
di kantor ini hanya ada satu orang yang bernama hajun lee, dan orang itu adalah suamiku sendiri, tanpa menunggu lama aku pun langsung memasang kedua telingaku untuk menguping pembicaraan dua gadis tengil yang sedang duduk santai di belakangku.
"kamu tahu kan kemarin, saat aku ikut rapat, aku sampai dibuat terkejut dengan wajahnya !"
"wajah ? wajah siapa yang dia maksud hah !? dasar bocah ingusan !" gumam ku dalam hati
"maksud kamu wajah pak ceo ?"
"iya benar sekali, wah ... apa itu benar sebuah wajah !"
"itu wajah lah, apa kamu kira itu bokong panci yang kamu lihat !" ucap ku geram dalam hati
"tunggu memangnya ada yang salah dengan wajahnya ?"
"tentu saja salah, kenapa wajah itu tidak ada sedikitpun kekurangannya, ya tuhan wajah itu benar benar sempurna bukan, seperti sebuah lukisan yang sangat mahal !"
"sangat .. sangat sempurna !"
mendengar celotehan mereka berdua rasanya aku ingin sekali menerbangkan gelas teh ku ini agar mendarat tepat di wajahnya, berani sekali mereka membicarakan ketampanan suami ku di hadapanku secara terang terangan seperti ini, ingin rasanya aku berteriak di depan wajah orang itu dan mengatakan dengan tegas hanya aku yang bisa menikmati wajah tampan seorang hajun lee karena dia adalah suamiku, tapi aku terus berusaha untuk menahannya agar emosiku tidak meledak begitu saja.
kalian berdua bahkan lancang ikut menikmati dan memandangi wajah seksi milik suami ku.. hah... dasar gadis gadis ingusan, kalian bahkan tidak tahu kalau aku sudah mencicipi dan merasakan mentimun besar dan segar dengan dua buah biji salak yang tergantung indah miliknya itu, kalau kalian tahu dia sudah beristri, kalian berdua pasti akan merasa sungkan dengan seorang hajun lee yang sedang kalian puji puji itu meskipun hanya sekedar memandang wajahnya.
"oh aku jadi ingin memilikinya !"
"memiliki wajah tampannya ?"
"tentu saja !"
"kalau begitu kamu harus membaginya dengan ku juga, setelah kamu mendapatkannya !"
"tentu saja, kira kira kapan lagi ya pak ceo akan melakukan peninjauan lagi dan berkeliling di kantor !"
"kenapa kamu mengharapkan itu rubby !"
"yang benar saja aku tidak mengharapkan itu, kamu lihat tubuhnya yang kekar dan sangat tinggi itu !"
"iya aku melihatnya !"
"kamu itu memang bermuka dua jeon, padahal kamu juga menyukainya, kenapa harus sok sokan tidak mengetahuinya !"
"maaf !"
"kapan lagi aku bisa melihat lelaki tampan seperti pak ceo secara langsung jeon !"
"ah iya kamu benar sekali !"
"kalau pak ceo datang lagi di bagian kita, aku yang harus jadi wanita yang pertama kali akan dia lirik !"
__ADS_1
"apa !! makin ngawur ya anak ini !!" gerutu ku
"rubby .. kalau pak ceo datang, aku akan pura pura jatuh di depannya agar pak ceo yang menangkap ku pertama kali !"
"untuk apa kamu melakukan itu !"
"agar aku bisa menyentuh dadanya yang bidang itu !!! "
"aaaa !!! jeon kamu pandai sekali !"
suara cekikikan dan gelak tawa mereka benar benar sudah menganggu dan sangat mengusik jiwa ketenangan ku, kali ini aku sudah tidak bisa menahannya lagi dan benar benar ingin meneriaki mereka berdua saat ini juga.
"hei ... kalian ! kurang ajar sekali ya !" ucap ku berteriak lepas kendali
"kami !?"seketika wajah mereka berdua kebingungan saat melihat ku marah marah pada mereka berdua
"kalian pikir pantas membicarakan pak ceo di tengah tengah pekerjaan yang padat hari ini hah ?"ucap ku geram
bahkan di saat demam aku tidak bisa mengontrol emosiku dengan gampang, biasanya aku tidak mudah marah hanya karena aku yang selalu mendapat perlakuan curang di kantor setiap harinya, tapi saat mendengar ketampanan suami ku yang terus di obral dalam gosip yang beredar di kantor pagi ini, emosiku memuncak dengan sangat pesat dan rasanya aku ingin meledak ledak karena mereka juga membicarakan tubuh indah suamiku yang seharusnya hanya aku yang bisa membicarakannya.
***
dan akhirnya karena keributan yang baru saja tadi terjadi, akhirnya kami bertiga di panggil ke ruangan ketua cha untuk menyelesaikan pertikaian kami bertiga lakukan tadi dengan baik baik.
"coba lihat ukuran tubuh kalian bertiga !?"
"apa masih pantas wanita seusia kalian bertengkar di dalam kantor dan membuat keributan seperti anak paud hah ?!"
wajar saja pak cha mengatakan hal itu, karena saat ini penampilan kami bertiga benar benar sangat berantakan.
"pak cha apa salahnya dengan kami berdua, kami hanya mengobrol santai dan membicarakan wajah pak ceo karena dia cukup tampan !"celetuk rubby
"apa hanya itu ?" tanya ketua cha sambil memandangku dengan heran
"iya pak !" jawabku pelan
"hah... kalian bertiga ini memang benar benar membuat ku naik darah, oh tekanan darahku rasanya naik drastis hari ini, kalian dengarkan aku sekarang !"
aku, rubby dan jeon langsung memasang telinga kami untuk mendengarkan penjelasan dari ketua cha.
"pak hajun lee.. dia sudah menikah !"
"apa ?!!!" seketika kami bertiga langsung terkejut dan melongo dengan jawaban yang tak terduga dari pak ketua cha
"memang beliau sengaja tidak melakukan acara pernikahan yang megah dan mewah, bahkan saat beliau menikah pun semua orang karyawannya tidak ada yang mendapatkan undangan pernikahannya !"
"iya itu benar sekali, dasar kau hajun lee bisa bisanya kau mengelar pesta pernikahan tanpa mengundang satupun rekan kerjamu !" gumam ku di dalam hati
__ADS_1
"benarkah seperti itu ?" saut jeon
"kenapa pak cha baru bilang sekarang, aku jadi malu karena membicarakan lelaki yang sudah beristri !" ucap rubby dengan wajah yang menyesal
"apa pak ketua tahu siapa istrinya !?" tanya jeon
"sudahlah apa itu tidak penting sekarang, kalau kalian berdua sangat penasaran cari tahu sendiri saja !"
"tapi pak !"
"kalian berdua boleh pergi !"
"baik pak !"
"rubby ! tunggu sebentar !"
"iya pak !"
"noda apa yang ada di baju mu itu ?"
"ini air teh yang mira tumpahkan tadi pak, dia sengaja melakukan ini padaku !" ucapnya mengadu
"hah ... kena lagi deh !" desahku lirih
"ganti bajumu dengan yang baru, jangan sampai pak manajer melihatmu dengan pakaian lusuh itu !"
"baik pak !"
"lalu kamu miranda !"
"iya pak !"
"apa kamu masih demam ?"
"ha ? mungkin .. sedikit !"
"pantas saja otakmu sedang tidak waras !!"
"ya ?!!"
"jangan selalu membuat keributan lagi di kantor, apa kamu tidak malu dengan usiamu yang hampir menginjak 30 tahun hah !!"
"maaf pak !"
"kalau begitu selesaikan tugas ku yang kemarin, dan ini aku tambah tugas baru untukmu, selesaikan sore ini juga !"
"baik pak !"
__ADS_1
"hah .. bisa bisanya aku terlibat masalah sepele seperti ini dengan dua gadis ingusan itu, hajun lee kamu harus membayar rasa malu ku ini dengan jasa servis mu nanti malam, awas saja kamu !!" gerutu ku kesal di dalam hati