MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Menemui mertua.


__ADS_3

Sore ini Afifah akan berkunjung ketempat Anan,kerena orang tua Alif tidak jadi berangkat ketana air kerena pernikahan dadakan Afifah dan Alif pagi tadi.


"Fiyah apa kamu sudah siap kita berangkat sekarang."ucap Alif pada istri nya itu.


"Sudah Lif aku sudah siap,Mari kita berangkat sekarang." ajak Afiyah saat ini sudah siap dengan dandan nya yang sedikit rapi itu.


Afiyah memakai dress warna pics itu membuatnya bertambah cantik dan sedikit polesan mekaup diwajah cantik itu membuat Alif saat ini tatapannya tidak bisa berpaling dari istrinya yang cantik dihadapannya saat ini,Alif melihat Afiyah saat sagat terkesimah pada kecantikan istrinya itu.


"Ayok kita berangkat Lif ini kunci mobil kamu yang bawa."ucap Afiyah pada Alif memberikan kunci mobilnya pada Alif.


"Baiklah aku yang nyrtirnya."jawab Alif pada Afiyah.


Mereka berangkat kerumah Anan saat ini untuk mengunjungi papa dan mama Alif.


"Lif aku sangat malu sekali sama om dan tante alin saat ini."


"Sayang kamu jangan pangil papa dan mama lagi dengan sebutan itu,kamu itu sekarang ini adalah isteriku,jadi cobalah untuk menyesuaikan diri kamu itu dengan hal baru bagi kamu saat ini."jelas Alif pada istrinya itu.


" Tapi Lif aku tidak terbiasa saat ini"


"Makanya mulailah hari ini kamu biasakan itu semua."


"Aku akan mencoba Lif hari ini memagil kedua orang tua kamu dengan sebutan itu."


"Baiklah,aku akan mendegar kamu hari ini memangil papa dan mama pada kedua orang tua ku hari ini."ucap Alif pada istrinya itu.


"Ya" seyum Afiyah terpancar dibibir manis itu. Dalam mobil kini Alif hanya mencuri-curi pandang pada istrinya itu,kerena Afiyah saat ini lagi asik memainkan hpnya.


"Fiyah apakah kamu mau ikut denganku nantik kembali lagi ke negara kita?"tanya Alif pada Afiyah.


"Kalau untuk saat ini aku belum bisa Lif masih bayak tangung jawabku sekarang,aku adalah orang kepercayaan tuan Anan saat ini,jika aku mau risen atau pinda perusahaan harus ada pengantiku dulu Lif."


"Baiklah aku akan menunggu kamu kembali Afiyah untuk bersamaku."ungkapan Alif pada Afiyah saat ini.


"Maafkan aku Lif sebagai istri kamu aku belum bisa memenuhi tangung jawab itu sepenuhnya buat kamu."jawab Afiyah saat ini ada rasa salah pada Alif.

__ADS_1


"Tak apa,pernikahan kita ini bagi kamu belum sepenuh menerima nya bukan,jika saatnya nantik kita akan megulang pernikahan ini lagi sah secara agama dan negara,kerena keinginan kamu,aku akan melamar kamu lagi Afiyah,aku tahu semuanya hari ini serba dadakan."


"Tapi beri aku waktu Lif kerena tidak semudah membalikkan tangan saja aku risen dari perusahaan ini,semuanya butuh proses.


"Aku akan menunggu kamu siap Fiyah,kita jalanin saja hubungan ini dulu apa adanya saat ini,tanpa aku menyentuh kamu saat ini."


"Terimakasih Lif kamu mau memberi aku waktu."


"ya" ucap Alif tersenyum pada kekasih hati nya itu.


"Lif apa kamu lama disini ??"


"Aku tidak bisa lama fitah,mungkin besok aku harus kembali sama kedua orang tuaku." jawab Alif santai.


"Apa selama ini kamu tidak merindukan Lif ?"


"Kenapa kamu bertayan begitu padaku Afiyah,Aku sangatlah merindukan kamu semenjak kita berpisah Afiyah dengan susah payah aku untuk bisa mengobati rasa ini selama lima tahun ini."


"Aku betul-betul mitak maaf Lif dengan kesalahan yang sudah kita buat."


"Kanapa kamu menghindari aku saat itu pertama kita jumpa saat dijalan itu.


"Maafkan aku ya Fiyah waktu itu telah membuat kamu sesakit itu sehinga kamu lari jauh kesini."icap Alif metasaeyesal.


"Tidak Apa-apa Lif,semua sudah terlanjur jangan diingat lagi."


"Apa hari ini kamu merasa keberatan atas terjadi hari ini pada kamu Afiyah?"


"Tentu saja aku merasa keberatan,tadinya aku sangka kamu hanya bercanda semua ini."


"Maafkan aku untuk hari ini,membuat kamu shok atas kejadian hari ini."


"Tidak Apa-apa,semua sudah terjadi Lif tidak ada yang harus disesalkan lagi,sekarang aku sudah menjadi istrinya kamu."


"Apa kamu senang Afiyah menikah denganku??"

__ADS_1


"Entah lah Lif aku juga belum tahu apa bahgia atau tidak pokoknya semua yang terjadi hari ini semua dadakan."timpal Afiyah pada suaminya itu.


"Apa kamu menyesal menikah dengan aku Fiyah?"


"Aku menikah dengan kamu hari ini tidak pernah menyesal Lif kerena aku juga ingin bersama kamu."ungkapan Afiyah yang jujur detik ini membuat Alif merasa legah dan tersenyum pada istrinya itu.


"Terimakasih ya Fiyah kamu sudah mau menjadi istriku,walaupun dengan dadakan seperti ini."


"Tapi aku tidak menerima pernikahan ini seperti ini lif,aku mau kita megulang ini semua jika kamu ingin memiliki aku utuhnya sebagai istrinya kamu."Tegas Afiyah pada Alif yang sudah menjadi suaminya saat ini.


"Baiklah akan aku lakukan apa yang kamu minta Fiyah."


"Aku ingin bahagia hidup dengan kamu lif cukup kita seperti ini selama limah tahun sudah menagung semua luka."ucap Afiyah dengan tetesan air matanyaembuat Alif merasa bersalah telah menyatakan luka yang dalam untuk istrinya.


"Hai jangan menagis sayang,berentilah menagis aku tidak bisa melihat air mata ini." ucap Alif sambil menepikan mobil yang dibawanya.


"Maafkan aku selama ini membuat kamu terluka."ucap Alif sambil menghapus air mata yang jatuh dipipi mulus istrinya itu.


"Ya" jawab singkat Afiyah.


"Aku sangat mencintaimu,kita akan hidup bersama mulai hari ini fiyah,aku janji aku tidak pernah lagi meningalkan kamu,aku masih mengingat apa keinginan kita waktu kuliah dulu,kita akan membina rumah tangga bahagia Fiyah."ucap Alif pada istrinya itu dan tidak lupa Alif melayangkan sebuah ciuman dibibir manis itu."


"Alif kamu mencuri dariku lagi lif,kedua kalinya," ungkap Afiyah pada Alif yang lagi terseyum pada istrinya itu.


"Kamu sudah menjadi istriku saat ini jadi kamu tidak bisa marah lagi pada ku sayang,dulu kamu marah padaku kerena aku mencium bibir kamu belum menjadi istriku, msekarang apa lagi yang kamu marahkan Fiyah."


"Tapi tetap saja kamu masih mencuri dari aku Lif," ucap Fiyah marah pada suaminya itu.


"Mencuri ciuman istrinya sendiri gak ada akan marah kok."ucap santai Alif.


"Dasar kamu ini,Benar-benar bikin aku stres hari ini kerena ulah kamu lif." kesak Afiyah pada Alif.


"jangan marah lagi Fiyah,cuma dua kali aku merasakannya."senyuman Alif terpancar melihat istrinya itu lagi manyun.


"Ayok jalankan mobilnya Lif kapan kita sampainya ditempat papa-mama kalau kamu berenti lama begini."

__ADS_1


"Baiklan istri aku sayang kita akan jalan lagi."ucap Alif bahagia saat ini kerena Afiyah sudah menjadi istrinya saat ini.


**********


__ADS_2