Love In Silent

Love In Silent
lost memory


__ADS_3

Ketika melihat surat dari yusuf sontak miranda langsung marah sekali, entah mengapa isi dari surat itu seolah olah membuat isi kepalanya seperti sedang mendidih, di usia yang sudah tidak muda lagi bagi miranda mendapat sebuah pernyataan cinta bukanlah sesuatu yang menyenangkan, bahkan melihatnya saja sudah tidak mungkin, bagi miranda surat cinta itu sudah seperti lelucon yang sengaja yusuf kirimkan kepadanya, dan seketika surat yang ada di tangannya langsung ia remas lalu ia geletakan begitu saja di kamarnya.


Dan keesokan harinya saat miranda tengah sibuk mengeringkan berapa rempah rempah di belakang rumahnya tiba tiba yusuf pun datang kali ini dia hanya memperhatikan miranda dari luar pagar, dia tak berani mendekati miranda karena sepertinya miranda memang sengaja sedang mengabaikan yusuf saat dia berusaha mendekatinya.


***


sementara itu kabar dari hajun yang ada di seoul korea selatan sendiri sedikit agak runyam, dia selalu mengalami gangguan pada ingatannya, dia sering mendengar kata kata bisikan yang masuk ke dalam kepalanya setiap malam, gejala itu ia rasakan semenjak dia bertengkar hebat dengan min sera waktu itu, tak jarang semua pekerjaan kantornya juga ikut berantakan karena gangguan mentalnya, terkadang sekertaris kang sering menasihatinya untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis psikolog, pikirnya mungkin saja gejala itu timbul karena ada sebuah trauma ataupun emosi yang terpendam cukup lama, akhirnya hajun mengikuti saran dari sekertaris kang, diapun langsung mendatangi teman lamanya yang merupakan seorang dokter psikolog, saat itu kebetulan ruang praktiknya tengah kosong dan sudah tidak ada seorang pasien pun di sana, sementara myung soo juga tengah berkemas dan hendak pulang ke rumahnya, lalu tiba tiba hajun datang tanpa permisi dan langsung duduk di kursi pasien sehingga membuat myung soo sempat melongo karena syok melihat hajun yang datang super kilat seperti angin.


"myung soo tolong bantu aku !" ucap hajun nampak sukar dengan penampilannya yang agak berantakan


"ada apa ? kalau kau ingin aku menemani mu begadang lagi seperti waktu itu, maaf aku tidak ada waktu hajun !" ujar myung soo


"bukan itu !, kali ini aku benar benar ingin minta tolong sama kamu !"


"kau butuh suntikan dana untuk perusahaanmu !?"


"dengar, aku tidak butuh itu sekarang, yang aku butuhkan aku ingin tidur pulas malam ini !"


"kalau begitu pulanglah ke rumahmu !"


"aku tidak bisa tidur setiap malam myung soo ! aku mohon !! bantu aku !" teriak hajun histeris sambil menangis dan bersimpuh di bawah kaki myung so sambil terus memohon agar dia mau membantunya kali ini, awalnya myong soo mengira kalau hajun tengah bercanda dan sedang main main saja, namun melihat tingkah laku hajun yang sampai seperti itu, akhirnya myung so mau mendengarkan keluh kesah sahabatnya tersebut, akan tetapi saat hajun menerangkan tentang apa yang sedang hajun alami saat ini padanya, myung soo justru merasa heran karena saat ia bertanya pada hajun mengenai suatu kejadian atau tragedi yang membuatnya mengalami trauma berat tak ada satupun yang bisa hajun ingat, seolah olah hajun telah lupa dengan kejadian sekitar beberapa bulan yang lalu.

__ADS_1


"5 bulan yang lalu ?"


"aku tidak ingat ?" jawab hajun


"kalau begitu 3 bulan yang lalu ?"


"tidak "


"satu bulan yang lalu ? kau ingat ? kau pernah pergi kemana atau pernah bertengkar dengan siapa ?" hajun terlihat gelisah dan sempat beberapa kali memegangi kepalanya namun dia kembali menggelengkan kepalanya, kemudian myung soo menulis sesuatu di atas kertas dan memberikannya pada hajun.


"sepertinya ingatanmu menghilang tepat di 6 bulan yang lalu !" ujar myung soo sambil menyodorkan sebuah kertas pada hajun


"lalu apa yang harus aku lakukan ?"


"baiklah !"


"setelah hasilnya keluar beri tahu aku !, kamu bisa datang lagi kesini setelah hasilnya keluar !"


akhirnya hajun pulang tanpa tahu apa apa, hatinya merasa sedikit kecewa karena ia belum tahu penyebab penyakit ini muncul, sudah cukup lama dia merasa tersiksa seperti ini karena melupakan wajah wajah orang terdekatnya yang hilang dari ingatannya, sebuah keanehan telah hajun rasakan sejak beberapa bulan lalu, dia mulai sering merasa sakit di bagian kepalanya lalu seketika ia akan kehilangan ingatannya sedikit demi sedikit, anehnya ingatan itu terus hilang dan saat hajun mencoba untuk mulai mengingatnya kembali ia justru akan kembali merasakan sakit kepala yang teramat sangat.


Seiring berjalannya waktu ingatan itu terus merambat hilang, anehnya ingatan yang hilang tidak beruntut dan melompat lompat sejak tahun tahun ketika hajun mulai mengenal dan mulai hidup bersama dengan miranda, bahkan pernah suatu ketika dia menuliskan sebuah nama nama orang terdekatnya yang pernah memiliki sangkut paut dengannya di buku dokumennya, tujuannya tak lain adalah agar suatu ketika saat dia mulai lupa dia bisa melihat nama nama orang itu di dalam bukunya, dan kebetulan sekali nama miranda dan Dongjun juga ada di dalam buku tersebut.

__ADS_1


***


beberapa hari kemudian hajun datang ke rumah sakit dan melakukan CT scan untuk mengetahui penyakit apa yang sedang di deritanya, namun saat hasilnya keluar sang dokter menjelaskan kalau tak ada cidera ataupun penyakit apapun di dalam kepalanya, mendengar penjelasan itu hajun di buat semakin bingung dan terheran heran, diapun lantas membawa hasil Rontgen tersebut kepada temannya myung soo.


"aneh !"ucap myung soo kebingungan


"aku tahu itu !" saut hajun


"yang aku lihat isi kepalamu baik baik saja, bahkan tidak ada yang terguncang atau tergeser sedikitpun !" bak dua buah mata pisau yang runcing seketika hajun melotot ke arah myung soo sambil berdecak kesal.


"ehem .. intinya kepalamu baik baik saja !" ucap myong soo


"tapi yang aku rasakan itu aneh, aku terus kehilangan memori ku hari demi hari dan yang aku ingat di kepalaku cuma ada min sera, selain dia aku tidak bisa mengingatnya dengan jelas !" ujar hajun menjelaskan


"hmm lalu apa yang salah dengan kepalamu ?!"


"kau kan dokter ! kenapa kamu malah bertanya padaku ?!"


"karena kamu adalah orang pertama dengan kasus yang aneh dan baru pertama kali aku menanganinya !"


"apa ?"

__ADS_1


"kebanyakan pasien yang aku tangani tidak separah kamu, karena aku pernah menangani kasus seperti ini dan ternyata dia memiliki luka cidera di kepalanya, jadi sangat wajar kalau dia menderita lost memory, tapi lain halnya dengan kamu !, aku sendiri juga bingung membedakan ini hanya halusinasimu saja atau memang benar benar lost memory !" jelas myung soo, dan seketika diapun kembali terdiam


__ADS_2