
saat aku duduk di meja kerja ku, seketika dongjun datang dan meletakkan segelas cup teh hijau di atas mejaku.
"ini untuk mu !"
"terima kasih !"
"ada apa lagi ?"
"tidak ada apa apa, aku hanya merasa sedikit lelah saja !"
"dari yang aku lihat, sepertinya kamu baru saja mendapat masalah !"
"kamu memang sudah seperti seorang cenayang saja !"
*cenayang : kalau di indonesia di sebut dengan peramal atau dukun
"tepat sekali, tebakanku memang selalu benar !"
"apa terlihat jelas ?!"
"sangat jelas, memangnya apa yang membuat wajahmu di lipat sampai 10 kali seperti itu ?!"
"aku bertengkar dengan rubby dan jeon !"
"bertengkar ?!!!"
"iya, kamu tahukan sedari tadi banyak sekali orang kantor yang membicarakan pak ceo !"
"aku tidak tahu tuh !"
"mungkin hanya beredar di kaum hawa saja !"
"aku jadi penasaran, coba ceritakan sedikit !"
"Awalnya aku tidak merasa terganggu dengan pembicaraan mereka semua tapi lama-lama aku jadi ingin tahu apa yang sedang mereka semua bicarakan !!"
"terus apa yang kamu dengar dari gosip itu ?"
mendadak rasa ingin tahunya meningkat cukup pesat, begitu aku sedikit membuka pembicaraan
"ternyata mereka semua diam-diam membicarakan ketampanan pak Ceo !"
"hanya itu ??!!, hah... tidak penting sekali !!"
"tidak penting !!"
"untuk apa mempermasalahkan hal itu mira, biarkan saja mereka !!"
"membiarkan saja kamu bilang !!" ucapku geram
"iya biarkan saja !"
"bagaimana bisa aku membiarkan mereka terus membicarakan ketampanan dari su..!!"
"su ? su ? apa ?"
"su... su .. super star !"
"super star ?? hahaha yang benar saja mira ! apa kamu masih waras hari ini !?" seketika dongjun tertawa karena kata kata yang asal aku sebut itu keluar begitu saja dari mulutku, hampir saja aku menyebut panggilan suamiku, beruntung aku langsung sadar dan berhenti sebelum mengucapkannya.
"iya ahaha super star ! bukankah pak ceo itu sangat tampan, sampai sampai aku reflek bilang kalau dia itu sudah seperti super star !"
"apa kamu tidak melihat wajah ku ini ?!"
"ya ??"seketika aku langsung diam tertegun
"kamu tidak lihat kalau ketampanan ku ini jauh melampaui ketampanan pak ceo !"
"hah !!?, ahaha dasar kau ini yang benar saja !"
"aku serius mira !"
"iya iya aku tahu !" ucap ku sambil mengabaikannya
***
sore itu aku langsung memasang wajah cemberut begitu Mas hajun pulang ke rumah. Aku terus melakukannya sampai dia sadar akan ekspresi wajahku saat ini.
"Sayang, kamu kenapa ?"
__ADS_1
"Kenapa apanya ?"
"Dari tadi aku perhatiin Kenapa wajah kamu selalu cemberut ?"
"masa sih !?"
"iya sayang .. dari tadi wajah kamu cemberut terus, enggak ada senyum kecil seperti biasanya !"
"enggak kok mas, aku senyum cuma kamunya aja yang enggak lihat !!"
"dari tadi aku perhatiin kamu loh, enggak lihat gimana maksud kamu !"
rasanya aku masih sangat kesal jika memikirkan kejadian tadi siang di kantor, bagaimana bisa wajahnya yang menyebalkan itu telah menghipnotis semua wanita di kantor pagi tadi.
"ada apa sih sayang ? cerita dong !"
"enggak ada apa apa mas !"
"beneran nih enggak ada apa apa ?"
"iya !!"
"sssss .. pasti ada apa apanya deh !"
"enggak !!"
"iya pasti ada !!"
aku hanya diam saja dan terus menjejalkan beberapa suapan nasi ke dalam mulut ku.
"kalau kamu bilang enggak ada apa apa, aku mau pergi dulu ya sayang !"
"mau kemana ?"
"keluar sebentar !"
"ah iya iya aku bilang sekarang !" ucap ku sambil menahan tangannya
"gitu dong !!"
"mas !"
"ada yang mau aku bicarakan sama kamu !"
"iya aku tahu !, memangnya apa yang mau kamu bicarakan sih sayang !"
"soal status pernikahan kita mas !"
"memangnya kenapa ?!"
seketika aku jadi ragu untuk mengatakannya, karena wajah mas hajun seolah olah langsung menunjukkan kemarahannya saat aku bertanya tentang status pernikahannya.
"bagaimana kalau kita .. mengumumkannya !"
"tidak bisa !!" ucap mas hajun sangat tegas
"tapi mas ..!!"
"tapi kenapa ?, buktinya aman aman saja kan selama ini !"
"aman bagaimana maksud kamu mas ?"
"ya.. aman saja, tidak ada masalah kan selama kita menyembunyikan pernikahan kita !"
"tapi ..!"
"sayang pernikahan kita akan selalu aku kubur dalam dalam, dan hanya orang tua kita saja yang tahu, oke !"
"tapi kenapa mas ? bukankah lebih baik semua orang tahu kalau kamu itu sudah menikah, aku tidak menuntut harus memberitahu semua orang kalau aku ini istri mu mas !"
"oh begitu rupanya !, jadi kamu khawatir dengan aku !"
"ya ??"
"kamu khawatirkan dengan wajah ku ini sayang !"
"ti .. tidak kok !"
"iya baiklah, besok aku akan mengumumkannya di kantor kalau aku sudah menikah !"
__ADS_1
"benarkah mas !"
"iya sayang !"
***
akhirnya berita yang aku nanti nanti telah datang, hari ini mas hajun akan mengumumkan kabar berita pernikahannya di kantor, dan aku sangat penasaran sekali dengan reaksi para wanita di kantor yang begitu mengidolakan suami ku ini.
Tepat di jam makan ketua cha berdiri di depan ruangannya dan dengan lantang dia mengumumkan sesuatu pada kami semua.
"saya minta perhatiannya sebentar !!!"
seketika para karyawan kembali duduk dan tidak, jadi beranjak untuk pergi, wajah mereka semua bertanya tanya dan sangat menantikan kabar apa yang sebenarnya akan ketua cha sampaikan di jam makan siang ini.
"khusus hari ini kita akan makan siang bersama di restoran china !"
"wah benarkah !" ucap salah satu karyawan yang nampak gembira
"kira kira ada apa ya !?" sahut yang satunya lagi
seketika semua orang ribut dan bertanya tanya dengan hal ini.
"hari ini pak hajun memberi kabar pada saya, kalau dia ingin makan siang bersama kita semua !"
"wah makan siang gratis nih !" ucap Dongjun kepadaku
"i .. iya !"
"kenapa ?"
"ya ? kenapa apanya ?"
"kok kamu sepertinya enggak gembira gitu !"
"aku ? tidak gembira ? ahaha yang benar saja !"
"aku tahu betul kalau kamu paling suka ketika ada gratisan mendadak di tanggal tua, ya kan !"
"i .. iya !, tapi apakah tadi ketua cha bilang kalau pak hajun juga akan ikut ?"
"iya, memangnya kenapa ?"
"enggak apa apa !"
"oh atau jangan jangan kamu mau menggodanya ya !"
"ih apa apaan sih kamu !!"
"ya siapa tahu kan, kamu sendiri kan yang bilang waktu itu kalau wajahnya sudah seperti super star .. ck super star dari mananya coba !"
"kamu cemburu ya !"
"ck .. enggak lah !"
dan sesampainya di rumah makan china, aku melihat sekertaris cha memesan beberapa menu makanan untuk di nikmati kami semua, tapi sedari tadi aku hanya melihat sekertaris cha saja dan belum melihat ada suamiku di sana.
"mir kamu ini kenapa sih ?"
"apa ?!"
"semua orang duduk berdekatan di sana, kenapa hanya kita berdua yang duduk di sini hah ??!!!"
"ssstt diamlah !"
"sebenarnya ada apa sih ! coba lihat penampilan mu sekarang, kenapa kau tiba tiba pakai jaket dan masker seperti itu, hah.. aku benar benar malu duduk dengan mu sekarang ini .. coba ..!!"
"ssssttt !" aku langsung membekap mulutnya yang berisik itu saat melihat hajun lee akhirnya datang di antara kami semua.
"kamu bisa diam tidak !" bisik ku
"ada apa ?"
"pak ceo sudah datang !"
"aku kira ada apa !"
"kecilkan suaramu !"
"iya iya !!"
__ADS_1