
"Gila! Camer lu keren banget ya! modern banget! Beruntung lho lu dapat camer kayak gitu!", ujar Cika iri saat Aylin menceritakan kalau akan dibukakan toko kosmetik oleh ibu Jayden, saat mereka melakukan video call.
"Kamu mau ya bantu aku ka? kamu kan sudah pengalaman di bidang itu lama. Nanti aku minta ijin sama kak Dimas ka!", rayu Aylin.
"Aku pengen banget Lin, moga-moga saja kak Dimas ijinin, toh jamnya gak terikat kayak dulu. Biasa kan bisa KKN, karena bosnya teman sendiri, ha..ha..ha", sahut Cika tertawa senang.
"Tapi gimana dong sama si bunglon, bukannya kata lu posesif, emang lu diijinin?", sambung Cika lagi, yang sudah merubah panggilan Jayden.
"Kayanya sih terpaksa, tapi katanya nanti kalau sudah punya anak sudah gak boleh. Aku iyain saja, daripada kak Jay berubah pikiran lagi. Nanti kalau sudah punya anak, aku baru keluarin jurus ngerayu aku lagi", ujar Aylin tertawa senang.
"Ha..ha..ha, syukurin tuh si bunglon punya emak yang super modern. Lagian punya istri cantik gak boleh dilihat orang lain, pelit banget sih! biar tahu rasa dia!", Cika gantian tertawa kesenangan, ternyata dendamnya pada Jayden belum hilang semua.
...********...
Akhirnya hari yang ditunggu banyak orang itu tiba, bagaimana tidak? Ibu Jayden mengundang semua kolega bisnis mereka, belum lagi teman-teman sekolah Aylin dan Jayden. Dibantu oleh Cika dan Dimas yang mengundang teman-teman sekolah mereka dulu.
Tapi yang terbanyak tentu semua karyawan PT. Sunjaya Textile dan PT. Frame yang diundang semua, tanpa ada pengecualian.
Bahkan kedua kakak Jayden juga khusus terbang ke Indonesia untuk menghadiri pesta pernikahan adik bungsu mereka
Yang jelas semua karyawan PT. Textile Sunjaya dan PT Frame menunggu hari itu.
Apalagi karyawan PT. Frame, hanya beberapa orang saja yang pernah melihat Aylin, mereka semua penasaran siapa perempuan yang sudah bisa menaklukkan hati Bos mereka yang terkenal dengan sebutan dewa es itu, karena tebakan mereka yang selama ini menganggap Maya calonnya bos mereka itu sudah salah total.
Apalagi mereka mendengar gosip dari raja gosip, Deddy kalau ibu Sunjaya sudah memesan makanan dari restoran-restoran terkenal, tentu itu sudah pasti menjadi incaran para tamu yang sebagian besar adalah karyawan PT. Frame dan PT. Sunjaya Textile.
Dan buat yang suka berselfie ria, sudah pasti kali ini menjadi tempat pilihan utama. Karena pestanya diadakan di hotel bintang lima yang sangat luas, yang katanya mempunyai taman yang sangat indah.
Dan khusus untuk acara pernikahan akan ditambah lagi dengan hiasan-hiasan yang indah.
Ibu , ayah dan kakak Jayden senyumnya tidak pernah hilang, saat menyambut kedatangan tamu yang banyak itu.
Mereka akhirnya merasa bahagia karena adiknya mereka yang dingin dan kuper itu menemukan pasangannya juga.
Sedangkan ibu Aylin tidak terlalu mengenal tamu-tamu di situ, karena jarang ada tamu yang dari pihak ibu Aylin.
Untungnya kedua istri kakak Jayden sangat ramah. Akhirnya ibun Aylin punya teman, dan ibu Aylin tambah terhibur melihat keponakan Jayden yang lucu-lucu.
Jayden sang penganten pria terlihat tampan, tapi seperti biasa masih pelit senyum, sedangkan Aylin penuh senyum, sehingga terlihat makin cantik.
__ADS_1
Sebenarnya para tamu agak bingung dengan baju penganten wanita yang terlihat simple, memang Aylin tetap terlihat cantik dan anggun dengan baju penganten itu, tapi kurang pas dengan tempat yang terlihat sangat mewah itu.
Akhirnya mereka beranggapan kalau istri sang Presdir adalah orang yang sederhana dan simpel, mereka tentu tidak tahu kalau yang memilihkan baju itu adalah sang presdir sendiri yang terlalu posesif.
Tentu ada seseorang yang menduga kalau itu adalah perbuatan Jayden
Ketika Denny menyalami Aylin, Denny sempat menatap lekat ke Aylin dan berkata,
"Wah penganten wanitanya cantik sekali, walaupun dengan baju penganten yang sederhana!"
Ternyata kebiasaan Denny untuk memanasi Jayden belum berubah.
Jayden mendengar perkataan itu cepat-cepat menyalami Denny, agar Denny tidak menyalami Aylin dan menatap Aylin terlalu lama.
"Terimakasih sudah datang Den", ujar Jayden sambil menyalami Denny.
"Pasti baju Aylin kamu yang pilih kan?", tanya Denny tersenyum dan berbisik.
"Kamu tahu saja", sahut Jayden malah bangga dengan pilihannya.
Sesudah itu Jayden mengucapkan terimakasih pada Denny, karena selama ini Denny sudah menjaga dan membantu Aylin saat mengalami masa-masa sulit
Kali ini hatinya sudah benar-benar lega, bagaimanapun mereka dulu adalah teman yang lumayan akrab.
"Kamu gak usah ngucapin terima kasih, aku melakukannya karena aku menyukai Lin, bukan karena kamu. Tapi Lin sudah memilih kamu, aku hanya menghormati pilihan Lin", ujar Denny sebelum pergi bergabung dengan teman yang lain.
Tatapan Jayden mengiringi teman yang juga merupakan rivalnya itu.
Tatapan Jayden beralih ketika ada tamu lain yang kembali menyalaminya dan Aylin.
Sedangkan Maya dari jauh menatap pasangan yang berbahagia itu dengan hati yang terluka.
Bagaimanapun dia menyukai Jayden sudah begitu lama, bahkan dia pernah beranggapan suatu hari dia akan mendapatkan hati Jayden, karena Jayden sering bersamanya.
Tapi sekarang dia benar-benar sudah harus menghapus semua perasaannya, dan sudah seharusnya dia membuka hatinya untuk pria lain.
Walaupun begitu Maya tetap datang ke pernikahan Jayden dan Aylin, Bagi Maya kedudukan dan pandangan orang padanya penting.
Maya tidak mau kalau dia tidak datang di pernikahan ini, akan menjadi gosip di perusahaan. Bahkan dia bisa menyalami dan memberi selamat pada Aylin dan Jayden dengan muka datar, menyembunyikan perasaannya, seperti tidak pernah terjadi apa-apa.
__ADS_1
Berbanding terbalik dengan Aylin yang bahagia di hari pernikahannya itu.
Aylin dulu sudah melepaskan semua obsesinya untuk mendapatkan cinta Jayden, tentu dia tidak pernah menyangka kalau hari ini dia akan menjadi penganten Jayden.
Dia tidak pernah menyangka kalau suatu hari dia akan bertemu Jayden kembali dan mendapatkan perhatian dan cinta Jayden, padahal dia sudah lama mengubur perasaannya pada Jayden.
Memang perjalanan hidup seseorang susah ditebak.
Bagi Aylin yang pemikirannya sederhana, dia sudah bisa bersama orang yang dicintainya, sudah cukup baginya.
Itulah yang membuatnya selalu menuruti semua kemauan Jayden.
Sedangkan Jayden yang terbiasa mendominasi dan mau menang sendiri, tentu semakin menyukai Aylin yang selalu menurut padanya.
Dan buat Jayden yang jarang mempunyai hiburan selain bekerja, saat menggoda Aylin tentu menjadi hiburan buat dia setelah seharian di perusahaan.
Pernikahan tentu akan bahagia apabila kedua orang yang menjalaninya saling mencintai dan melengkapi, apalagi semua kesalahpahaman selama ini
sudah terurai.
Sebagai penulis dan pembaca kisah perjalanan cinta Jayden dan Aylin kita doakan saja yang terbaik untuk mereka.
"Semoga berbahagia selalu"
...-- *****Tamat***** --...
...🎉🎉🎉🎉🎉🎉...
...Terimakasih buat para pembaca yang selalu setia mengikuti perjalanan cinta Jayden dan Aylin dalam "Loving You"....
...Terimakasih juga sudah mendukung karya ini dengan Vote,like dan commentnya....
...Jangan lupa "five star" nya yah🙏🙏...
...jangan lupa memberikan komentar terakhir ya, Author juga menerima kritikan juga, agar author bisa berkarya lebih baik lagi ke depannya....
...Tanpa ada pembaca setia, author tidak akan berarti, jadi jangan lupa follow author, agar mendapatkan notifikasi bila ada karya baru....
...Terimakasih juga pada pihak Noveltoon yang sudah memberikan penghargaan level 10 untuk karya ini...
__ADS_1
...Sampai bertemu lagi di karya selanjutnya pembaca tercinta, semoga bisa terus mendukung karyaku. Terimakasih 🙏 🙏...