
Setelah berangkatan kedua orang tuanya Alif dan Kedua kekuatan Sahabat Afiyah berangkat ke kota kembali ketempat dimana saat ini mereka tingal dan bekerja.
Afiyah juga akan pergi Bersama Alif untuk membeli kebutuhan Mereka selama Alif dikota nantik.
"Kamu sudah siap sayang kita tidak usah membawa Lian Kerena Hari sangat panas siangan ini,kita pergi tidak akan lama, biarkan Lian bersama Pengasuhnya."ucap Alif pada Istrinya itu.
"Baiklah Mas,aku akan Suruh Bik Ning untuk menjaga Lian Sentar,Lihatkan Lian Bersama pengasuhnya."
"Kamu tunggu sebentar ya, aku ingin menghubungi Danil dulu karena ada yang penting aku bicarakan padanya."
"Baikah,aku keluar dulu, kamu bisa menelpon Danil sekarang,aku cari Bik Ning dulu."ucap Afiyah pergi berlalu dari kamarnya itu.
Afiyah mencari Bik Ning yang lagi asik mencuci piring didapur, Afiyah menepuk pundak Bik Ning yang lagi asik dengan pekerjaannya itu.
"Bik."ucap Afiyah sedikit menepuk pundak Bik Ning.
"Eeeh apun."ucap Bik Ning kaget
"Bibik kalau kerjanya Jagan terlalu serius kaya begitu, jadinya seperti ini."
"Ada apa Non,ada yang Nona ingikan biar Bibik bikinkan untuk Nona Fiyah."
"Gaka ada Bik, aku cari Bik Ning ingin titip Lian sebentar aku mau belanja keluar Sama Mas Alif untuk belanja kebutuhan dapur kita dan kebutuhan Lian Bik."
"Ooohhh Bibik sangka apa tadi."
"Aku ingin bibik lihat-lihan Lian bersama Pengasuhnya ya, aku tidak bisa percaya sama Orang yang baru bagiku Bik."ucap Afiyah tetap menitip Putranya itu sama Bik Ning orang yang bisa dipercayanya.
"Baiklah Non bibi akan awasin Den Lian sama Pengasuhnya selama Non Fiyah Pergi."
"Makasih ya Bik."
"Sama-sama Non. "
"Aku tingal dulu ya Bik."
"Iya,,hati-hati Ya Non."
"Ok Bik. "ucap Fiyah Membulatkan Jarinya pada Bik Ning yang Lagi tersenyum padanya.
Afiyah kembali kedalam kamar mencari suaminya itu yang belum siap Menghubungi Asistennya itu,Afiyah terpaksa menunggunya sebentar sambil duduk disofa yang ada dikamar Mereka itu.
Alif Melihat Afiyah sudah menunggunya, akhirnya dia mengakhiri pagilan itu dengan Danil saat ini.
"Kamu sudah kembali? "
"Sudah Mas,apa masih ada yang ingin kamu telpon lagi Mas?"
"Tidak,kita bisa berangkat sekarang."jawab Alif melihat Istrinya itu sudah agak bosan menunggunya.
__ADS_1
"Ayok Kita Berangkat sekarang."Ajak Afiyah pada Suaminya itu.
"Sayang Kamu bosan menunggu aku ya?"tanya Alif sedikit kurang Enak hati pada istrinya itu.
"Tidak Mas, Aku tidak kenapa-kenapa Mas jangan mudah merasa."ucap Afiyah santai sambil berjalan keluar menuju mobil Alif dipakir.
"Tapi Mas lihat kamu tadi agak bosan menungguku."Alif masuk kedalam mobilnya setelah membukakan pitu mobil utuk istrinya itu.
"Jangan bahas yang bukan-bukan Mas."ucap Afiyah lembut.
"Baiklah, aku tidak akan membahasnya lagi."ucap Alif santai megemudikan mobilnya itu.
Afiyah hanya bisa terseyum melihatvtingkahbAlif seperti itu kerena terlalu sensitif sekrang dari sebelumnya.
Mas kita mampir dipasar dulu ya sehabis kita dari swalayan."ucap Afiyah pada Suaminya itu
"Baiklah,, aku akan menurutu apa kata kamu sayang,kemana kamu mau akun akan menemanin kamu hari ini sayang. "
"Aku hanya mengajak kamun kepasar dan ke swalayan terdekat didesa ini saja, kerena tidak ada kamu aku sudah susah untuk mencari keperluan kami disini selama kamu di tidak ada disini."ucap Afiyah pada Alif yang melihatnya sekilas karena Alif pokus pandangannya kedepan.
"Aku akan membelikan mobil untuk kamu selama kamu disini,karena tidak mungkin kamu jalan kaki mau kemana-mana Sayang."
"Itu terlalu berlebihan Mas."
"Itu semua aku lakukan untuk kenyamanan kamu Fiyah, aku tidak mau kamu kesulitan jika aku tidak ada disini besok."ucap Alif
"Terimakasih Mas perhatian padaku."balas Afiyah pada Suaminya itu.
Afiyah hanya tersenyum saja mendengar apa kata suaminya barusan kerena Alif dari dulu seperti itu padanya tidak,Alif benar-benar mencintainya dengan sunguh-sungguh.
"Seminggu ini jika aku tidak sempat datang memjeguk kalian jangan merasa sedih atau apa kepadaku,kerena aku sangat sibuk minggu ini sayang,tapi aku akan usahakan kembali bersama kelian berdua."jelas Alif pada Afiyah.
"Tidak masalah mas kalau kamu tidak bisa kembali kesini jika kamu sibuk, aku mengerti kamu itu seperti apa."
"Terimakasih banyak sayang."
"Ya"
Ucap Fiyah pada Suaminya itu dengan senyuman terkembang di bibir manisnya itu,walau saat ini Afiyah belum mau berpisah dengan suaminya itu,tapi Afiyah harus memahami suaminya itu sebagai istri yang baik untuk suaminya itu.
Hari ini Afiyah sampai dipasar yang ditemanin suaminya selama ini Alif tidak pernah megijakan kakinya dipasar tradisional seperti saat ini.
"Kamu kalau tidak terbiasa dengan ini semua Mas, kamu bisa tunggu aku dimobil saja karena pasar ini sangat bauk."Saat ini Alif sangat tidak menyukai dengan keadaan pasar.
"Tidak Sayang aku akan tetap menemanin kamu belanja,aku akan tetap bantu kamu bawain Belajaan kamu."
"Tapi Mas kamu tidak nyaman berada dalam pasar ini."
"Ayok lanjutkan,aku tidak apa-apa kerena pertama kali bagiku sayang."ucap Alif tidak mau afiyah merasa tidak enak padanya.
__ADS_1
"Disini tidak ada swalayan yang menyediakan kebutuhan dapur seperti dikota Mas, mau tidak mau kita harus belanja kepasar." kata Fiyah menjelaskan pada suaminya itu
"Aku mengerti kok sayang,ayok lanjutkan belanjanya."ajak Alif pada istrinya itu.
"Benaran kamu tida apa?"
"Benar sayang."
"Ya sudah."ucap Afiyah melanjutkan belanjanya yang diikuti oleh Alif dibelakan istrinya itu.
Alif memperhatikan istrinya itu belanja dipasar biasa-biasa saja tidak ada merasa jijik dengan keadaan pasar seperti sekarang.
"Pak ikannya satu kolo ya,tidak usah dipotong pak itu untuk dibakar."ucap Afiyah memintak ikan nila pada penjual.
"Dibersihkan ya buk."ucap Si penjual
"Iya Pak."
"Ditunggu ya Buk."
Afiyah menunggu penjual ikan itu membersihkan ikan yang di pesan yang tadi setelah itu Afiyah melajukan kembali mencari ikan yang lain untuk bahan masakan untuk satu minggu ini.
"Sayang kok kamu biasa saja bekanja dipasar kayak gini?"ucap Alif
"Aku sudah terbiasa dari kecil Mas, jadi aku tidak pernah merasa jijik belanja dipasar seperti ini,dimana saja pasar pasti keadaannya seperti ini Mas."jelas Afiyah pada suaminya itu.
"Apa masih ada yang ingin kamu belih?"
"Sudah semua nya Mas,tingal mencari kebutuhan Lian saja."ucap Afiyah
"Ayok kita ke mobil."ajak Alif membantu istrinya itu membawa barang belanjaan baru saja dibelinya ke pedagang pasar.
Setelah Siap semua itu Afiyah dan Alif melanjutkan perjalanannya ke swalayan yang agak jauh dari desanya itu sedikit,kerena tidak banyak swalayan di desa itu.
Sampai di swalayan itu Afiyah mencari Kebutuhan untuk Lian, barang-barang yang akan digunakan untuk putranya itu serbah banyak karena Afiyah tidak ada yang akan menemani dia belaja jika Alif tidak bersamanya.
Dan tidak lupa cemilan untuk para pembantu dan skurity penjaga yang akan menjaganya selama Alif tidak bersamanya.
Semua yang sudah dibeli Afiyah membawa barang Belanjaannya itu kekasir.
"Biar aku yang bayar sayang pakai kartuku saja."ucap Alif pada afiyah.
"Bakai duitku saja Mas,ini masih cukup."
"Simpan itu semua." ucap Alif
"Baiklah ."Afiyah tidak banyak bantahan pada Suaminya itu.
Setelah itu mereka siap membayar bejanjaan mereka langsung pulang kerena sudah lama juga mereka berdua meningalkan Lian bersama pengasuhnya.
__ADS_1
************