
berulang ulang kali aku berfikir, namun pada akhirnya aku justru melawan apa kata hatiku dan justru memilih untuk mengikuti insting yang ada di pikiranku.
"bagaimana ? apa kakak mau menemani aku makan malam nanti ?" tanya eunmyeong untuk memastikan
"entahlah .. aku tidak bisa janji soal itu !" ucapku masih ragu ragu
"loh kenapa ?"
"mungkin kalau aku sudah sedikit merasa baikan, aku akan datang, tapi .. "
"tidak ada kata tapi, kakak harus datang !"belum sempat aku selesai bicara tiba tiba eunmyeong justru memotong pembicaraanku.
"kok kedengarannya dia maksa banget ya !?" ucapku geram di dalam hati
"maka dari itu kakak harus meminum obat herbal dari ibu, agar kakak bisa menemani aku makan malam nanti !"
"iya baiklah !"ucapku sedikit terpaksa
"kalau begitu nanti malam kita akan bertemu di hotel shilla seoul !"
"bukankah tujuan kita hanya makan malam ? kenapa harus di hotel, kita kan bisa datang ke restoran saja ?"
"karena itu tempat favoritnya !"
"tempat favorit siapa maksud kamu ..?"
"aku tunggu nanti malam jam 8, kakak harus datang dan jangan sampai terlambat !"
entah mengapa rasanya aku sedikit menyesal karena telah mengambil keputusan kali ini dengan gegabah.
***
tepat di jam 8 pagi aku telah selesai membersihkan rumah, semua pekerjaaan rumah aku lakukan lalu aku selesaikan sendirian tanpa bantuan dari siapapun, mulai dari mencuci pakaian sambil menyapu halaman, menyapu dan mengepel lantai, dan yang terakhir mencuci piring yang sudah nampak menggunung di bak wastafel dapurku.
Tepat di jam 9 pagi aku pun pergi ke klinik lalu pulang di jam 09:20, karena aku datang di jam pagi jadi aku tidak perlu mengantri di sana, dan saat aku tengah berjalan menuju ke rumah, tiba tiba saja ada seseorang yang menepuk pundak ku dari arah belakang.
"mira !"
"Dongjun !, sedang apa kamu disini ?"
"justru itu yang mau aku tanyakan ke kamu, sedang apa dan dari mana kamu sendirian di jalan ?"
"ah itu aku habis dari ... "
"tadi, aku sempat lihat kamu baru saja turun dari bus dan menyebrang ke sini, karena kebetulan aku sedang membeli kopi jadi aku bisa melihat kamu saat kamu berjalan dari sana !"
"oh begitu ya !"
"bagaimana kesehatan kamu sekarang ?, sudah baikan ?"
"iya aku sudah sangat sehat sekarang, dan besok aku akan berangkat ke kantor !"
__ADS_1
"syukurlah kalau begitu !"
bagaimana bisa aku bertemu dengan dongjun di jalanan sekarang ini, dan kenapa aku harus bertemu dengan dia di momennya seperti ini.
"kalau boleh tahu, kamu habis dari mana ?" tanya dongjun kepadaku
"aku hanya berjalan jalan saja ke taman kota !"
"ke taman kota ? sendirian ?"
"iya, akhir akhir ini aku sangat jenuh karena hanya berdiam diri di rumah, makanya aku iseng jalan jalan untuk sekedar menghilangkan rasa jenuh !"
"oh begitu rupanya, sepulang dari sini kamu ada rencana ?"
"ada, rencananya aku akan menonton televisi di rumah sambil menikmati beberapa camilan !"
"setelah itu ?"
"tidur siang !"
"nanti malam ada rencana ?"
"sebenarnya dia mau apa sih ?!" gumamku di dalam hati
"ada, aku akan pergi dengan adik .. i" lagi lagi aku hampir menyebut adik ipar didepan dongjun
"adik ?, loh bukannya selama ini kamu tinggal sendirian ?"
"oh begitu .. jadi nanti malam rencananya ?"
"aku akan pergi mengantarkan adikku ke bandara nanti malam !"
"padahal aku ingin berkunjung ke rumah kamu nanti malam !"
"ke rumahku ?"sontak aku sangat terkejut
"iya "
"mau apa ?"
"loh memangnya aku tidak boleh pergi ke rumah kamu ?!"
"bo..boleh tentu saja boleh, tapi rumahku itu sangat kecil dan juga sedikit kotor, kamu pasti tidak akan betah kalau pergi ke rumahku !"
"aku akan tetap suka karena itu rumah kamu !"
"di rumahku juga banyak kecoa !"
"kecoa ?!!!" seketika saja raut wajah dongjun nampak sedikit panik
"iya, kecoa yang bisa terbang dan hinggap di tubuh kamu !"
__ADS_1
"ahaha benarkah !!?"
"iya aku serius !"
"mungkin lain kali saja, aku akan main ke rumah kamu !"
"loh kenapa ? padahal tadi kamu bersemangat sekali ingin berkunjung ke rumahku loh !" ucap ku sedikit meledeknya
"eee.. kebetulan nanti malam aku ada janji dengan rekan kerja, jadi sebaiknya aku akan menentukan hari selanjutnya untuk berkunjung ke rumahmu !"
"ya baiklah !"
"oh sepertinya kopi pesanan ku sudah siap, aku akan ambil pesanan dulu !"
"kalau begitu sekalian saja aku juga mau pulang sekarang !"
"kamu sudah mau pulang !?"
"iya, karena berjalan jalan di taman cukup membuatku sedikit lelah !"
"oh iya baiklah, sebaiknya kamu segera pulang dan beristirahat !"
seiring berjalannya waktu lidahku ini semakin mahir dalam membuat alasan saat bertemu dengan dongjun, mungkin karena aku ingin sekali menghindarinya secara perlahan agar dia tidak begitu merasakan perubahan sikapku secara mencolok.
***
Dari siang sampai sore hari aku hanya menghabiskan waktu dengan bersantai di depan televisi, semenjak aku hamil rasanya aku ingin terus mengisi perutku dengan makanan ringan, entak mengapa jika mulutku berhenti mengunyah rasanya perutku mendadak sangat mual.
Kini tak terasa malam sudah mulai menyapa dan tepat pukul 8 malam nanti aku sudah harus sampai di hotel shilla seoul, entah apa yang hendak di sampaikan oleh eunmyeong mengapa dia mendadak terlihat sangat semangat pagi tadi.
***
Tepat di jam 8 malam aku sudah berada di teras hotel shilla sekarang, rasanya tempat ini terlalu mahal jika hanya untuk sekedar menyantap hidangan makan malam, meskipun aku tahu kalau aku tidak akan rela jika membuang uang belanjaku satu minggu dalam satu malam kali ini, namun kenapa pada akhirnya aku datang ketempat ini juga.
sesampainya di restauran aku langsung meneliti satu persatu wajah wajah orang yang sedang duduk di meja makan, mungkin salah satu di antara mereka sudah ada eunmyeong yang telah datang dan saat ini tengah menungguku.
"oh itu dia !" ucapku saat menemukan eunmyeong yang sudah duduk di meja makan
namun sepertinya dia tidak sedang duduk sendirian di sana, terlihat ada seorang wanita yang berpakaian yang tidak kalah menariknya dengan eunmyeong, dan sepertinya wanita itu juga sedang mengobrol asik dengan eunmyeong.
"oh ! kakak sudah datang !" ucap eunmyeong saat melihatku mendekatinya
"apa kamu menunggu ku lama ?"
"mungkin, tapi karena aku sedang asik mengobrol jadi aku tidak merasakannya !"
"benarkah ? syukurlah kalau begitu !"
"aku bahkan sampai lupa kalau kakak akan datang, mungkin karena aku keasikan mengobrol jadi aku sampai lupa dengan kehadiran kakak !"
"begitu rupanya !" ucap ku sedikit terpaksa
__ADS_1
"mengapa seolah olah kali ini aku yang datang dan mengemis hidangan makan malam disini, padahal kan dia sendiri yang mengajakku makan malam disini !"gerutu aku di dalam hati