Love In Silent

Love In Silent
pencarian ll


__ADS_3

Suasana malam itu semakin terasa menegang ketika salah satu di antara mereka berkata sesuatu lalu tertawa terbahak bahak, di kesunyian malam itu hati ku semakin takut dan gemetar, aku takut hal buruk akan menimpaku.


"bos kayanya udah sadar nih !! "ucap salah satu lelaki itu


"buka !! " ucap seseorang yang suaranya tak asing di telingaku


saat kain yang menghalangi pandangan ku di buka, seketika aku sangat terkejut saat melihat ada om surya dan beberapa ajudannya yang kini sedang mengelilingiku.


"kenapa ? kaget ya ?"


"apa apaan ini om !!, maksud om apa ??! " teriak ku sangat marah


"ssstt !!!, tenang enggak usah teriak teriak !! buang buang tenaga saja kamu ?"


"oi !! bawa kesini suratnya sekarang !!" teriak om surya pada salah satu ajudannya


"siap bos ini !!"


"nah keponakan ku tersayang, sekarang om minta cap jempol dari kamu ya ??! "


"emang apaan itu !! "

__ADS_1


"udah ! kamu tinggal nurut saja sama om !! kalau kamu nurut kita enggak akan lama lama disini ?! " ujar om surya


saat aku melihat surat itu terlihat tak asing di mata ku, dan ternyata itu adalah perjanjian menikah dengan ceo waktu itu yang sudah aku sobek di depan om surya.


"enggak akan !!"


"sst paksa dia !"


"dengar ya om saya sudah melunasi uang 80 juta om waktu itu, kenapa om masih meminta pernikahan itu sama saya ?! "


"oh iya .. om lupa bilang sama kamu !, kalau uang yang kamu berikan ke om waktu itu, bukan om anggap sebagai gantinya, om kira uang itu hadiah buat om, karena kamu sudah jual rumah ayah kamu !!"


"ssstt ! tenang aja om nggak akan nyakitin kamu kok! cubit kamu juga enggak !!, om cuma mau minta cap jempol kamu! udah itu aja !! "


"enggak akan aku kasih !! "ucap ku sambil mengepalkan kedua tangan ku dengan kencang


"kalian pegangin dia !! "


"siap bos !! "


"om !! kenapa om tega sama saya !! aku ini keponakan om, bukan musuh om surya !! aku ini anak dari kakak om surya !! " teriak ku sambil menangis

__ADS_1


seketika para ajudan om surya menyergap dan membuka paksa genggaman tangan ku.


"om aku enggak mau menikah dengan orang itu !! stop lakuin hal itu om !! " ucap ku menangis sambil memohon mohon


namun semua yang aku ucapkan tak akan ada artinya bagi om surya. aku hanya bisa menangisi takdir ku saat ini.


"berisik banget kamu mir !! " ucap om surya


"oi tutup tutup !! "


"oke bos !!"


dan lagi lagi sebuah saputangan yang berbau sama seperti saat aku di dalam mobil waktu itu, terasa menyengat di hidung dan membuat kepalaku seketika terasa pusing. lalu setelah itu aku tak ingat apa apa lagi.


***


mentari kembali menyingsing, suasana di rumah nenek masih sama seperti hari kemarin, terlihat raut wajah nenek semakin cemas, tepat pukul 10 pagi, profesor hajun datang ke kediaman nenek untuk berpamitan pergi mencari miranda. kali ini profesor hajun memutuskan untuk melakukannya sendiri, agar dia lebih leluasa dalam mencari di setiap sudut sudut kota.


hingga sampai setengah hari pencarian di lakukan namun hasilnya nihil, tiba tiba saja saat di jalan ponsel profesor berdering cukup lama dan sampai beberapa kali panggilan masuk secara beruntun.


"paman ? tumben dia telfon ? ada apa ya ?" ucap profesor hajun sembari menatap layar ponselnya

__ADS_1


__ADS_2