Love In Silent

Love In Silent
Siapa yang di belakang


__ADS_3

seperti angin yang bertiup, bak langkah kaki yang menuntun ku berjalan dan terus berjalan tanpa henti.


hingga akhirnya aku sampai pada titik yang sangat melelahkan lalu tak bisa kembali, tersesat oleh perasaan ku sendiri, dan terseret oleh keegoisan hatiku sendiri.


selalu begitu dan terus terulang ulang, sampai aku lelah menghadapi hatiku sendiri.


andai aku bisa meminta pada tuhan untuk mengulang waktu ku, maka aku akan meminta agar aku tidak di pertemukan dengannya walau hanya satu kedipan mata, karena begitu aku telah mengenalnya hanya ada rasa sakit di dalam diri ini, di setiap kali aku merasakan rindu yang meronta ronta, di saat itu juga hatiku terasa tersayat oleh rasa rindu yang tak mungkin aku bisa mendapatkan penawarnya.


kesibukan adalah satu cara terbaik untuk melupakan banyak hal, membuat waktu ku melesat tanpa begitu terasa.


hingga tibalah sang jingga menampakkan dirinya ketika aku baru keluar dari dalam kampus, warnanya yang terlihat sangat cantik membuatku tak ingin memalingkan pandanganku sedikitpun darinya, sinarnya terasa sangat lembut dan menenangkan bagi siapa saja yang menatapnya.


belum jauh aku melangkahkan kaki tiba tiba saja suara klakson mobil di belakangku membuatku terkejut sampai beberapa kali.


pim pim pim .. lagi lagi orang itu membunyikan klakson mobilnya.


"siapa sih norak banget !!"gerutu ku kesal


pim .. pim ..


"mir.. mira !!"


ketika mendengar ada yang memanggilku, aku pun langsung menoleh ke belakang


"profesor !!"


"mau pulang ??"


"iya ..!!"


"ayo masuk !, saya antar !!"


"enggak usah prof saya mau naik bus saja !!"


dan mendadak profesor menghentikan mobilnya tepat di samping ku berjalan

__ADS_1


"kenapa sih kekeh banget enggak mau saya antar pulang ?"


"enggak apa apa ! saya cuma takut merepotkan aja !!"jawab ku agak sungkan


"memangnya saya pernah bilang kalau kamu itu merepotkan ? enggak kan !"


"ya kan belom !! siapa tau aja nanti iya !!"


"enggak akan !!"


"hati hati jangan suka nongol di rumah nenek saya !!, nanti di kira nenek saya profesor itu beneran pacar saya loh !!"


"pacar ??"


"iya .. kemarin kan profesor bilang sendiri sama nenek saya ! kalau profesor itu pacar baru saya !!"


"oh itu ..!! kan cuma becanda mira !!"


"oh becanda toh !! enggak lucu banget sih bercandaannya !!"


"iya saya minta maaf, saya enggak akan ulangi lagi nanti !!, udah ayok masuk saya antar sekarang !!"


aku pun langsung berjalan tanpa menatap ke arah belakang lagi, terserah jika profesor marah dengan ku, aku tak peduli lagi, yang jelas saat ini akulah yang jauh lebih marah dengannya, serasa hati dan isi kepalaku seperti sedang mendidih sekarang, mudah sekali dia bilang kalau yang ia katakan kemarin adalah hanya sekedar candaan, itu sama sekali tidak lucu dan hanya membuat sakit hati yang mendengarnya kan ?


di sepanjang jalan aku hanya diam karena mood ku benar benar hancur sekarang, aku tak sadar sudah sejauh mana aku melangkahkan kaki ku ini, aku bahkan sampai lupa sudah pukul berapa dan selama apa aku berjalan sedari tadi. seolah sepasang kaki ku ini sudah tahu kemana arah yang akan dia tempuh meski mata ini menatap namun bagaikan terpejam.


terdengar kumandang adzan maghrib sudah berkumandang dengan jelas namun aku belum juga sampai di rumah nenek, dan ketika aku sudah hampir sampai, langkah kaki ku pun sudah sangat lelah karena berjalan sangat jauh tanpa aku sadari,mata pun sudah sayup sayup karena aku sudah sangat kelelahan. tiba tiba saja aku merasa ada sebuah mobil yang mengikuti ku dari belakang lalu berhenti tepat di belakang ku, dan rasa rasanya tak jauh dari posisi ku saat ini.


awalnya aku tak menghiraukan akan kehadirannya, namun semakin lama aku merasakan ada yang mencurigakan sehingga aku sempat mempercepat langkah kaki ku, anehnya semakin aku mempercepat langkah ku seseorang yang di belakang ku juga ikut berlari, dan seketika saja saat aku berlari orang itu tiba tiba menyekap ku dari belakang, dan langsung menutupi mata dan juga mulut ku dengan cepat, dari sehelai kain yang menutupi hidung ku tercium bau yang agak menyengat sehingga membuat ku pusing lalu aku pun jatuh pingsan seketika.


dalam ketidaksadaran ku saat itu, samar samar aku merasa tubuh ku ini seperti sedang di bawa oleh suatu kendaraan dan sepertinya aku juga mendengar ada beberapa suara seorang lelaki di dalam satu kendaraan, namun mata ini tak mampu untuk membuka dan mulut ku ini tak mampu berkata apapun, tubuhku juga sangat lemas dan sangat tak bertenaga sama sekali.


sementara itu di rumah, nenek terlihat sangat khawatir karena aku belum juga kunjung pulang ke rumah, padahal hari sudah gelap dan waktu sudah menunjukkan pukul 20:45 WIB,


"mbok ...!!"ucap nenek memanggil mbok siti

__ADS_1


"iya kenapa bu ??"


"saya khawatir sama mira ! kenapa sudah jam segini kok dia belum juga pulang ya ??"ucap nenek


"iya bu saya juga khawatir !, biasanya kan non mira sudah pulang sebelum maghrib, ini kok tumben ya lama ??"


"mbok coba panggil pak tarman suruh kesini !!"


"iya bu !!"


dan tak lama kemudian pak tarman langsung menghampiri nenek di ruang tamu


"ada apa bu ??"tanya pak tarman


"cucu saya kok belum pulang juga pak, saya jadi khawatir, takutnya di jalan dia kenapa kenapa, coba pak tarman susul miranda !, siapa tahu cucu saya sedang di kampus !!"ucap nenek dengan wajah yang sangat cemas


"iya bu saya ke sana sekarang !!"


dan akhirnya pak tarman langsung bergegas mengambil kunci sepeda motornya, kemudian beliau langsung pergi ke kampus, sambil menyusuri jalan, siapa tahu pak tarman bertemu dengan ku saat di jalan.


"mbok tolong panggilkan pacarnya miranda yang kemarin datang ke sini, kemarin kan saya sempat minta nomer telponnya ! hubungi sekarang juga mbok !, siapa tahu miranda ternyata pergi sama pacarnya !!"ucap nenek


"iya bu !!"ucap mbok siti segera bergegas mengambil gagang telpon rumah lalu menekan nomer yang di tuju.


"halo !"


"halo assalamualaikum ini benar nomernya nak Hajun kan ??"


"ah iya dengan saya sendiri !!"


"ini saya neneknya miranda !!"


sesaat profesor hajun terkejut, lalu dia pun merasa bingung seolah ada angin apa, sampai sampai sang nenek menelponnya.


"iya nek ada apa ??"

__ADS_1


"begini nak saya mau tanya ? apa miranda sedang bersama kamu saat ini ?, karena cucu saya kok belum pulang sampai sekarang ??"


seketika profesor hajun terdiam untuk beberapa saat dan dia mulai berfikir akan ucapan yang baru saja nenek katakan ditelpon.


__ADS_2