
Liam berdiri di dalam ruangan yang serba putih , di sana di rajang rumah sakit dia bisa melihat Elma sedang terbaring lemah , matanya tertutup tidak sadarkan diri .
Liam duduk di samping Elma , matanya bisa melihat dengan jelas pergelangan tangan perempuan ini luka terdapat sayatan . sehari sebelum dia datang Elma melakukan percobaan bunuh diri tapi beruntung sebelum kehabisan darah ada yang menemukannya di dalam kamar dan lagsung melarikannya ke rumah sakit .
" Bangun El , katakan padaku siapa yang melakukan ini padamu ?" Liam dengan suara lirih . Laki -laki itu sampai tidak percaya dengan kenyataan yang Ia dengar dari Bu Anna, jika Elma di Pe*kosa Empat hari yang lalu sebelum di datang , karena hal itu Elma mencoba bunuh diri, karena kejadian itu dia begitu jijik dengan dirinya sehingga Elma berusaha mengakhiri hidupnya .
Kejadian empat hari yang lalu
" Bu Elma ke depan dulu ya , mau beli sesuatu di depan ." Elma beranjak dari duduknya , karena saat ini mereka semua berkumpul di ruang tamu sambil berbincang -bincang .
" Mau Kiyya temani kak?" tanya kiyya yang sementara ini tengah sibuk dengan tumpukan buku pelajaran di depannya.
" Tidak perlu, kamu lanjut saja belajarnya ."
Elma kemudian melangkah keluar rumah , meskipun malam sudah menunjukkan jam 10 tapi lalu lalang kendaraan di depan rumah itu masih cukup ramai membuat Elma berani untuk keluar sendiri . Elma kemudian menyebrangi jalan. karena tokoh yang akan dia datangi berada di sebarang jalan . setalah membeli keperluannya Ia kembali menyebrangi jalan kembali, tapi langkah Elma terhenti saat sebuah mobil juga ikut berhenti di hadapannya dan begitu cepat menyeretnya untuk masuk ke dalam . Elma berontak , dia menggunakan semua kekuatan untuk melawan , tapi sesaat ke kemudian kesadarannya menghilang saat salah seorang dari orang tersebut membekapnya .
Di sebuah kamar Elma terbaring dengan tumbuh tidak berdaya , dia berusaha mengumpulkan tenaganya untuk bergerak tapi tetap saja tidak bisa . kepalanya sungguh sangat sakit akibat obat bius, dia tidak tau sekarang ini dia dimana , matanya berusaha mengenali tempat itu dan saat mata miliknya mengedarkan padangan dia melihat seseorang tengah berdiri di dekat pintu . Elma ketakutan dia berusaha kembali bangkit dari tidurnya tapi tetap saja tidak bisa .
__ADS_1
Tapi orang itu berjalan mendekat ke arahnya. sambil melepas satu persatu kain yang menempel di tubuhnya membuat Elma semakin takut , dia takut jika orang itu melakukan sesuatu pada dirinya. dia ingin berteriak meminta tolong tapi tetap saja tidak bisa , bahkan dia tidak tau dia di mana .
Bahkan sekarang orang itu sudah berada di atasnya menindih tubuhnya , tangan Elma berusaha mendorong tubuh besar yang menindihnya , matanya bisa melihat dengan samar sebuah tato memenuhi sebelah dada laki-laki ini .
Laki -laki itu kemudian mendekatkan wajahnya di ceruk leher Elma , menghirup aroma tubuh perempuan yang tidak berdaya di bawahnya .
" Aroma tubuhmu masih sama saat kita bertemu di lift . Maaf jika pertemuan ketiga kita harus dalam ke adaan seperti ini . "
Tubuh Elma bergetar ketakutan saat laki-laki ini mulai menjilati daun telinganya . dia begitu ketakutan .
Puas memandangi wajah Elma , laki-laki itu kemudian mengecup setiap inci wajah Elma , sambil tanganya bergerak membuka pakaian pada tubuh Elma . meskipun dengan susah paya Elma menahan, tapi tetap saja tenaganya tidak cukup untuk melawan tangan besar yang sudah berhasil melepaskan semua pakaian di tubuhnya . Elma menangis , dia tau apa yang akan terjadi pada dirinya setelah ini . Tapi suara lirih tangisannya Elma sama sekali tidak di hiraukan laki-laki itu , ia tetap menikmati setiap inci tubuh Elma , tapi percayalah dia melakukannya dengan begitu lembut , berbeda dengan wanita yang selama ini menghangatkan ranjangnya, dia tidak peduli saat wanit-wanita yang sengaja ia bayar atau dengan suka rela menawarkan tubuhnya untuk ia nikmati , saat dia melakukan penyatuan dia tidak peduli jika lawan mainnya berteriak kesakitan karena dia melakukan langsung pada intinya Tanpa memberi rangsangan kepada wanita-wanita itu atau memintanya melakukan dengan pelan , dia tidak peduli yang ia pikirkan hanyalah kepuasnya dirinya saja . Tapi berbeda saat melakukannya dengan Elma , dia melakukanya dengan begitu lembut karena menganggap perempuan ini begitu berharga. hanya saja dia tidak peduli dengan suara lirih Elma yang memintanya untuk berhenti dengan air mata yang mulai membasahi pipinya .
Puas dengan wajah Elma bibir laki-laki itu berpindah menikmati bibir Elma , Elma menolak dengan membuang wajahnya ke arah lain , tapi dengan lembut kaki-laki itu kembali membuat wajah itu menatap dirinya dan langsung membungkam bibir Elma , sekuat tenaga Elma kembali menolak dia Bahkan merapatkan giginya , tapi sekuat apapun Elma menahannya laki-laki itu menggigit bibirnya hingga ia meringis dan mulutnya terbuka membaut lidah laku-laki itu menerobos masuk kedalam rongga mulutnya . menyesap menghisap bibir lembut Elma .
kembali Elma berusaha mendorong tubuh laki-laki itu, tapi tetap saja tidak bisa bahkan keduan tangannya sekarang berada di atas kepalanya , membuat laki-laki leluas menikmati tubuhnya ,bahkan sekarang bibir laki-laki itu sudah berada di bagian tengah tubunya . lidahnya bermain di sana membuat Elma menggigit kuat bibirnya , dia tidak ingin sampai dia mengeluarkan suara de..sahanya membuat laki-laki ini akan tersenyum . saat ketika bibir laki-laki itu semakin ke bawah air mata Elma semakin deras keluar dari matanya .
tubuh Elma bergetar saat laki-laki itu bermain di bagian terdalam tubuhnya dengan begitu lama .
__ADS_1
laki -laki itu kemudian melepaskan kungkunannya tubunya dari tubuh Elma , matanya masih menatap puas pada tubuh Elma , dia bisa melihat mata itu sudah sangat basah oleh air mata , tapi tetap saja dia tidak peduli, dia bahkan sudah memposisikan tubunya untuk memasuki Elma . membuat perempuan ini menjadi miliknya .
Elma semakin ketakutan saat merasakan milik laki-laki itu sudah siapa memasukinya. hidupnya akan Hakan hancur setelah ini , mungkin orang-orang akan memandang jijik dirinya .
Elma berteriak saat laki-laki ini berhasil menyatukan miliknya . seutas senyum terlihat di bibir laki-laki itu saat merasakan miliknya basah oleh darah milik perempuan tidak berdaya yang harus menerimah keninginnya , di kemudian bergerak untuk menciptakan kepuasan untuknya . iya hanya dia yang menikmati penyatuan ini karena perempuan yang sementara dia kuasai tubunya hanya bisa menangis .
laki-laki itu terus bergerak tanpa mempedulikan tangis yang tidak berhenti Elma keluarkan , entah susah berpaa lama tapi dia merasa tidak pernah puas dengan tubuh perempuan ini , dia begitu menikmatinya, hingga tubunya sudah basah oleh keringat tapi belum ada tanda tanda ia kan menyudahi semuanya , kamar mewah itu hanya terdengar erangan kenikmatan keluar dari bibirnya dan suara tangis piluh Elma yang tidak Ia pedulikan. Hingga dia merasakan sesuatu dalam tubuhnya akan keluar , jika bisanya ia akan mengeluarkannya tidak di dalam lawan mainnya tapi lagi Elma berbeda , dia membaut Elma menerima benihnya.
Entah kapan dia mengakhirinya,
mungkin saat Elma sudah tidak sadarkan diri. sebelum pergi dia masih menatap lekat wajah perempuan itu dan mendaratkan satu kecupan di keningnya .
🌺🌺🌺🌺🌺
Selamat siang reader ☺️, Jangan tanya dulu ya siapa sebenarnya laki-laki itu yang bertemu Elma di lift , karena Author masih menyimpan jawabnya .
dan Kira-kira apa yang akan di lakukan Liam setelah tau apa yang terjadi pada Elma .
__ADS_1