Love In Silent

Love In Silent
Senjata Makan Tuan


__ADS_3

semua rencana dadakan berjalan dengan sangat mulus, akhirnya sekarang aku bisa bernafas lega.


"kalau begitu aku pergi dulu ya !"


"eh kamu mau kemana ?" ucap dongjun sambil menarik lengan bajuku


"hari ini aku akan cuti sehari, tadi aku sudah minta konfirmasi dari pak ketua cha !"


"kamu sakit ?"


"iya, rasanya aku sedikit demam !" ucap ku berbohong


"bahkan anjing saja tidak demam di musim semi !" ledeknya


"kamu meledek ku !?" ucap ku kesal


seketika dongjun terkekeh melihat reaksiku yang langsung kesal dengan ucapannya itu, ya .. sejujurnya aku memang tidak sakit hari ini, ini adalah akal akalanku saja agar aku bisa melarikan diri dari situasi mengerikan hari ini.


"kamu memang curang mira !" celetuk dongjun


"curang ?!"


"ini pasti alasan kamu saja kan, supaya kamu tidak ikut meeting pagi ini !"


"Kamu tidak percaya kalau sekarang aku demam, apa kamu tidak melihatnya semalam aku bekerja sampai sekeras apa?"


"iya aku percaya, ya sudah sana pulang, beristirahatlah di rumah dengan baik !" ucap dongjun kesal


"iya baiklah dengan senang hati !" ucap ku sambil tersenyum


"setelah demam mu turun jangan lupa kabari aku nanti !"


"untuk apa ?"


"aku akan datang ke rumahmu lalu menjitak kepalamu !" ucapnya geram


"silahkan saja kalau kamu berani !"ucap ku meledeknya sambil menjulurkan ujung lidahku sedikit


"awas saja kamu mira !" teriak dongjun makin kesal


sebenarnya dalam hati aku ingin sekali menertawainya dan juga sekaligus berterima kasih padanya, untung saja hari ini ketua cha sedikit berbaik hati padaku dan mengizinkan aku pulang karena aku beralasan sedikit tidak enak badan pagi ini, jadi aku pun mengatakan pada ketua cha kalau aku tidak bisa ikut meeting dan bekerja hari ini, dan beruntungnya pak cha langsung menyetujui surat izinku, padahal sebenarnya hari ini aku masih sangat sehat sekali, alasanku nekat melakukan hal gila ini cuma satu, karena aku takut bertemu dengan suamiku sendiri di kantor, karena tadi pak ketua cha sempat bilang padaku kalau CEO perusahaan Mie Daehyun tidak hanya akan menghadiri rapat pagi ini secara langsung, melainkan akan melakukan peninjauan kinerja para bawahannya secara langsung di lapangan, dan bagaimana mungkin aku bisa tetap berada di kantor hari ini, kalau suamiku akan berkeliling melihat wajah wajah para stafnya satu per satu, andaikan aku tidak tahu kabar ini dari pak ketua cha, mungkin aku akan tetap mengikuti meeting pagi ini, dan setelah itu terjadi, mas hajun pasti akan marah besar saat kami kembali pulang ke rumah nanti sore.


sesampainya di rumah aku langsung berbaring dan bersantai di depan televisi, aku menghela nafas lega karena aku berhasil lolos dari situasi yang meresahkan hari ini, aku rasa tidak ada salahnya kalau aku menjadi orang sembrono selama satu hari saja.

__ADS_1


***


hari ini waktu berjalan terasa sangat singkat, menghabiskan waktu di kantor dan menghabiskan waktu di rumah dengan bersantai benar benar sangat berbeda, entah mengapa waktu terasa berputar lebih cepat saat aku hanya menghabiskan waktu ku seharian di rumah saja.


***


tak terasa mentari telah terbenam di ujung barat, langit pun sudah mulai gelap dengan serpihan cahaya bintang yang menyinari indahnya langit malam hari ini mulai nampak.


"door !!"


"astaghfirullah !" teriak ku kaget


"mas hajun !, ih bikin kaget saja !"


"habisnya kamu ngapain sih yang, berdiri di teras sendirian terus sambil bengong gitu !"


"aku enggak lagi ngelamun kok !"


"enggak ngelamun apanya, dari tadi aku perhatiin kamu itu lagi ngelamun sambil lihat ke atas !"


"masa sih ?"


"iya, memang di atas ada apa ?"


"itu tuh mas kamu lihat enggak, langitnya cantik banget !"


"bintangnya banyak banget kan mas !"


"enggak biasanya langit terlihat sangat penuh seperti malam ini !"ujar mas hajun


"iya kan !"


"tapi menurutku seindah apapun langit malam hari ini, aku tetap tidak suka !"


"kenapa ?"


"ngapain capek capek lihatin ke atas kalau di samping ku saja sudah ada bintang yang paling terang di hati !" ucap mas hajun mulai menggodaku


"biasa deh mulai gombal lagi !"


"hehe ya udah yuk yang kita masuk, dingin nih !"


begitu aku masuk ke dalam rumah aku langsung menghangatkan kembali sup daging yang aku masak tadi sore.

__ADS_1


"mas kalau sudah selesai mandi, kita makan malam bersama ya !"


"iya sayang !" teriak mas hajun dari dalam kamar mandi


karena tadi pagi aku pulang lebih awal aku pun jadi bisa menyiapkan makanan untuk mas hajun, karena biasanya aku hanya memesan makanan dari luar untuk menu makan malam kami.


"kamu masak yang ?" tanya mas hajun sambil mendekati meja makan


"iya mas !"


"tumben, biasanya kan kamu beli di luar !"


"iya .. tadi aku pulang lebih awal mas !"


"loh ada apa ?"


"enggak ada apa apa kok, tiba tiba aku sedikit agak demam tadi !"


"kamu demam ?!, coba sini !"


seketika mas hajun meletakkan telapak tangannya di atas dahi ku, memeriksa dengan seksama suhu tubuhku saat ini


"iya kamu agak demam sayang, badan kamu agak panas !"


"ha ! masa sih mas ?" ucap ku tidak percaya dan akhirnya memegang dahi ku sendiri


"kalau kamu sedang enggak enak badan, kenapa kamu harus repot repot masak sih sayang, kamu kan bisa bilang ke aku untuk mampir beli makan di luar sebentar, dan juga tadi kamu berdiri di teras cukup lama loh, padahal udara di luar kan dingin sayang !"


"padahal kan tadi aku cuma pura pura demam !" gumam ku lirih


"kenapa ?"


"ha ? enggak mas, iya pasti tadi gara gara aku di luar cukup lama makanya demam ku jadi tambah parah kali ya ?"


"ya iya lah sayang, ya sudah kamu makan dulu, nanti aku kan keluar sebentar ke apotik beli obat demam buat kamu !"


"iya mas !"


bagaimana bisa aku sekarang benar benar demam padahal tadi pagi kondisi kesehatanku masih baik baik saja, apa ini yang namanya ucapan adalah doa, bisa bisanya aku terkena demam karena ucapan ku sendiri.


***


kericuhan pagi ini benar benar membuatku sangat penasaran, bahkan dari kejauhan pun suara kehebohan mereka terdengar sangat jelas di telingaku, dan itu jelas sekali sangat menganggu konsentrasi ku saat ini, di tambah hari ini aku sedang sedikit demam sejak tadi malam, meskipun semalam mas hajun sudah beberapa kali mengompres kepalaku dengan kantung es, namun rasanya demam ku kembali terasa saat aku masuk ke kantor.

__ADS_1


Di jam kerja yang padat ini mereka bahkan masih sempat untuk membuat gosip dengan sangat antusiasnya, sebenarnya apa yang sedang mereka bicarakan sampai menjadi trending topik hari ini, bahkan di saat aku sedang menyeduh teh hangat, terasa semua orang di sekelilingku tengah membicarakan pak ceo.


tunggu sebentar ... bukankah pak ceo yang mereka maksud adalah hajun lee.


__ADS_2