Love In Silent

Love In Silent
Trap


__ADS_3

"ck dasar wanita murahan !" ucapnya lalu menenggak segelas minuman soda miliknya.


malam itu dongjun menghabiskan waktu luangnya di antara kebisingan dan gemerlapnya lampu disko, ketika semua orang sudah mulai hilang kesadaran karena terlalu banyak minum, seketika saja min sera datang dan merayunya tanpa henti, meminta serta merengek agar dongjun mau menemaninya tidur malam itu, sikapnya yang ternyata sangat murahan itu semakin membuat dongjun merasa jijik dan muak melihat wanita yang satu itu, belum puas merebut apa yang selama ini menjadi milik miranda, bukannya mempertahankan barang rampasan dia justru masih berkelana dan mencari sesuatu yang lebih gila lagi.


"aku akan membayar berapapun yang kau mau, aku janji !!" ucapnya sudah setengah tak sadarkan diri


"bibi sepertinya pertemuan kita cukup sampai disini saja, aku harus pulang sekarang !" ucap dongjun beralasan


"bibi !!!" teriak min sera tidak terima


"anda kan memang sudah pantas saya panggil bibi !" timpal dongjun


"aku ini masih cantik dan masih seksi, seharusnya kamu memanggilku dengan sebutan nona sayang !"


"sayang ?!!"gumam dongjun seketika saja dia merasa ingin muntah saat itu juga


kali ini dia benar benar tidak bisa lepas dari genggaman min sera dengan mudah, ketika min sera menginginkan sesuatu dia akan berupaya sekuat mungkin agar bisa mendapatkan apa saja yang dia inginkan.


"ini untukmu !"


"apa ini ?!"


"uang untuk jasa kamu malam ini !, aku akan berikan sisanya nanti setelah kita selesai melakukannya !"ujar min sera sambil terus menempel pada dongjun


"dasar tidak tau malu, baiklah aku akan coba ikuti permainan ini dulu !" batin Dongjun dalam hatinya


"oke saya terima uang ini !"


"kamu memang anak yang baik !" saut min sera seraya memeluk tubuh dongjun, sebetulnya saat itu dongjun merasa sangat jijik dan ingin sekali mendorong tubuh wanita ini jauh jauh, namun karena dia membutuhkan bukti yang mampu menggoyahkan hati hajun dia pun rela sampai melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin ia lakukan, dan beberapa saat kemudian dongjun merogoh sakunya lalu menghubungi rekannya yang bernama jack untuk meminta sedikit bantuan kepadanya.


"halo bos !" jawab jack


"kamu dimana sekarang ?"


"aku sedang ada di markas kita bos !"


"datang ke tempatku sekarang bawakan obat tidur untukku !"


"tunggu saya akan cari lokasi bos sekarang !"


"sudah ketemu !"


"sudah, oke saya otw sekarang !"jawab jack


kali ini dongjun tidak banyak bertingkah dia hanya bergerak mengikuti kemana min sera akan membawanya, yang terpenting jack sudah tau dan kini masih terus memantau lokasi dongjun dengan alat pelacak yang ada pada ponsel mereka masing masing, dan obat tidur itu harus sampai sebelum min sera makin berulah malam itu.

__ADS_1


sesampainya di kamar hotel nomer 304 dongjun langsung digiring min sera menuju ke tempat tidur, saat itu dongjun baru merasakan sedikit panik karena jack belum juga kunjung datang menghampirinya, sedangkan sisa waktu yang ada sudah hampir habis untuknya mengulur waktu lebih lama lagi.


"kemari sayang !" ujar min sera sembari melepaskan pakaiannya sehelai demi sehelai


"tu.. tunggu sebentar aku harus memastikan sesuatu dulu !" ujar dongjun gelagapan, bagaimana bisa dia tidak merasa panik sama sekali secara dia adalah laki laki bujang yang masih suci dan belum pernah menodai gadis perawan manapun dan situasinya kini harus di hadapkan dengan wanita yang hampir bugil dalam satu ruangan.


"sini kamu kebanyakan alasan sekali sih !" ucap min sera sambil menarik tangan dongjun dengan paksa.


"bibi !! saya harus ke kamar mandi sebentar !!!" teriak dongjun bergetar


"ke kamar mandi ?"


"i .. iya !"


"kalau begitu aku ikut saja !"


"jangan !!"


"kenapa !!"


"i .. itu saya harus memakai pengaman dulu !"


"kenapa tidak kau pakai saja di depanku !"


"tidak bisa !"


tok tok tok .. terdengar suara pintu yang di ketuk dadi arah luar.


"siapa itu ?" ucap min sera


"sepertinya pesanan saya sudah datang nona !"


"pesanan ?" ucap min sera sambil memiringkan kepalanya


"iya tunggu sebentar !" langsung saja dongjun segera beranjak dari tempat dan menuju ke pintu kamar untuk membukanya. dan saat pintu itu terbuka jack sedikit terkejut dengan penampilan dongjun yang agak berantakan.


"wow apa ini !" bisik jack sambil terkekeh pelan


"sssttt diam !! kenapa kau lama sekali !" ucap dongjun kesal


"maaf tadi ada sedikit kendala saat aku mencari apoteknya bos !"


"tapi kau sudah menemukan obat yang aku inginkan bukan ?!"


"iya sudah bos !"

__ADS_1


"bagus, cepat masukkan ke dalam gelas winenya !" perintah Dongjun


"siap bos !"


dan saat itu juga jack langsung bergerak cepat dalam memasukkan obat tidur tersebut dengan dosis yang agak tinggi ke dalam gelas yang akan dongjun berikan pada min sera.


"sayang !!! kenapa lama sekali !"


"sayang ??!" celetuk jack sontak karena merasa terkejut, dirinya masih sempat menertawakan dongjun sambil menuangkan wine ke dalam gelas


"jangan hiraukan dia dan fokus saja pada pekerjaan mu !"ujarnya mulai merasa dongkol


"bos mau anda apakan tante cantik itu ?!" ledek jack iseng


"sudah selesai kan ?!"


"sudah bos !"


"kalau begitu sekarang kau pergi dulu dan tunggu aku di luar hotel !"


"saya tunggu di dalam saja ya !"


"pergi atau botol kaca ini akan mendarat kepalamu sekarang juga !" ucap dongjun sambil mengacungkan botol tersebut pada jack


"ehehe ok i go now !"


begitu jack benar benar telah pergi dari hadapannya kini gilirannya yang akan beraksi dan melancarkan rencananya untuk membuat min sera tertidur setelah dongjun mengajaknya meminum segelas wine yang akan dia tawarkan padanya sekarang juga.


"kenapa kau lama sekali di luar !"


"maaf, tadi saya sedang, menerima telfon diluar !"


"apa yang kau bawa ?, apa itu pemberian dari pihak hotel ?!"


"iya, mereka bilang ini gratis !"


"hm .. kebetulan sekali aku sedang haus sekarang !"


"bagaimana kalau kita habiskan dulu minuman ini !"


"tidak, aku sudah cukup mabuk karena aku sudah terlalu banyak minum saat tadi !"


"tapi aku ingin menikmati wine ini !"ucap dongjun agak merayu


"baiklah satu gelas penuh saja !"ujar min sera

__ADS_1


akhirnya rencana dongjun bisa terlaksanakan dengan cukup lancar berkat jack, tak perlu menunggu lama min sera langsung terkapar tak sadarkan diri begitu dia menenggak habis wine yang di berikan oleh Dongjun saat itu, dan rekaman pun siap untuk ia berikan pada hajun, harapan dongjun setelah dia memberikan bukti yang lebih nyata lagi seperti ini, hajun akan tersadar dan membuka matanya kembali kalau wanita yang selama ini dia bela itu salah.


__ADS_2