur pulas tidak mengetahui kalau Alex sedang berjalan menuju kamar yang menjadi tempatnya untuk tidur, Alex yang sudah berada tepat di depan pintu kamar langsung membukanya dengan kunci tersebut, Alex mencari Reina sampai matanya melihat gadis tertidur terlentang di kasur, Alex berjalan mendekati Reina yang tidak menyadari bahwa ada Alex disampingnya


"cantik" gumam Alex, tangan Alex tergerak untuk mengelus rambut Reina namun terhenti oleh suara notifikasi handphone Reina, Alex yang penasaran langsung membukanya sebelum Reina bangun, Alex juga mematikan notifikasi handphone Reina


Alex langsung mengeluarkan aura dingin ketika melihat pesan dari alvin


"Reina lo dimana?" Alvin


"gue mau bawa lo ke suatu tempat, jadi lo siap-siap!" alvin


Alex geram melihat percakapan mereka, Alex memblokir nomor Alvin dan menghapusnya dari handphone Reina, Alex yang sudah merasa marah dia langsung duduk di balkon, sebelum itu Alex juga mengunci pintu kamar dan mengambil kunci yang disimpan didalam casing handphone Reina


"tidak akan saya biarkan kamu dengan laki-laki seperti dia" gumam Alex


pagi hari datang, Reina terbangun dan menyadari ada yang aneh, terasa berat di bagian perutnya, Reina yang masih setengah sadar melihat kearah perutnya betapa terkejutnya Reina melihat ada tangan yang memeluknya, dan ternyata yang memeluknya adalah Alex

__ADS_1


"AAAAAAAA, pergi lo!" teriak Reina dengan menendang badan Alex, sedangkan Alex yang sudah bangun sebelum Reina bangun langsung menghindar ketika Reina mengarahkan tendangan kepadanya


"sejak kapan lo disini?! dan g-gimana bisa?" tanya Reina


"sekarang nggak penting, tapi lo nggak apa-apain gue kan?! dasar cowok mesum, bejad" Reina melempari Alex dengan bantal dan Reina terus memukuli Alex sekuat tenaga, namun pukulan Reina sama sekali tidak terasa oleh Alex. Alex menangkap tangan Reina dengan mudah


"sekarang mandi dan pakai seragam mu!" ucap Alex mengganti topik


"awas lo! urusan kita belum selesai, ingat itu!" ucap Reina menatap tajam Alex dan menunjuk Alex dengan jari tengahnya


disisi Reina yang sedang dikamar mandi, terus menggerutu, sampai dia selesai mandi dan siap-siap menggunakan seragamnya, Reina keluar dan mencari handphonenya Reina teringat belum memegang handphonenya


"cari ini?" tanya Alex, Reina membalikkan badannya


"iya, sini! lo pasti buka-buka isi handphone gue!" tanya Reina dengan curiga, Alex hanya menepuk kepala Reina

__ADS_1


"auch apaan sih" gerutu Reina


"cepat, saya antar kamu" ucap Alex, Reina berniat akan menolak namun Alex langsung menarik tangan Reina, Reina hanya bisa pasrah


Selama di mobil tidak ada suara apapun yang keluar dari bibir keduanya, mereka sama-sama terdiam, Reina membuka handphone dan merasa kalau semalam dia chattingan sama alvin kenapa sekarang nomernya tidak ada pikir Reina


"kok ini nomernya ilang? lo yang hapus kan? aah lo, lo kenapa sih? jangan sembarang hapus nomer dong arghh" geram Reina


"lo kan bukan siapa-siapa gue! jadi jangan asal buka handphone gue!" ucap Reina


"saya calon suami kamu" ucap Alex membuat Reina terdiam sesaat


"t-tapikan baru calon jadi lo nggak berhak buat buka handphone orang kaya gitu, apalagi lo hapus nomer Alvin dari handphone gue!" ucap Reina


Alex hanya diam, dia tidak mendengarkan reina yang terus memarahinya karena telah menghapus nomer Alvin dari handphonennya.

__ADS_1


__ADS_2