Love In Silent

Love In Silent
Pembatalan Perjanjian


__ADS_3

saat aku merebahkan tubuhku dan hendak tidur, sesaat tiba tiba aku teringat oleh profesor jun, entah mengapa terbesit di hati ini ingin bertemu dengannya. namun seketika aku tersadar kembali bahwa rasa cinta ini tidak akan mungkin tumbuh karena selain hubungan kami itu hanya sebatas seorang murid dan guru, tentunya perbedaan agama juga sangat penting untuk di jaga, selama ini aku telah terlena sehingga aku sampai terhanyut, sampai sampai aku berharap kalau suatu saat nanti profesor Hajun akan membalas perasaan ku. meski saat itu aku tahu betul kalau perasaan ku kepadanya itu salah dan tidak seharusnya terjadi.


Tak terasa malam berlalu begitu cepat, dan kini sang mentari kembali menyingsing dengan terang menebarkan kembali kehangatannya.


Sebelum pergi ke jogja aku menyempatkan waktu untuk bertemu dengan om surya, pagi itu om surya datang ke rumah ku.


"Ada apa mir kok tumben kamu ingin bertemu dengan om ?"


Sejujurnya aku sudah sangat muak melihat wajahnya, tapi demi bisa melunasi hutang ku kepadanya dan membatalkan perjanjian aneh itu, aku rela kalau harus menatap wajahnya kali ini walaupun ini yang akan menjadi terakhir kalinya, dan setelah urusan ini berakhir aku tak ingin melihat wajahnya lagi.


"Maaf om saya ingin membatalkan perjanjian saya waktu itu !"


"Apa !! Ya enggak bisa dong !!"ucap pm surya nyolot


"loh kenapa enggak bisa, kan tinggal di batalin aja apa susahnya om ?"


"ya enggak bisa segampang itu dong mir !! Kamu kan udah terima uang dari saya !!"ucapnya memarahiku

__ADS_1


"iya saya tahu om, makanya om dengerin saya dulu !!


"saya enggak akan dengerin apapun alasan kamu !, pokoknya kamu harus menikah dengan bos saya !!"


"saya enggak mau om !!"


"harus kamu harus mau !!"bentaknya


"saya akan kembalikan semua uang om surya yang sudah om berikan ke saya !"


"apa kamu bilang ?"


begitu mendengar kata uang raut wajah om surya mendadak langsung berubah, yang semula wajahnya terlihat sangat emosi, seketika berubah lebih tenang begitu aku mengatakan akan mengembalikan uang yang dia berikan pada ku.


"kamu serius ?!"


"untuk apa saya berbohong om !!"

__ADS_1


"coba kamu perlihatkan uangnya ke saya dulu !!'


"dan saat itu aku pun langsung mengambil uang senilai 80 juta dari sebuah koper, yang di dalamnya terdapat uang senilai 3 milyar yang aku peroleh dari menjual rumah milik orang tua kami.


"ini uangnya !!, silahkan om cek lagi !!"


"okeh !!ucap om surya sembari mengambil uang yang sudah aku siapkan tadi


"hebat juga ya kamu, dari mana kamu bisa dapat uang sebanyak ini !!"ucap om surya menaruh curiga kepadaku


"darimana aku mendapatkan uang itu, bukan urusan om surya, sekarang aku ingin om surya menandatangani surat ini !! " ucap ku sambil menyodorkan selembar kertas putih yang berisikan pembatalan perjanjian dan pernyataan bahwa aku sudah mengembalikan uang senilai 80 juta.


setelah om surya membubuhkan tanda tangannya di atas kertas aku merasa sangat lega dan kami sudah tidak ada sangkut paut lagi mengenai perjanjian itu.


akhirnya om surya pulang dan aku pun juga harus segera pergi dari rumah ini.


satu hal yang aku sembunyikan dari om surya adalah, kalau aku akan selamanya tinggal di kampung ibuku, lalu aku sengaja menjual rumah ayah karena aku sudah tidak kuat lagi tinggal di jakarta.

__ADS_1


selain itu alasan aku menyembunyikan kabar itu karena aku tidak ingin lagi berurusan dengan om surya dan juga tante dewi. karena aku hanya ingin hidup damai di kampung.


__ADS_2