Love History

Love History
#14


__ADS_3

ketika sedang menyapu bareng cowok kelas 12, Reina mendengar tabuhan meja itu lagu melawan restu karena bosan ia langsung menyanyikan lagunya.


"Namun ternyata pada akhirnya Tak mungkin bisa kupaksa Restunya tak berpihak Pada kita" nyanyi Reina dengan suara yang seperti sangat amat sedih dan dilanjut dengan nyanyian dari cewek yang sedari tadi melihat reina bernyanyi


"Mungkinkah aku meminta Kisah kita selamanya? Tak terlintas dalam benakku Bila hariku tanpamu" lanjut nyanyi si cewek yang melihat reina bernyanyi yang bernama sisil


reina yang melihat kak Sisil yang ikut bernyanyi, mereka bernyanyi duet dan diiringi tabuhan meja dari kakak kelas cowok.


"S'gala cara t'lah kucoba Pertahankan cinta kita S'lalu kutitipkan dalam doaku Tapi ku tak mampu melawan restu"lanjut reina menyanyikan lagu melawan restu


"WOW astaga naga!!!!, suara lo bagus banget!" puji kak sisil


"heheh makasih loh" jawab Reina


"eh lo ngapain disini?kok pegang sapu sih?"tanya kak Sisil


"huh gue dihukum sama cowok sialan" Reina mengembuskan napas


"sialan?" bingung kak Sisil


"iya tuh si Alvin" jawab Reina sambil menunjuk ke arah pintu namun alvin sudah ga ada disana


"oh ya udah yang bersih yaa hihihihi!!" ucap kak Sisil menyemangati reina


"lah kirain tanya mau bantuin eh malah cuma sekedar tanya, sabar-sabar seharusnya gue ga berharap lebih huhuhu sedih amat nih idup" reina mengasihani dirinya sendiri


"gapapa kan ada Abang" genit cowok itu lagi


"hehe bang yang imut lucu bisa tolongin gue ga?" tanya Reina dengan suara yang diimut-imutkan


"apa sih yang ga buat kamu!?" gombal cowok itu


"bantuin sapu kelas ini, gue ada urusan harus pergi sekarang" jawab Reina


"loh mau kemana? mau abang anterin?" tanya cowok


"ga usah!! bantuin sapu aja" jawab cepat Reina


"ya udah deh Abang bantuin" jawab cowok itu dengan memberi senyuman ke arah Reina


"hehe i-iya makasih hehe" Reina hanya cengengesan dan pergi meninggalkan kelas 12

__ADS_1


ketika keluar dari kelas 12 Reina sangat senang karena bisa pergi tanpa menjalankan hukuman, Reina pergi ke kelasnya...


"lo dari mana aja rei, kok gue ga liat lo?" tanya salah satu anggota kelasnya


"oh gue abis kena hukuman, biasa lah" santai Reina


setelah Reina duduk memainkan handphone suara bel bunyi dan guru dateng untuk mengajar siswa, Reina mengikuti pembelajaran seperti siswa pada umumnya, karena ia lelah Reina tertidur ia berfikir pasti ga bakal ketahuan karena Reina duduk dikursi paling belakang dan pojok, ketika sedang tertidur pulas meja dipukul membuat reina sangat kaget bukan main


"aahhh kodok-kodok!!!" latah Reina, membuat seisi kelas tertawa mendengar latah Reina yang menyebut hewan berkaki empat dan suka meloncat-loncat itu


"siapa yang kamu bilang kodok!, bisa-bisanya jam pelajaran malah kamu tidur!" marah pak Dedi melihat Reina yang enak-enakan tidur di jam pelajarannya


"maaf pak saya sedang kurang enak badan" ucap Reina dengan pura-pura lemas, seberangnya Reina capek beneran karena tadi harus menyapu berlari menghindari cowok ngeselin itu dan harus masuk kedalam tong


"ga usah bohongin bapak, kamu berdiri luar kelas cepat!!" marah pak Dedi


"hihhss bapak jangan marah-marah terus deh ntar tambah tua!" ucap Reina, siswa lain hanya menahan tawa karena takut dengan pak Dedi hanya Reina yang ga takut dengannya


"biarin saya tua, tua-tua gini juga gara-gara kamu! cepat berdiri jangan jongkok" ucap pak Dedi


"iya iya" pasrah reina, Reina pergi keluar kelas dan berdiri di pinggir pintu senderan ditembok, Reina diam-diam jongkok dan mengistirahatkan matanya yang sangat lelah itu


"berdiri!!" ucap pak Dedi yang ternyata mengamati reina


"saya mau mengamati kamu biar kamu ga tidur lagi mendingan kamu cuci muka dulu sana!!" ucap pak Dedi


"nah dari tadi kek pak!" gerutu Reina


"lah kenapa kamu ga dari tadi aja pergi ke kamar mandi?"bingung pak Dedi


"kan saya murid teladan masa iya ke toilet tanpa izin dari bapak" sombong Reina sebenarnya ia hanya lupa dan ingin meneruskan tidur


"ya sudah saya ke toilet dulu pak" Reina pergi ke toilet untuk membasuh muka


ketika diperjalanan menuju toilet ia melihat Alvin yang sedang berjalan sendiri membawa buku


"lo kenapa tadi langsung pergi padahal belum selesai?" tanya alvin


"kata siapa gue belum selesai, gue udah bersihin kelas lo!" ga terima reina


"bukannya Lo nyuruh orang buat ngebersihin?!" tanya alvin

__ADS_1


"wah su'udzon lo, gue cape-cape sampe gue ketiduran dikelas gini masih aja lo bilang kalo bukan gue yang bersihin!" marah reina


"aaarrhh sakit bodoh, ngapain pake mukul kepala gue coba?!" geram Reina


"ga usah coba-coba nipu gue!" dingin alvin


"hm.. tadi cuma ada cowok yang nawarin diri buat bantu gue, ya udah gue suruh buat bantuin gue beres-beres" enteng reina menjawab pertanyaan alvin


"dasar" gumam Alvin, setelah itu alvin pergi meninggalkan reina sendiri


"wahh bocah prik!!!" teriak Reina ke arah alvin


Alvin mendengar namun ga menggubris omongan reina itu


"pffrt gue dikacangin ya ampun hari ini sungguh menjengkelkan!!" geram Reina


Reina melanjutkan pergi ke toilet untuk membasuh muka, setelah selesai mencuci muka Reina kembali ke kelas karena ia ga mau kena hukuman yang lebih dari hukuman yang sekarang harus dijalaninya


Reina kembali berdiri didepan kelas, dan ditanya lagi sama pak Dedi


"udaah?" tanya pak Dedi


"menurut bapak?" reina justru balik tanya ke pak dedi


"hm oke, berdiri jangan sampai saya lihat kamu jongkok sampai pelajaran bapak selesai!" pak Dedi kembali mengingatkan


"iya pak guru" dengan nada lemas Reina menjawab


Reina sedang berdiri dengan memainkan handphone namun ia melihat alvin sedang melihatnya dari kejauhan *ngapain sih tu orang liatin gue?tau lah bodo amat* benak Reina


Reina menunjuk Alvin dengan menggunakan jarinya tanda ****


"hahahaha" tawa rendah Reina ketika melihat alvin balik membalasnya


Reina sudah ga menghiraukan alvin entah masih melihatnya atau tidak, sekarang Reina sedang memainkan handphonennya dan menukar kabar dengan mita, ketika asik chating dengan mita suara bel sekolah bunyi yang berarti sudah waktunya bagi para siswa untuk pulang


"yeah.... mari pulang marilah pulang marilah pulang bersama-sama!!" Reina benyanyi kegirangan


"aahh pegel banget kaki gue" Reina menunduk memijat kakinya


"baik anak-anak selamat hari weekend jangan lupa tugas dikerjakan dan untuk yang diluar boleh masuk" teriak pak Dedi dari dalam kelas reina yang mendengar itu langsung masuk kedalam

__ADS_1


"cepat siap-siap untuk pulang" ucap pak Dedi


__ADS_2