Love In Silent

Love In Silent
Terlepas dari Belenggu


__ADS_3

jika seseorang itu marah, mungkin saja dia masih biasa memaafkan mu


namun jika seseorang itu telah kecewa mungkin akan sulit baginya untuk sembuh dan menaruh rasa kepercayaan lagi kepadamu, itu adalah kesalahan terbesar yang aku lakukan kepada nenek ku saat ini.


"tidak semua manusia yang terlahir di dunia ini akan baik baik saja nak, semuanya pasti akan mengalami proses di dalamnya, kehancuran sudah pasti setiap orang akan merasakannya, kemudian tuhan akan memulihkan kembali dari rasa pedih yang ia alami di dalam hidupnya !"


"tuhan menciptakan kita ke dunia ini, bukan hanya untuk bersenang senang belaka, hidup ini bagaikan panggung sandiwara, dan kita sebagai wayangnya, lalu tuhan lah yang mengambil peran paling penting dalam hidup kita, layaknya sebagai dalang dia mengatur kehidupan kita sedemikian rupa, kita bisa berangan angan dan merencanakan hidup kita, tapi ingat ! tuhan lah yang menentukan jalan kita !"


seketika tangis ku semakin menjadi jadi begitu nenek memelukku dengan erat sambil memberi kata kata pitutur kepadaku.

__ADS_1


*pitutur : nasihat


"jika keadaan memaksa untuk menangis maka menangis lah nak !, menangis bukan berarti menjadikan kamu itu orang yang lemah, tetapi menangis justru bisa membuat hati mu tertata kembali dan menciptakan sebuah keberanian yang baru di dalam diri kamu !!"


"jika masalah yang kamu hadapi terlalu sulit untuk kamu hadapi sendiri, tidak ada salahnya kalau kamu harus berbagi cerita, dan berbagi apa yang kamu rasakan kepada keluarga, atau pasangan mu kelak, dan jikalau kamu engan untuk bercerita, namun keadaan dirimu masih terus memaksa mu untuk mengadu, maka mengadu lah nak ! meski hanya sedikit tapi itu akan sangat berpengaruh pada dirimu !!"ujar nenek


ucapan nenek semuanya memang sangat benar, selama ini aku terlalu bodoh dan hanya mengandalkan diriku sendiri dalam menghadapi semua masalah yang telah menimpaku.


"kemarilah nak !!, coba ceritakan sama nenek semua beban pikiran yang telah kamu alami selama ini, agar nenek tahu apa saja yang masih mengganjal di hatimu, mungkin saja nenek bisa sedikit membantu kesulitan yang telah kamu alami !!"ucap nenek sambil menyeka air mataku

__ADS_1


"semenjak ayah dan ibu pergi meninggalkan mira, di tengah kota yang besar dan kejam itu, mira harus hidup susah sambil mengurus juna dan jenni sendirian, awalnya miranda berfikir untuk pulang saja ke kampung, dan tinggal di kampung bersama nenek, tapi semua harapan itu pupus setelah om surya datang lalu mengambil semua harta milik ayah tanpa menyisakan sedikitpun untuk mira dan adik mira!!"ucap ku masih sesegukan menahan tangis


"apa alasan om surya mengambil semua harta milik ayah kamu nak ??"


"om surya beralasan, kalau ayah memiliki hutang kepada perusahaan lain, lalu om surya mengambil alih perusahaan ayah, dan tak lama setelah itu dia juga mengambil apa yang seharusnya menjadi hak milik kami, jujur saja mira tidak percaya dengan ucapannya nek, meski dia adik kandung ayah, dia tidak pernah menyayangi kami nek, dia hanya baik jika ada maunya saja, awalnya mira juga merasa heran, mengapa dia sampai tega memperlakukan keponakannya sendiri secara tidak adil.!!" ucap ku


"apakah itu alasan satu satunya mengapa kamu sampai nekat menjual rumah ayah kamu nak !!" ucap nenek geram


jujur bukan hanya perihal itu saja aku sampai nekat menjual rumah ayah, namun sudah terlalu banyak tekanan, ketakutan yang aku alami di kota yang kejam itu sendirian, aku hanya ingin pulang dan merasa hidup tentram di kampung bersama nenek.

__ADS_1


sungguh air mataku tiada bisa terbendung lagi, di kala mulut ini tak lagi mampu untuk mengungkapkan semua kebusukan yang telah om surya lakukan terhadap kami, serta segala unek unek yang telah lama bersembunyi di dalam hatiku.


__ADS_2