
Sebuah mobil berhenti di sebuah hotel milik seorang pengusaha muda . dengan berpakain serba hitam laki-laki yang memiliki tubuh tegap tersebut melangkah memasuki gedung tersebut dengan membawa beberapa berkas yang ada di tangannya . Ia kemudian memasuki ekskavator menuju lantai tertinggi gedung tersebut . saat tiba tepat di depan ruangan tersebut sekertaris pemilik Ruangan tersebut langsung mengantarkan nya masuk .
" Kau sudah datang " tanya seorang di meja tersebut yang tidak melihat kearah orang yang baru masuk. Tangannya masih sibuk untuk menyelesaikan sesuatu mungkin setumpuk pekerjaan yang berusaha ia selesaikan.
"Apa kau akan terus berdiri disitu sampai aku menyuruhmu untuk duduk ?"
mendengar kalimat tersebut . orang yang menggunakan pakaian serba hitam tersebut melangkah mendekati sofa yang tersedia di ruangan tersebut . sebuah berkas masih setia berada di tangannya .
" Baik lah hari ini berita apa yang kau ingin berikan kepada ku ".
sambil beranjak meninggal kursi dan sejenak meninggalkan pekerjaan yang masih belum ia selesaikan. duduk di sofa tepat berada di hadapan orang yang juga baru duduk di sofa .
Ia kemudian meraih sebuah amplop besar yang diserahkan untuk dirinya .
Liam menatap dengan seksama berkas-berkas yang di berikan kepadanya sesekali alisnya berkerut membaca setiap informasi yang di peroleh oleh orang suruhannya . setelah membaca semua informasi yang di berikan padanya Ia kemudian meletakkan amplop yang berisi informasi tersebut ke meja yang berada di depannya .
" Apa kamu yakin dengan semua informasi yang kamu peroleh?"
" Saya sangat yakin Tuan ." jawab orang tersebut
Liam tampak Ta ingin mengeluarkan pertanyaan lagi kepada orang suruhannya tersebut Ia kemudian melakukan kakinya kembali ke meja kerjanya dan melakukan panggilan .
" Keruangan saya sekarang ". Liam memberi perintah kepada orang yang telpon barusan .
__ADS_1
tidak butuh waktu lama yang di minta untuk datang langsung muncul .
" Apa ada sesuatu yang kamu butuhkan ?"
tanya orang yang baru masuk keruangan tersebut sambil pandanganya bergantian ke arah Liam dan orang yang duduk di hadapannya .
" Tolong antar kan dia keluar dan berikan bonus untuknya setelah mengeluarkan perintah untuk asisten Liam tersebut melangkah menuju meja kerjanya .
kedua orang tersebut meninggal ruangan Liam .
Liam duduk duduk di meja kerjanya dengan menghadap ke jendela kaca di ruangan tersebut terlihat gedung -gedung tinggi di luar saja . informasi yang di peroleh dari orang suruhannya tersebut cukup membuatnya terkejut . dari apa yang ia baca tadi menjelaskan bahwa Elma berada di luar negeri dan tidak pernah sekalipun kembali ke Indonesia dalam waktu yang cukup lama . Hanya itu yang mampu di laporkan oleh orang suruhannya . orang tersebut tidak banyak menemukan informasi tentang Elma karena kepergian Elma ke LN sudah beberapa tahun yang lalu jadi cukup sulit untuk mencari informasi yang mendetail tentangnya .
belum selesai dengan pikirannya. Gio yang menjadi asisten sekaligus sahabatnya itu kembali muncul di ruangannya dan duduk di sofa.
" Dia di LN" Liam memberikan jawaban atas pertanyaan Gio . mendengar jawaban Liam Gio meraih berkas yang di tau berisi informasi tentang Elma .
" Elma berangkat tahun xxx. " tatap Gio beralih ke Liam setelah menemukan kenyataan bahwa di tahun yang sama saat itu Liam dan keluarganya pindah dan menetap di LN . Liam yang semula posisi duduknya mengarah ke jendela berbalik ke arah Gio.
" Bukanya itu tahun yang sama saat kamu juga berangkat?"
Liam mengangguk
Saat ingin masih terganjal sebuah pertanyaan dibenak Liam . untuk apa Elma Keluar negeri dan sampai sekarang tidak pernah kembali . setahunya selama dekat dengannya Elma tidak pernah membahas tentang dia akan keluar negeri . saat masih dalam ke kebingungannya tiba -tiba ponsel Liam berbunyi , Disana ter tulis mama .
__ADS_1
"Halo ma"
"Halo Li, kamu masih di kantor?"
" iya , ma ,ada apa ?"
" Tidak ada apa-apa . mama cuman tanya kamu kapan datang ke sini , sudah hampir satu bulan Lo nak kamu tidak pernah datang temuin mama sama papa . mama kangen sama kamu "
" Iya. ma nanti Liam usahakan datang ke rumah mama saat Liam sudah tidak banyak kerjaan."
Dan percakapan antara anak dan ibu itu pun berlanjut membahas yang lain -lain. . dan diakhir dengan pernyataan Liam untuk datang ke rumah orang tuannya di akhir pekan ini .
Memang saat kembali ke Indonesia Liam sudah tidak tinggal dengan orang tuannya dia memutuskan untuk tinggal sendiri dengan membeli sebuah apartemen sederhana dengan menggunakan uang tabungnya yang ia peroleh dari pekerjaan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan . bidang yang sama dengan kuliah yang di tempuhnya. tidak menyianyiakan ilmu yang diperoleh di tempat kerjanya , saat kembali ke indonesia Liam membangun usaha di bidang yang sama dengan dukungan ayahnya dan ke keahlian dalam menemukan investor dan meyakinkan mereka akhirnya beberapa tahun kemudian Liam berhasil mendirikan hotel pertamanya yang Ia beri nama L.A.D ( penyebutannya menggunakan bahasa Inggris) di ambil dari singkatan namanya Liam Abian Darel .
" Apa rencana mu selanjutnya? " tanya Gio setelah melihat bos dan sahabatnya tersebut selesai berbicara dengan ibunya".
mendapat pertanyaan tersebut membuat Liam bingung .
" Aku sebagai sahabat kamu tidak meragukan perasaan kamu . tapi apa kamu yakin Elma juga seperti itu . kau perlu ingat kalian sudah hilang kontak selama bertahun-tahun dan sekarang dengan kenyataan yang kau dapat . Elma tidak di Indonesia dia di Luar Negeri dan tidak pernah kembali
apa kamu yakin dia tidak memiliki seseorang di sana ? "
mendapat pertanyaan yang bertubi-tubi dari sahabatnya tersebut membuat Liam bertambah bingung. tapi mau bagaimana lagi penyebab semua ini adalah dirinya sendiri. kepergiannya
__ADS_1
tiba-tiba dan tidak sempat mengabari Elma saat itu membuat mereka hilang kontak . meskipun Ia sudah berusaha menyambung komunikasi tersebut tapi tetap saja tidak bisa karena saat itu keberadaan Elma sudah tidak di ketahui lagi dan panti asuhan tempat Elma tinggal sudah beralih fungsi . saat di luar negeri Liam kesulitan mendapatkan informasi apalagi dia dirinya juga sibuk dengan berbagai tugas kuliah.