MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Rasa Tidak Tega


__ADS_3

Malamnya Mereka berdua melakukan yang tadi siang, kerena Alif tidak mau melewatkan momen itu sedikita saja,kerena besok pagi dia harus berangkat bandung untuk melakukan pekerjaan yang sudah tertunda selama Beberapa hari ini kerena ingin bertemu dengan istri dan putranya itu.


"Apa kamu bisa aku tingal besok sayang,aku juga kurang yakin kamu tingal disini bersama Lian.? "


" Mas tidak udah memikirkan aku,aku kan baik-baik saja dengan Lian disini." ucap Afiyah menenangkan hati Suaminya itu.


"Sebenarnya aku tidak tega meningalkan kamu disini bersama Lian,pasti sulit untukku berpisah jauh dengan kalian lagi."


"Kamu harus tahan Mas sampai bulan depan aku akan bersama kamu, aku sudah putuskan untuk ikut dengan kamu ke kota Mas."


"Baiklha kalau sudah itu keputusan kamu,tapi jika nantik kamu harus kuat menghadapi Zakia,aku tahu dia tidak akan menyerah sayang."ucap Alif.


"Mas tenang saja, aku akan baik-baik saja dan aku tidak mau lagi lemah di hadapan dia nantik."ucap Afiyah dengan rasa benci pada Zakia yang membuatnya berpisah selama setahun ini dengan suaminya dan dimasa sulitnya selama hamil Lian tampa suaminya itu.


"Aku akan menuruti apa keinginan kamu, aku juga tidak mau kamu jauh dariku lagi cukup dengan ini semua,aku selalu ingat dari kita pacaran sampai sekarang kita belum bisa bahagia sayang,aku tidak mau menghabiskan waktu kita dengan hal-hal yang tidak penting."ucap Alif sangat menyesal sudah meyia-yiahkan waktunya selama ini.


"Itu bukan keingin aku Mas, kerena kamu yang tidak jujur padaku selama ini sehinga aku pergi dari kamu,kamu yang menginginkan ini semua, aku pergi ingin melupakan tentang kita."ucap Afiyah tidak mau kalah oleh suaminya itu mengingat kisah cintanya sebelum mereka berdua menikah.


"Jangan pernah mengingatkan itu lagi sayang,itu masa lalu buat kita jadikan itu sebagai pelajaran untuk kita."ucap Alif terseyum pada Afiyah yang menatapnya dengan pandangan mata sayunya itu.


"Aku bukan mengingatnya mas itu adalah kenangan terpahit buat aku."ucap afifah dengan hati sedikit tergores jika mengingat itu kembali."


"Sudah jangan lanjutkan itu lagi,aku selalu akan merasa bersalah padamu."ucap Alif memeluk erat tubuh istrinya itu sambil mencium kening istrinya itu denga rasa cinta dan kasih sayangnya.


" Tapi aku tidak bisa melupakan itu semua Mas kerena hari itu sungguh sangat mengyakiti diriku sendiri Mas."


"jika kamu selalu mengingat itu terus kapan kamu akan merasakan bahagia bersamaku, maafkan aku selama ini yang bikin kamu merasakan tersakiti."


"Kamu juga tidak salah dengan semua ini,nasibku yang tidak memihak untuk aku bahagia selama ini."


"Jangan pernah menyalahkan nasib sayang,kitalah yang membuat nasib itu sehinga kita selalu seperti ini, kita kurang memahami diri kita masing-masing." ucap Alif yang sudah sangat sedih melihat istrinya itu.


"Sudahlah kita tidak usah membahas tentang itu semua Mas karena Aku sangat mencintaimu."ucap Afiyah tersenyum kembali pada Suaminya itu.


"Terimakasih sayang kamu telah mencintaiku dengan sepenuh hatimu." ucap Alif kembali menciun bibir manis itu dengan sangat bahagia.

__ADS_1


Perbincangan malam menemanin sebelum tidur sepasang Suami istri itu malam ini sehinga membuat sepasang suami-istri istri itu merasa sangat bahagia malam ini.


Sudah sangat larut malam mereka berdua akhirnya tertidur juga kerena sudah sangat lelah melakukan retual suami istri itu malam ini.


Pagi dengan kebiasaan Afiyah bangun pagi kerena kewajibannya,Afiyah duduk dan bangun untuk mandi wajib kerena Akan melakukan Sholat shubuh pagi ini.


Setelah siap Afiyah dengan mandinya itu Afiyah Tidak lupa membangunkan Alif juga untuk membersihkan dirinya.


"Mas Bangun,Sebentar shubuhnya akan Masuk."ucap Afiyah pada Alif yang masih enak dengan tidurnya itu.


"Mmm,ya bentar lagi sayang." jawab Alif sambil membukak matanya.


"Kamu sudah siap untuk sholat sayang?"


"Cepatan Mas bangun,,kita Shubuh dirumah saja Mas."ucapa Afiyah pada suaminya itu.


"Baiklah kamu tunggu aku dulu ya kita shubuh berjamaah saja berdua ya."jelas Alif beranjak kekamar mandi.


Tidak sampai 15 menit Alif sudah keluar dari kamar mandi itu, dan memakai keperluan untuk sholat shubuh pagi ini bersama Afiyah.


"Baiklah Mas,ayok!!


Mereka berdua sholat dengan khusuk Ayat-ayat yang dilantukan oleh Alif Mebuat Afiyah menghayati bacaan ayat itu dengan Sangat baik dan rasa terharu, kerena suaminya itu melakukan dengan suara merdu.


Setahun ini Afiyah tidak pernah mendengarkan Alif membaca ayat-ayat itu di telinganya lagi, hari ini dia dapat mendengarnya lagi.


Setelah mereka siap dengan sholat Afiyah merapikan pakaian Akif untuk dibawahnya kembali kekota.


"Sayang kamu lagi ngapain,biasanya pagi sudah sibuk didapur ?"


"Aku rapikan pakaian kamu yang ingin dibawak hari ini."jawab Afiyah dengan senyumannya dan perkataan lembut itu.


"Tidak Usah sayang pakaiannya dibawak lagi kerena aku akan pulang kesini tidak tentu biarkan saja itu tingal disini."larang Alif pada istrinya itu.


"Gitu ya,, baiklah aku akan simpan kembali ke dalam lemari." ucap Afiyah pada suaminya itu.

__ADS_1


"Sayang duduklah disini,dua jam lagi akan berangkat,aku mau bermain dulu sama putraku, pergilah ambil Lian dikamarnya." ucap Alif memintak Istrinya itu untuk mengambil Lian kemarnya.


"Baiklah aku kekamar Lian dulu."Afiyah pergi kekamar Putranya itu yang sedang tidar saat Fiyah masuk kedalam.


"Mbak aku ambil Lian ya,mbak bisa santai dulu karena Suamiku ingin bersama Lian."


"Baik Nona." ucap Pengasuh Lian itu


Afiyah kembali membawa Lian masuk kedalam kamarnya itu dan menidurkan kembali diranjanganya itu.


"Masih tidur dia Mas,takutnya dia akan mengamuk jika diganggu Mas!! "


"Tidak Apa aku akan membangunkanya."ucap Alif pada Istrinya itu.


"Tega kamu Mas membangunkan Dia yang lagi tidur itu,lihatlah dia apa kamu tidak kasihan lihat dia lagi nyenyak kayak gitu dengan tidurnya."


"Sayang Ayah ayok bangun kita main dulu, nantik ayah akan lama kembali kesini Nak kerena Ayah akan keluar negeri untuk bekerja."


"Mas sudah lihatlah dia agak berat membuka matanya itu."Afiyah melihat Lian sangat berat untuk bangun.


"Sayang ayok bangun." Alif mencoel-coel pipi gembul Lian.


"Hek... Hek..." Regek Lian sedikit mulai terdegar ."


"Tu kan Mas, kamu itu tidak percaya padaku,dia akan ngamuk Mas jika diganggu."


"Melihat Lian menagis Alif lansung megedong Putranya itu, dan mengajaknya sedikit bercanda sehinga Lian melihat Ayahnya itu ketawa Cikikikan kerena Tubuhnya di sedikit dikelitik oleh Alif.


"Mas Sudah capek dia itu!!!" icap Afiyah melihat putranya itu dengan tidak berenti ingin ketawa sebab Alif selalu mengodanya terus.


"Sudah Sayang Ayah capek juga."ucap Alif capek mengodanya.


Afiyah juga senang Alif pagi ini meluangkan waktunya untuk bersama Putranya itu, kerena pagi ini Alif juga akan berangkat ke Bandung kembali.


**********

__ADS_1


__ADS_2