Maaf Aku Yang Harus Pergi

Maaf Aku Yang Harus Pergi
Penjelasan Liam


__ADS_3

Mendengar perintah yang di ucapkan Liam kepada anak buahnya membuat Kalina bingung.


" Mau kamu bawa kemana putriku ?"


Liam tidak menjawab pertanyaan Kaluna, dia malah semakin mengencangkan pelukannya membuat Kaluna tidak memilik pergerakan sedikit pun .


" Lepaskan aku , mau kamu bawa kemana putriku ." Kaluna masih terus berusaha lepas meskipun dia sendiri tau jika usahanya sia-sia .


" Aku akan melepaskan mu Jika kamu mau mendengarkan penjelasan ku."


" Sudah berapa kali aku bilang, aku tidak mau mendengarkan apa kamu tidak mengerti, jadi lepaskan aku."


Liam menarik nafasnya dalam


" Kaluna Jeinna ." ucap Liam dengan suara yang begitu pelan .


Kaluna kembali membuang pandangannya ke arah lain saat Liam menyebut namanya secara lengkap, dia tidak mau mendengarkan apapun dari mulut laki-laki yang ada di depannya .


" Elma, dia bilang kalian pernah bertemu ."

__ADS_1


Mendengar nama yang tidak asing di sebut oleh Liam membuat Kaluna bertanya dalam benaknya , memang kenapa dengan nama itu.


" Dia perempuan yang pernah aku cintai di masa lalu sebelum mengenalmu ." kembali Liam melanjutkan kata-katanya meskipun Kaluna tidak melihat ke arahnya .


Kaluna yang tetap pada posisinya juga terkejut mendengar jika perempuan itu adalah orang yang dia kenal .


" Dulu aku dan Elma tidak pernah putus sebelum kami kehilangan komunikasi, dan saat itu mama menjodohkan kita." kalimat Liam terhenti . Kaluna yang mendapatkan sebuah fakta jika laki-laki yang menikah dengannya masih memiliki hubungan dengan perempuan lain ,meskipun mereka tidak bertemu , hatinya terasa sakit. ujung matanya mulai basah .


" Tapi , aku tidak tau sejak kapan aku menyimpan nama kaluna Jeinna di hatiku dan melupakannya . Mungkin saat kamu tersenyum mendapat pesan dari laki-laki yang selalu kamu panggil dengan sebutan kakak , membuat hati ku tidak nyaman apalagi saat itu kamu bilang akan menjemputnya , kamu ingat hari itu aku sakit sebenarnya aku hanya pura-pura agar kamu tidak pergi menemuinya , tapi sialnya kalian malah tetap bertemu di rumah ayah dan memeluknya di depanku ." meskipun dia sendiri tau jika laki-laki itu hanya mengapa Kaluna sebagai adiknya tetap saja membuatnya tetap cemburu jika Kaluna begitu dekat dengannya .


Air mata Kaluna semakin deras keluar, mendengarkan pengakuan Liam .


Liam membenamkan wajahnya di ceruk leher Kaluna " Maaf kan aku , Karena sudah melakukan kesalahan yang membuatmu terluka , aku sangat mencintai mu Kaluna Jeinna maafkan aku ." Liam juga ikut menangis . Dia tidak tau harus melakukan apa lagi jika sampai Kaluna tidak memaafkannya , itu berarti dia harus pergi dari hidup perempuan ini untuk salam - lamanya sesuai dengan apa yang Ryan katakan .


Sebelum menemui Elif dan Kaluna Liam lebih dulu menemui laki-laki itu dan memberikan kesempatan padannya untuk mendapat maaf dari istrinya , jika dia tidak berhasil mendapatkannya dia harus meninggalkan Kaluna saat itu juga dan berjanji tidak akan menggangu hidupnya dan Elif .


" Aku mohon maafkan aku ." kembali Liam berucap karena Kaluna sama sekali tidak bersuara dia hanya mendekatkan suara tangisan istrinya , dia begitu takut jika sampai Kaluna betul -betul tidak memaafkannya . Apalagi Kaluna masih belum menatapnya . Hingga Liam menyentuh dengan lembut wajah Kaluna dan meminta untuk berbalik Dia bisa melihat pipi Kaluna sudah basah oleh air mata . sepanjang penjelasan Liam Kaluna tidak henti -hentinya menangis .


" Maaf kan aku ."

__ADS_1


Kaluna hanya diam , hal itu tambah membaut Liam takut , takut jika Kaluna tidak akan memaafkannya . Kalina tidak tau harus bagaimana dia bingung dengan dirinya setelah mendengarkan pengakuan Liam . Membuatnya lebih memilih diam .


" Aku mohon maaf kan aku ." Liam menatap Kaluna begitu pun Kalina . lama mereka dalam keadaan sepeti itu , hingga Liam memajukan bibirnya mengecup kedua mata Kaluna yang tidak berhenti mengeluarkan air mata ,Kaluna hanya diam saat Liam melakukan itu padanya .


Karena tidak ada penolakan dari Kaluna bibir Liam berpindah ke bibir Kaluna yang baru beberapa saat lalu dia nikmati dengan paksa , tapi kali ini dia ingin melakukannya dengan lembut karena Kaluna hanya diam saat kedua benda kenyal itu kembali bertemu . Kaluna tidak menolak dan tidak juga membalas dia masih tetap diam , mengingat kembali kalimat Liam saat masuk ke dalam kamar saat dia dan Elif tertidur , saat itu matanya sama sekali belum tertutup, tapi saat mendengar seseorang memutar gangga pintu membuat Kaluna langsung memejamkan matanya , dia bisa mendengar begitu jelas semua kata -kata Liam saat itu . Apa yang keluar dari bibir laki-laki itu membuatnya sakit , pengakuan cinta Liam terhadapnya , tapi di sisi lain dia membohongi dirinya . Tapi saat ini laki-laki ini menyampaikan alasannya , membaut Kaluna menjadi bingung .


Liam yang merasa mendapat izin dari Kaluna melepaskan pelukannya yang membuat Kaluna tidak bisa bergerak , dia kemudian berpindah ke atas tubuh istinya dan menindihnya Liam melepaskan ciumannya dan menatapnya , seolah minta izin untuk melakukanya , tapi Kaluna hanya diam , Liam kembali akan menyatukan bibirnya . Kaluna langsung menahan dada Liam . Berusaha mencari kejujuran dari mata laki-laki ini.


" Aku tidak akan melakukanya Jika kamu tidak menginginkannya ."


Kaluna menurunkan tangannya , melihat itu Liam langsung menyatukan bibinya kembali mengulang apa yang lakukan tadi tapi, jika sebelumnya hanya dia yang menikmati, dia ingin Kaluna juga menikmatinya, suara penyatuan benda kenyal itu mulai terdengar saat Liam berhasil membuat Kaluna membalas, mata Kaluna terpejam menikmati lidah Liam yang memenuhi rongga mulut ya dan kini bagaian basah itu berpisah menelusuri setia inci lehernya hal itu membuat Kaluna mencengkram kuat rambut Liam .


Liam menegakkan tubuhnya dan melepas semua kain yang menutupi tubuhnya dan ia juga melakukan hal yang sama pada Kaluna dan kembali melanjutkan apa yang sudah ia mulai , Ia begitu bahagia saat tubuh istrinya tidak menolak sentuhannya , dia tau Kaluna akan memaafkannya, karena istrinya memilih hati yang lembut , untuk itu dia mudah untuk mencintai Kaluna dan melupakan wanita di masa lalunya . meskipun masih terselip ketakutan dalam hatinya .


Kaluna semakin meremas kuat rambut Liam dan mendongakkan kepala ke atas dengan bibir terbuka saat mulut hangat Liam tengah menikmati bagian sensitif tubuhnya secara bergantian .


Bukan hanya itu tangan Liam sudah berada di bawah sana menuntun Kaluna untuk membukanya Ke dua pahanya dan mulai menyatukan miliknya dengan sekali hentakan kuat.


Liam bisa melihat Kaluna merasa kesakitan , dia lupa jika mereka sudah lama tidak melakukanya, tentu Kaluna akan merasa kesakitan yang sama saat pertama kali melakukanya .

__ADS_1


" Maaf ." ucap Liam lirih sambil menghapus sesuatu yang keluar di sudut mata istri ya , Kaluna tidak menjawab sama sekali dia hanya mencengkram kuat kedua sisi bahu Liam . Liam kemudian kembali menyatukan bibirnya untuk mengalihkan rasa sakit yang diberikan pada istrinya sambil miliknya dibawah sana bergerak dengan pelan agar Kaluna tidak merasa kesakitan , saat sudah mulai mendengar Kaluna mengeluarkan de..sahan Liam semakin mempercepat gerakannya . hingga membuat kamar itu di penuhi Suara de..Sahan dan penyatuan yang begitu mendominasi , hingga matahari sudah akan terbenam Liam baru menyudahinya Karena melihat wajah Kaluna yang sudah tidak berdaya di bawah kungkunannya.


__ADS_2