Love In Silent

Love In Silent
Email


__ADS_3

ketika malam mulai menyelimuti bumi, semua orang nampak telah tertidur lelap, terlihat jelas ketika miranda berjalan ke arah ruang tamu untuk segera menutup gorden seraya hendak mematikan lampu. kedua matanya bergerak memeriksa keadaan di sekelilingnya yang sudah terlihat sangat sepi, pintu pintu rumah sudah tertutup dan lampu lampu penerang juga sudah di matikan, sepertinya kini tinggal rumah miliknya lah yang masih terlihat terang, segera setelah itu miranda pun langsung menarik gorden jendela di ruang tamunya lalu mematikan lampu, seketika perkampungan itu pun menjadi sama gelapnya dan sepi.


beruntung sekali kehidupan yang tentram di desa ini membuat miranda merasa sangat nyaman dengan keadaannya saat ini, keramahan pada setiap orangnya disana mampu menghilangkan rasa rindu ketika dia mulai teringat akan masa lalunya saat bersama dengan mantan suaminya disana. di desa ini miranda juga bisa menjadi dirinya sendiri dan bebas melakukan apapun yang dia inginkan tanpa ada rasa takut dan bingung.


ketika miranda telah merebahkan tubuhnya di atas kasur dan akan memejamkan kedua matanya, mendadak ponselnya berbunyi terus menerus, tiba tiba saja ada sebuah pesan berantai mendarat di ponselnya, seolah tak ingin di abaikan notifikasi itu terus berbunyi sehingga membuat miranda ikut merasa penasaran. dengan kedua matanya yang masih terpejam miranda mulai mencari ponsel itu yang ada di atas meja samping tempat tidurnya dengan meraba-raba, setelah tangannya berhasil mendapatkan apa yang dia cari langsung saja dia menyalakan ponsel tersebut dan melihat di bilah status ada 20 pesan masuk dari emailnya, karena bingung akhirnya pun miranda memutuskan untuk membuka pesan email tersebut, namun ketika ia membukanya spontan kedua matanya langsung terbelalak lebar dan wajahnya langsung berwarna merah padam, dia begitu jengkel saat melihat min sera tiba tiba mengganggunya lagi dengan sengaja mengirim pesan yang sangat tidak senonoh kepadanya.


Entah angin apa yang tiba tiba membawa kabar buruk kepadanya dan kenapa kejahilan itu masih terjadi meski dia sudah pergi mengalah dengan keadaan, lalu seketika miranda langsung melemparkan ponselnya tak jauh darinya dan menutupi tubuhnya dengan selimut tebal.


keesokan harinya miranda kembali terbangun dari tidurnya dan dia kembali menatap ke arah ponselnya, meski dia telah tahu siapa yang mengirimnya email malam itu, namun rasa penasaran kembali timbul dalam hatinya dia pun langsung meraih ponselnya kembali dan memeriksa secara detail pesan apa saja yang telah di kirim oleh min sera, belum ada satu menit terlihat wajah miranda sudah berkerut dan kedua matanya mulai berkaca kaca, ternyata tadi malam diam diam min sera mengirimkan beberapa video tentang dirinya dengan hajun dari mulai bercumbu mesra sampai pada saat mereka berdua melakukan hubungan intim, semua dia kirim sangat lengkap dengan maksud untuk menyakiti miranda, seketika hati miranda kembali hancur berkeping keping bahkan mungkin hancurnya kali ini lebih parah ketimbang saat itu, dia merasa cemburu serta sakit hati ketika melihat suaminya yang telah hidup mesra dan sangat bergairah saat bersama dengan min sera.

__ADS_1


miranda berusaha memendam dan menyembunyikan perasaan sesak dan perih yang saat itu tengah ia rasakan dengan tetap berniat untuk berjualan di pasar seperti hari hari biasanya, namun tetap saja terlihat ada kesedihan di antara senyuman manis yang ia lontarkan kepada orang orang disekitarnya, tatkala itu yusuf diam diam memperhatikan miranda dari kejauhan, dia merasa kalau ada sesuatu yang membuat hati wanita itu sedih, perlahan yusuf pun memberanikan diri untuk mendekati miranda dan mencari tahu apa yang sedang terjadi pada miranda.


"mbak udah siang kok tumben belum pulang ?!" celetuknya


"sebentar lagi !" jawab miranda sesingkat mungkin


"nunggu apa mbak ? dagangan jamu mbak kan sudah laku semuanya !"


sepulang dari pasar miranda menyenderkan tubuhnya di atas dipan kayu belakang rumahnya tempat dimana dia meletakkan semua rempah rempah yang akan dia olah menjadi jamu, lalu tiba tiba miranda menarik sebuah buku dari balik alas tikar di bawahnya, disana dia mulai membukanya dan membaca setiap tulisan tangan yang pernah dia tulis dahulu, dengan tumpahan air mata miranda mulai mengambil pena dan kembali menuliskan sesuatu di atas halaman yang masih kosong dari buku tersebut.

__ADS_1


diary ku..


Air mataku mengingatkan aku tentang kamu bahwa kamu pernah mengisi tempat istimewa di dalam hatiku.


Aku mencoba untuk terus melupakanmu namun yang terjadi aku tidak bisa benar benar menghapusmu dari ingatanku, karena sejujurnya kamu sudah terlanjur menjadi segalanya bagiku.


Aku tidak bisa melihat kamu dan tak mampu mendengarkan suara mu lagi, tapi aku selalu berusaha untuk tetap baik baik saja disini, sebuah perpisahan memang sangat menyedihkan dan membuat hatiku ini selalu kesakitan. Tetapi jika karena itu kamu menjadi lebih bahagia dan kamu bisa tersenyum lepas, maka aku akan mencoba untuk menerimanya dan aku akan semakin berusaha untuk menghapus kamu dari ingatanku, tapi sayangnya di setiap kali aku ingin menghapus namamu dan wajahmu dari ingatan ini, aku justru semakin merindukanmu dan menginginkan kamu kembali ke sisiku seperti dahulu, aku merindukan setiap perjuanganmu untuk merebut hatiku dan setiap tingkah manismu padaku.


Hari ini aku harus menumpahkan air mataku lagi, seperti sebuah takdir dan nasib buruk, aku tidak akan pernah memiliki orang seperti dirimu lagi, entah mengapa hanya dirimu yang mampu menggerakkan hatiku, sebanyak air mataku yang tumpah setiap saat memikirkanmu, aku terus berharap kamu akan selalu bahagia dengan wanita itu.

__ADS_1


Hatiku sudah tahu dan bahkan sudah terbiasa dengan perasaan kesepian yang akan meledak seperti bom waktu, dia bisa meledak kapanpun di waktu yang tak menentu, meski begitu aku akan terus berusaha untuk menyembunyikannya, aku tidak mau orang lain mengira aku telah di campakkan oleh seorang suami dalam keadaan sedang bunting, aku tidak mau kalau anak ini lahir dia akan tahu kalau dia tidak memiliki ayah yang baik, aku tidak bisa melihat nasib buruk yang akan menimpa anak kita, jadi biarkanlah semua penderitaan itu aku yang tanggung dengan memalsukan keberadaanmu atau menghilangkan namamu dari ingatan kami karena kamu sudah menjadi masa laluku dan aku juga tidak mungkin bisa memilikimu ataupun menyentuhmu lagi


__ADS_2